Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 2 Sep 2021 WIB ·

Tiga Pelaku Narkoba Dibekuk, Satu Anak Mantan Dewan di Prabumulih, Satu Pelaku Berstatus TO


 Tiga Pelaku Narkoba Dibekuk, Satu Anak Mantan Dewan di Prabumulih, Satu Pelaku Berstatus TO (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Tiga Pelaku Narkoba Dibekuk, Satu Anak Mantan Dewan di Prabumulih, Satu Pelaku Berstatus TO (Foto: Ist/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Tim Opsnal Silent Wolf unit II Sat Narkoba Polres Prabumulih menangkap pemuda berinisial VKF, yang dikabarkan putra dari salah seorang mantan anggota DPRD di Kota Prabumulih dalam kasus narkoba.

VKF diamankan di rumahnya di wilayah Pasar 2, Prabumulih Utara usai satu rekannya, IP (inisial, red) lebih dulu ditangkap petugas saat berada di kawasan Jalan Kutilang Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Rabu (1/9/2021) petang kemarin. Dari keduanya, polisi berhasil menyita barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 5,36 gram.

Di Lokasi berbeda, tim opsnal Silent Wolf unit II Sat Narkoba Polres Prabumulih kembali meringkus seorang pria berinisial HR yang diduga sebagai pengedar sabu yang telah menjadi target operasi (TO) Sat Narkoba Polres Prabumulih di Jalan Tanggamus RT 04 RW 05 Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Bersama pelaku HR, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu seberat 1,38 gram.

Informasi yang dihimpun, penangkapan ketiganya berawal dari adanya informasi masyarakat terkait peredaran narkoba di dua lokasi TKP. Dari informasi itu, tim opsnal Silent Wolf unit II yang digawangi oleh Aiptu Heri Ganteng, Bripka Koyong Ariel Sandes, Bripka Apri Slow, Brigpol Ari Berantas, Briptu Andi Wangdu, Briptu Agung Kolpah, Briptu Bayu Manis pun melakukan penyelidikan pertama di Jalan Kutilang Kelurahan Tugu Kecil.

Saat di TKP, kedatangan polisi tersebut rupanya diketahui oleh pelaku IP yang saat itu sedang berada di pinggir rel kereta api. Pelaku tersebut pun terlihat petugas membuang sesuatu ke pinggir rel, dan berusaha melarikan diri.

Berkat kesigapan petugas, IP berhasil diamankan, lalu petugas langsung memanggil Ketua RT setempat untuk menyaksikan penggeledahan badan dan lokasi kejadian tersebut. Alhasil, bungkusan kecil diduga berisikan sabu seberat 5,36 gram yang diakui pelaku sebelumnya ia buang itu ditemukan di sekitar lokasi tersebut.

Berdasarkan hasil interogasi petugas, IP mengaku barang haram tersebut milik VKF yang dibelinya dari terduga pengedar di Air Itam Kabupaten PALI. Petugas langsung bergerak cepat melakukan pengembangan dengan bergerak menuju ke rumah VKF. Hasil pengembangan tersebut, petugas pun akhirnya mengamankan pelaku VKF.

Pemberantasan narkoba dilakukan tim Silent Wolf petang itu belum berakhir. Tim kembali melanjutkan penangkapan HR, yang merupakan target operasi dari jajaran narkoba Polres Prabumulih.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian, HR kerap mengedarkan sabu di kediamannya yang ada di Jalan Tanggamus RT 04 RW 05 Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Sehingga polisi pun langsung menuju ke kediaman HR di lokasi tersebut.

Setibanya di TKP kedua, HR tak berkutik ketika petugas menemukan barang bukti sabu seberat seberat 1,38 gram yang baru saja dibuang pelaku di halaman depan rumahnya itu.

“Tersangka HR merupakan target operasi kita selama ini yang diduga kerap mengedarkan narkoba jenis sabu. Sementara di lokasi berbeda, anggota juga berhasil mengamankan dua pelaku lainnya yakni VKF dan IP,” ujar Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kasat Narkoba AKP Yulia Farida SH ketika dikonfirmasi KSdotcom, Kamis (2/9/2021).

Ketiga tersangka yang berhasil diamankan dapat dikenakan Pasal 114 Jo Pasal 112 Jo Pasal 132 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun keatas.

“Ketiga pelaku IP, VKF, dan HR berikut barang buktinya saat ini sudah kita amankan di Polres Prabumulih untuk dilakukan pemeriksaan penyidikan lebih lanjut,” tukasnya. (dn)

Artikel ini telah dibaca 5,813 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Rutan Kelas II B Prabumulih Bersama Puskesmas Sukajadi Lakukan Vaksinasi untuk WBP

5 Desember 2022 - 19:46 WIB

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

4 Desember 2022 - 11:17 WIB

Peduli Kemanusiaan, Demokrat Prabumulih Kembali Berikan Kursi Roda Bagi Warga Membutuhkan

30 November 2022 - 23:06 WIB

Petugas Sensus Regsosek BPS Prabumulih Protes, Honor Belum Dibayar

29 November 2022 - 23:45 WIB

Gerakan Berbagi Sarapan Demokrat Prabumulih, Bagi-bagi Kebahagiaan Dimulai dari Pagi Hari

25 November 2022 - 13:43 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal