Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Banyuasin · 20 Agu 2021 WIB ·

Tak Pasang Rambu-Rambu, Galian Jargas Ancam Keselamatan Warga


 Tak Pasang Rambu-Rambu, Galian Jargas Ancam Keselamatan Warga (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Tak Pasang Rambu-Rambu, Galian Jargas Ancam Keselamatan Warga (Foto: Ist/KSdotcom)

BANYUASIN, KS – Jaringan gas (Jargas) yang saat ini tengah dikerjakan PT Menara Gading Puting yang meliputi wilayah satu desa dan lima kelurahan di Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan diduga mengancam keselamatan bagi pengguna jalan.

Ironinya, lubang galian pipa jargas yang dikerjakan pihak kontraktor dengan kedalaman berkisaran 1 sampai 1,5 meter tersebut terlihat seram karena tidak diberi rambu-rambu sebagai tanda tampat galian sehingga dapat membahayakan orang banyak.

“Lobang galian pipa dari kejauhan tidak terlihat oleh kasat mata, jika tidak dipasang rambu-rambu dapat membahayakan karena posisinya sangat dekat dengan jalan, paling tidak dipasang kayu pembatas lebih bagus ada police line, Ini sangat berbahaya terutama bagi anak-anak. Apalagi di malam hari kendaraan bisa-bisa terperosok ke lobang galian itu,” Ujar salah satu warga Kelurahan Pangkalan Balai, Ali Iswanto, Kamis (19/8/2021).

Lanjut Ali, dirinya khawatir bila galian pipa jargas ini tidak ditindaklanjuti kemungkinan akan memakan korban. “Silahkan bekerja, tetapi pikirkan juga dampak dan keselamatan orang banyak,” tegasnya.

Pantauan wartawan media ini di lapangan, galian jaringan pipa gas mulai dari Kelurahan Seterio, Kedondong Raye, Pangkalan Balai, Muliya Agung, Kayuara kuning dan Desa Tanjung Kepayang, Kecamatan Banyuasin III yang telah dikerjakan terlihat tidak dipasang rambu-rambu sebagai tanda adanya bekas galian, lubang tersebut persis berada di badan jalan, apakah ini tidak berbahaya???

Dampak dari galian pipa jargas juga dirasakan Aripin warga Desa Tanjung Kepayang, menurutnya bekas galian pipa gas yang dilakukan pihak perusahaan persis di depan rumahnya masih menyisakan lubang dalam yang tidak tertimbun rapi, lobang tersebut banyak bukan satu atau dua lobang saja, dimana galian jargas persis disebelah cor jalan sewaktu-waktu dapat membuat motor dan mobil terperosok jika sedang berlintasan apalagi dimalam hari.

“Sangat kami sayangkan proyek raksasa milik Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang tujuannya baik untuk rakyat, menggunakan dana miliaran rupiah dikerjakan asal-asalan seperti ini, sejauh mana pengawasan yang dilakukan pihak terkait sampai lobang penjemput maut tidak ditimbun dengan benar oleh pihak ketiga, jangan menunggu ada yang celaka baru diperbaiki, dimana hati nurani mu,” tegasnya.

Sampai berita ini di tayangkan pihak perusahaan maupun Pemerintah Banyuasin belum dimintai keterangan atas keresahan warga terkait pekerjaan jargas saat ini. (*)

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

4 Desember 2022 - 11:17 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Keluarga Terpidana Korupsi KMK BRI di Prabumulih Kembalikan Uang Pengganti Rp 497 Juta

14 November 2022 - 19:39 WIB

Warga Sugihan Muara Enim Terdampak Endapan Lumpur PT ME Minta Komnas HAM Datang

9 November 2022 - 06:04 WIB

Strong Point Polres Prabumulih Sebagai Wujud Nyata Keberadaan Polisi di Tengah Masyarakat

2 November 2022 - 18:14 WIB

Polres Prabumulih Buka Posko Layanan Pengaduan dan Bantuan Di Setiap Desa dan Kelurahan, Begini Cara Kerjanya

2 November 2022 - 17:35 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal