Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

PALI · 12 Des 2022 WIB ·

Perdana, Sagarurung Festival di PALI Pecahkan Rekor Panggang dan Makan 2022 Ekor Ikan Asap


 Perdana, Sagarurung Festival di PALI Pecahkan Rekor Panggang dan Makan 2022 Ekor Ikan Asap (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Perdana, Sagarurung Festival di PALI Pecahkan Rekor Panggang dan Makan 2022 Ekor Ikan Asap (Foto: Ist/KSdotcom)

PALI, KS – Ribuan masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tumpah ruah menyaksikan kegiatan Sagarurung Festival dan kegiatan perdana di Bumi Serepat Serasan memanggang dan makan ikan asap bumbu sagarurung, yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI melalui Dinas Koperasi dan UKM, Senin (12/12/2022).

Pemecahan rekor pertama dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) ini diberikan langsung Ketua Umum Leprid, Paulus Pangka kepada Bupati PALI, Heri Amalindo. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda lingkungan Pemkab PALI, pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo serta kepala OPD di lingkungan Pemkab PALI.

Pemkab PALI melalui Dinas Usaha Mikro Kecil (UMKM) menorehkan rekor dengan manggang dan makan ikan asap bumbu Sagarurung PALI terbanyak, berjumlah total 2022 ekor.

Tidak tanggung-tanggung sebanyak 26 pelaku UMKM Sagarurung dilibatkan dalam pemecahan rekor manggang dan makan ikan jenis nila, patin dan lele tersebut yang berjumlah 2022 itu.

Pemecahan rekor pertama dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) ini diberikan langsung Ketua Umum Leprid, Paulus P kepada Bupati PALI, Heri Amalindo, bertempat di Sanggar Pramuka Komplek Pertamina Pendopo Kecamatan Talang Ubi PALI, Senin (12/12/2022).

Paulus mengatakan, ini merupakan ide kreatif dan inovatif. Dimana Menteri Pariwisata mengatakan, wisatawan berkunjung ke suatu daerah tak hanya ingin melihat pemandangan, tapi juga berwisata kuliner yang menjadi tujuan selanjutnya.

Menurutnya, banyak masyarakat yang antusias yang ingin merasakan ikan Segarurung, “Ini merupakan salah satu cara melestarikan budaya dan warisan peninggalan nenek moyang kita,” ungkap Paulus Pangka.

Dijelaskan, ketentuan Leprid tak hanya dari jumlah, namun juga tekstur makanan yang tak terbuang. “Kemudian makanan Sagarurung harus Standar Nasional Indonesia dengan mengutamakan kesehatan,” ujarnya.

Bupati PALI, Heri Amalindo mengatakan, dengan telah diselenggarakannya kegiatan tersebut diharapkan kedepannya akan ada festival lanjutan.

“Cara masak Sagarurung cukup sulit karena khas daerah, harus dengan arang dari batok kelapa. Sehingga bumbu bisa meresap seutuhnya,” katanya. (*)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Truk Tangki BBM Pertamina Kecelakaan Tunggal Hingga Terbakar di PALI

12 Mei 2022 - 20:50 WIB

Hari Pertama Kerja, ASN dan Honorer di PALI Masih Ditemukan Bolos

9 Mei 2022 - 22:04 WIB

Satu Rumah Warga di Desa Benakat Minyak PALI Ludes Terbakar

26 Juni 2021 - 14:40 WIB

Warga Soroti Penggunaan Dana Desa Raja Barat PALI

7 Juni 2021 - 12:31 WIB

Dinilai Peduli Dengan Media, SMSI PALI Berikan Piagam Penghargaan ke Kades

30 Mei 2021 - 19:12 WIB

Donasi untuk Palestina Ormas Pemuda dan Pers PALi Terkumpul Rp 25,5 Juta

23 Mei 2021 - 20:08 WIB

Trending di Lifestyle