Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 20 Agu 2021 WIB ·

Puluhan Warga Datangi BPN Prabumulih, Pertanyakan Ini


 Puluhan Warga Datangi BPN Prabumulih, Pertanyakan Ini (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Puluhan Warga Datangi BPN Prabumulih, Pertanyakan Ini (Foto: Ist/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Puluhan warga Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, Jumat (20/8/2021) sore, mendatangi kantor ATR/BPN Kota Prabumulih menyusul belum adanya kejelasan pembayaran uang konsinyasi pengadaan tanah pembangunan proyek jalan tol di Kota Prabumulih.

Aksi protes yang dilakukan warga para pemilik lahan tersebut sempat menimbulkan kepanikan para pegawai kantor ATR/BPN Kota Prabumulih, karena takut tidak bisa pulang keluar lantaran pintu kantor dikunci massa.

Beruntung, sejumlah anggota polisi dari Polres Prabumulih tiba bersama Wakapolres Prabumulih, Kompol Mario Ivanry SE dan langsung sigap mencairkan suasana kembali kondusif.

Pantauan di lapangan, Kompol Mario Ivanry SE mencoba memediasi serta menjamin akan menyelesaikan permasalahan yang ada. Setelah mendapat kesanggupan dari pihak BPN yang diwakili Kasi Sertifikasi, Busman untuk menuntaskannya pada Senin (23/8/2021) mendatang.

“Terima kasih tadi kami sampaikan kepada bapak Kapolres, yang diwakili Wakapolres datang dan dijanjikan pihak BPN lewat Pak Busman, untuk menyelesaikan semuanya pada Senin besok lusa, dan itu kami tunggu janji mereka (BPN Prabumulih),” kata Yadi, salah seorang perwakilan warga yang hadir.

Ditambahkan oleh warga lainnya, Rudi yang menuturkan akan menunggu janji dari pihak BPN dalam menyelesaikan masalah pembayaran uang konsinyasi tersebut.

“Jika masih tidak ada realisasi dan cuma janji-janji saja, berarti bukan kami saja masyarakat pemilik lahan yang kembali dibohongi tetapi juga Wakapolres telah mereka (BPN Prabumulih) bohongi,” tandasnya.

Terkait permasalahan ini, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Prabumulih belum memberikan keterangan resmi. Begitupun, Kepala BPN Prabumulih, Ahmad Sahabudin saat awak media ini menghubungi melalui ponselnya maupun pesan aplikasi WhatsApp belum dibalas.

(*)

Artikel ini telah dibaca 209 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

4 Desember 2022 - 11:17 WIB

Peduli Kemanusiaan, Demokrat Prabumulih Kembali Berikan Kursi Roda Bagi Warga Membutuhkan

30 November 2022 - 23:06 WIB

Petugas Sensus Regsosek BPS Prabumulih Protes, Honor Belum Dibayar

29 November 2022 - 23:45 WIB

Gerakan Berbagi Sarapan Demokrat Prabumulih, Bagi-bagi Kebahagiaan Dimulai dari Pagi Hari

25 November 2022 - 13:43 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Peduli dan Berbagi, Demokrat Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Muara Dua

22 November 2022 - 19:10 WIB

Trending di Politik