PRABUMULIH, KS – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih meringkus salah seorang kurir narkotika jenis sabu antar kabupaten-kota di Jalan Kapten Abdullah RT.006 Rw.006 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih utara Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam penangkapan itu, tim Pemberantasan BNNK Prabumulih berhasil mengamankan seorang pria berinisial TH, warga asal Desa Prambatan Kabupaten PALI yang diduga kurir narkoba jenis sabu dan barang bukti satu paket sabu seberat 25 gram serta satu unit sepeda motor Beat Street warna hitam dengan nopol BG 6960 ABS berikut satu unit handphone Samsung lipat warna putih.

Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Ridwan didampingi Koordinator Pemberantasan, A Gamal Airasyid SH MH dalam press release, Rabu (16/6/2021) mengatakan, penangkapan tersangka RH, berdasarkan informasi adanya pergerakan kurir sabu dari Kabupaten PALI yang kerap mengantarkan pesanan ke wilayah Kota Prabumulih pada Sabtu (12/6/2021) sekira puku 13.30 WIB.

Dari informasi tersebut, tim pemberantasan BNNK Prabumulih awalnya mencoba melakukan undercover buy untuk melakukan transaksi narkotika terhadap salah seorang rekan tersangka RH berinisial PL dan setelah sesuai dengan kesepakatan PL setuju untuk melakukan transaksi PL mencoba menghubungi seseorang yang berasal dari Desa Prambatan PALI yang tak lain RH.

“Sekira pukul 11.50 WIB, PL menghubungi anggota seksi pemberantasan yang sedang undercover untuk bertemu tersangka RH di Taman Kota Prabumulih, namun RH menolak untuk bertemu di Taman Kota Prabumulih, dan mengubah tempat untuk bertemu di salah satu rumah makan di jalan Pandean Kelurahan Mangga Besar,” kata AKBP Ridwan.

Sehingga, lanjut Kepala BNNK Prabumulih, sekira pukul 13.00 Wib anggota seksi pemberantasan yang undercover bertemu dengan tersangka RH disalah satu rumah makan di Jalan Pandean. Lalu, setelah melakukan kesepakatan harga, tersangka RH mengajak PL untuk menuju tempat di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Kapten Dulhak, Mangga Besar, Prabumulih yang jaraknya tidak terlalu dari rumah makan tersebut.

“RH memperlihatkan sebuah bungkusan yang diduga narkotika jenis sabu, kemudian sekira pukul 13.30 Wib setelah didapatkan bukti yang akurat seksi pemberantasan bergerak cepat mengamankan tersangka RH. Sedangkan PL meloloskan diri dari kejaran anggota seksi pemberantasan,” terangnya. (dn/ek)

Tentang Penulis

Menginspirasi Berita Menggugah Fakta

Anda mungkin juga menyukai:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *