Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 20 Apr 2021 WIB ·

Pemuda di Prabumulih Rekayasa Dirampok Dua Pria Bersenjata


 Hendra Kurniawan (28) pelaku rekayasa perampokan yang dilaporkannya di Polsek Cambai. Kini, ia pun dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dan terancam hukuman pidana penjara. (Foto: ist/doc) Perbesar

Hendra Kurniawan (28) pelaku rekayasa perampokan yang dilaporkannya di Polsek Cambai. Kini, ia pun dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dan terancam hukuman pidana penjara. (Foto: ist/doc)

PRABUMULIH, KS – Hendra Kurniawan (28) warga Jalan Raya Sungai Medang, Kecamatan Cambai ini mengaku baru saja dirampok dua pria bersenjata di Jalan Raya Sungai Medang, Cambai Kota Prabumulih.

Namun, fakta berbeda atas kejadian yang dilaporkan pemuda tersebut kepada petugas di Polsek Cambai, Selasa (20/4/2021). Terungkap, Hendra Kurniawan membuat rekayasa laporan alias palsu atas kejadian tersebut setelah mengakui jika dirinya terpaksa membuat laporan itu lantaran takut dimarah orangtuanya akibat telah mencuri perhiasan ibunya berupa kalung emas, cincin emas seberat 2 suku dan uang tunai sebesar Rp200 ribu.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK SH MH melalui Kapolsek Cambai IPTU Bratanata SE didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Nendri SH membenarkan, adanya laporan palsu perampokan tersebut.

Menurut Kapolsek, terungkapnya kasus laporan palsu ini berawal saat pelaku mendatangi SPKT Polsek Cambai dan membuat laporan kasus pencurian dengan kekerasan (curas), tepatnya pada Sabtu (17/4/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Dalam keterangannya kepada petugas, Hendra mengaku telah menjadi korban perampokan oleh dua orang pria saat melintas di Jalan Raya,Tanjung Telang – Sungai Medang, Kecamatan Cambai.

Menurut dia, para pelaku yang menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis parang tersebut berhasil menggasak barang berharga miliknya berupa perhiasan emas kalung dan cincin seberat 2 suku serta uang senilai Rp200 ribu. Usai melancarkan aksinya kedua pelaku langsung kabur melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Akan tetapi, kejadian yang dilaporkannya ke Polsek Cambai itupun akhirnya terbongkar, setelah petugas mendatangi lokasi TKP untuk melakukan penyelidikan laporan tersebut.

“Setelah dibuatkan laporannya dan dimintai keterangan oleh pihak penyidik ternyata yang bersangkutan kerap memberikan keterangan yang tidak jelas. Sehingga kita terus mengintrogasi dan akhirnya ia pun mengaku jika laporan yang dibuat hanya akal-akalan saja,” ujar Kapolsek Cambai Ipda Bratanata saat dikonfirmasi awak media, Selasa (20/04/2021).

Lebih lanjut Kapolsek Cambai menuturkan, setelah didalami lebih lanjut ternyata perhiasan yang disebut pelaku telah dirampok itu adalah milik ibunya. Perhiasan itu ia curi saat ibunya pergi menunaikan sholat tarawih di masjid.

Atas laporan palsu yang dilakukan Hendra tersebut, ia pun terancam pidana penjara dan dijerat Pasal 242 KUHP ayat 1, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

“Berdasarkan pengakuannya perhiasan emas itu telah ia jual dan uangnya digunakan untuk mabuk dan berjudi,” bebernya.

Sementara, Hendra dibincangi awak media di Polsek Cambai siang tadi, mengaku terpaksa membuat laporan palsu ke polisi, karena takut dimarahi ibunya. Sehingga ia mengaku emas tersebut telah dibawa kabur oleh perampok.

“Olehnyo uong tuo aku tau kalau aku yang ambek emas itu. Jadi aku ngaku kalau aku dirampok uong waktu bawak emas punyo ibuk aku tuh. Emas itu sudah aku jual, duitnyo aku pake untuk beli sabu dan bejudi,” ucapnya seraya mengaku khilaf. (dn/icl)

Artikel ini telah dibaca 635 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

4 Desember 2022 - 11:17 WIB

Peduli Kemanusiaan, Demokrat Prabumulih Kembali Berikan Kursi Roda Bagi Warga Membutuhkan

30 November 2022 - 23:06 WIB

Petugas Sensus Regsosek BPS Prabumulih Protes, Honor Belum Dibayar

29 November 2022 - 23:45 WIB

Gerakan Berbagi Sarapan Demokrat Prabumulih, Bagi-bagi Kebahagiaan Dimulai dari Pagi Hari

25 November 2022 - 13:43 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Peduli dan Berbagi, Demokrat Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Muara Dua

22 November 2022 - 19:10 WIB

Trending di Politik