Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Musi Banyuasin (MUBA) · 8 Apr 2021 WIB ·

Polres Muba Sita 10 Kilogram Sabu Asal Pekanbaru


 Polres Muba Sita 10 Kilogram Sabu Asal Pekanbaru Perbesar

Serta Amankan 1 Orang Pria Diduga Kurirnya

SEKAYU, KS – Sat Reserse Narkoba Polres Musi Banyuasin (Muba) kali ini berhasil mengamankan 10 Kilogram Sabu beserta seorang pria diduga sebagai bandarnya dengan inisial ARJ (37).

Penangkapan tersangka dilakukan petugas saat berada di Kawasan Simpang SPBU C2 Kecamatan Sungai Lilin, Muba, Selasa (6/4/2021) dini hari.

“Ini adalah pengungkapan terbesar yang berhasil diungkap oleh Sat Narkoba Polres Muba,” kata Kapolres Muba, AKBP Erlin Tangjaya SH SIk didampingi Wakapolres, Kompol Irwan Andeta dan Kasat Narkoba AKP Jon Roni SH saat gelar press release di Mapolres Muba, Rabu (7/4/2021).

Kapolres menjelaskan, kronologis penangkapan polisi ini dilakukan, berawal saat seorang pria dicurigai yang tak lain, pelaku ARJ mencoba kabur dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Revo saat akan dihentikan oleh petugas di Kawasan Simpang SPBU C2 Kecamatan Sungai Lilin, Muba.

“Pelaku terlihat panik sehingga petugas kita langsung melakukan pengejaran, namun petugas berhasil mengamankannya,” ujarnya.

Saat diamankan, lanjut Kapolres pelaku ARJ kemudian dilakukan pemeriksaan dan ditemukan didalam tas ransel warna hitam yang dibawa pelaku tersebut yaitu 10 bungkus plastik ukuran besar yang berisi narkotika jenis sabu.

“10 bungkus Narkoba yang dikemas dalam plastik, 5 bungkus merk Guanyinwang, 3 bungkus merk Refined Chinese Tea, dan 2 bungkus merk Qing Shan dengan berat bruto 9.975,03 gram,” terang Kapolres.

Lebih lanjut disampaikan AKBP Erlin, pelaku ARJ merupakan salah satu jaringan bandar narkoba yang ada di wilayah Muba yang berhubungan dengan bandar yang ada di luar Muba. 

“Dan tersangka saat itu akan mengantarkan barang tersebut ke daerah Babat Toman untuk diedarkan,” bebernya seraya menegaskan, tersangka ARJ dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2, dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, pengakuan tersangka ARJ menyebutkan, jika dirinya hanya sebatas kurir yang diminta seseorang untuk mengantarkan barang haram tersebut ke Babat Toman dengan mendapatkan upah Rp 20 juta.

“Cuma disuruh mengantarkan saja dan upahnya saya dapat sebesar Rp 20 juta tapi setelah barang sampai. Barang itu dikirim dari Pekanbaru pak,” ucapnya. (Husni)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

FITRA Sumsel Soroti Proses Lelang di Kabupaten Muba

19 Juni 2022 - 15:21 WIB

Pendirian PPKD Migas Pertama di Indonesia Harapan Baru SDM Lokal

28 September 2021 - 14:26 WIB

TMMD Terbesar di Indonesia yang Dituntaskan Muba Resmi Ditutup

15 Juli 2021 - 02:13 WIB

Bupati Dodi Reza Jadi Narsum Muba Environment Webinar Forum 2021

29 Juni 2021 - 00:13 WIB

Hari Bhayangkara ke-75, Polres Muba Gelar Vaksinasi Gratis Bagi Masyarakat

26 Juni 2021 - 12:40 WIB

Pemkab Muba Targetkan PPID Pembantu Terbentuk Akhir 2021

23 Juni 2021 - 13:33 WIB

Trending di Lifestyle