Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 18 Mei 2022 WIB ·

Setelah Andry, Giliran Dr EF Thana Yudha Penyuap Kasus Pengaturan Suara Pileg 2019 di Prabumulih Ditahan


 Setelah Andry, Giliran Dr EF Thana Yudha Penyuap Kasus Pengaturan Suara Pileg 2019 di Prabumulih (Foto: KSdotcom) Perbesar

Setelah Andry, Giliran Dr EF Thana Yudha Penyuap Kasus Pengaturan Suara Pileg 2019 di Prabumulih (Foto: KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih menahan Dr EF Thana Yudha atau Dr EF TY, salah satu Calon Legislatif (Caleg) DPR RI. Dia adalah pihak yang diduga memberi suap kepada mantan Komisioner KPU Kota Prabumulih, Andry Swantana pada tahun 2019.

“Dr EF TY, salah satu Caleg DPR RI atas dugaan tindak pidana suap dalam pengaturan suara pada pemilihan legislatif tahun 2019 tersebut ditahan di Rutan Kelas IIB Prabumulih. Ditahan untuk 20 hari pertama,” kata Kepala Kejari Prabumulih, Roy Riady SH MH didampingi Kasi Intel Anjasra Karya SH MH diwawancarai awak media, Rabu (18/5/2022).

Suap yang diduga diberikan Dr EF Thana kepada Andry Swantana, yakni terkait
mencarikan mata pilih sebanyak 20.000 suara dengan rincian 10.000 suara di wilayah Prabumulih dan 10.000 suara di Kabupaten Muara Enim, dengan jumlah uang sebesar Rp 350 juta.

Pada perkara suap dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif DPR RI tahun 2019, mantan Komisioner KPU Prabumulih tersebut diduga menerima Rp 350 juta.

“Bahwa Pasal sangkaan yang disangkakan terhadap tersangka Dr EF TY yakni Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, tim penyidik pidana korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih, pada Selasa (26/4//2022) lalu, telah menetapkan 2 tersangka dalam kasus tindak pidana suap atau gratifikasi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dalam pengaturan suara pada pemilihan legislatif tahun 2019.

Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih, Roy Riady, mengatakan menetapkan Andry Swantana atau AS, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota KPU sebagai tersangka atas kasus suap atau gratifikasi.

“Tim penyidik menilai tersangka AS berperan sebagai penerima suap,” kata Kajari.

Selain Andry, kejaksaan juga menetapkan seorang tersangka lainnya. Yakni DR EF Thana Yudha atau Dr EF TY yang pada saat itu sebagai calon legislatif DPR RI dari daerah pemilihan Sumsel 2, Partai Bulan Bintang.

“Untuk tersangka Dr EF TY bertindak sebagai pemberi suap. Untuk AS langsung dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan,” tegasnya. (dn)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

500 Peserta Dewan Pengawas Syariah Hadiri Workshop Pra Ijtima Sanawi

29 September 2022 - 10:58 WIB

PLN Kenalkan Inovasi Mobil dan Motor Listrik ke Pemkot Prabumulih

20 September 2022 - 16:10 WIB

Polres Prabumulih Raih Juara 3 Harkamtibmas dan Penanganan Covid-19

19 September 2022 - 18:03 WIB

Demokrat Prabumulih Raih Gelar 3rd Winner Kompetisi Branding Kantor DPC Tingkat Nasional

17 September 2022 - 11:28 WIB

AHY: Buzzer secara Masif Serang Demokrat dan Masyarakat yang Kritis

17 September 2022 - 01:54 WIB

Demokrat Prabumulih di Rapimnas Siap Menangkan AHY Jadi Presiden 2024

16 September 2022 - 06:06 WIB

Trending di Nasional