-7.1 C
New York
Sabtu, Januari 22, 2022

Buy now

spot_img

Pemkab Empat Lawang Ikuti Webinar Literasi Digital bersama Kementrian Kominfo

EMPAT LAWANG, KS – Guna membentuk karakter pribadi masyarakat yang bijak dalam menggunakan teknologi digital, baik penggunaan social media, Direktorat Pemberdayaan Informatika dan Direktorat Jendral Aplikasi Informatika Kementerian (APTIKA) Kominfo RI menggelar webinar Literasi Digital di sejumlah wilayah Kabupaten/Kota di Indonesia. Salah satunya, Kabupaten Empat Lawang.

Webinar Literasi Digital yang diikuti Dinas Kominfo Pemkab Empat Lawang ini dilakukan pada, Kamis (16/6/2021) siang tadi ini, bertujuan membentuk karakter pribadi yang handal, ahli, dan bijak dalam menggunakan teknologi digital, baik sosmed, dan lainnya, sekaligus adaptasi peserta didik dan guru dalam pembelajaran digital.

Direktur Jendral APTIKA Kominfo RI, Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan, bahwa indonesia masih memiliki pekerjaan rumah, terkait literasi Digital.

“Hasil survey literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan kata data pada tahun 2020, menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” ungkapnya melalui diskusi virtual.

Webinar yang turut mengundang narasumber dari berbagai bidang keahlian dan profesi, salah satunya bapak Hemat Dwi Nuryanto, DEA. Yang merupakan Founder dan CEO STARTUP Crayonpedia. Dan Narasumber nasional berikutnya adalah Dr (cand) Fakhrur Rozi, yang merupakan Akademisi, Peneliti Literasi Media dan Budaya Digital.

Hadirkan Berbagai Tema Inspiratif

Guna memberikan perspektif mendalam, masing-masing narasumber menyampaikan tema digital ethics dan digital culture.

PJ Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Indera Supawi, yang juga membuka langsung kegiatan tersebut, pada pembukaan sesi menyampaikan tema tentang Digital Culture untuk masyarakat.

“Masyarakat harus melek digital, seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih ini. Kita harus cerdas menggunakan teknologi, serta memfilter terlebih dahulu informasi yang diterima, agar tidak menyebarkan informasi dan menerima informasi hoaks,” katanya

Dirinya sangat mendukung, kegiatan literasi digital tersebut, bahwa kesadaran akan literasi digital bekesinambung dengan visi misi yang dicanangkan bupati empat lawang untuk, mewujudkan smart city dan balnksport area.

Untuk itu, diperlukan kerja sama dan dukungan dari banyak pihak agar masyarakat dapat memahami akan pentingnya melek digital tersebut.

“Saya sangat mendukung, program literasi digital ini, karena Pemerintah perlu mendapatkan dukungan seluruh komponen agar semakin banyak masyarakat yang melek digital, agar makin cerdas memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Kominfo Empat Lawang, Aseb Sebastian, yang juga menjadi narasumber menyampaikan materi mengenai Digital Ethics yaitu beretika dalam menggunakan teknologi digital. Berharap agar literasi digital tersebut bisa dipahami dan ikuti seluruh sekolah, khususnya di Empat Lawang.

“Pentingnya memberikan pemahaman terhadap anak usia dini, akan penggunaan ponsel, dan internet agar tidak disalahgunakan, maka dari itu Saya harapkan, kepada relawan tik untuk memberikan penyuluhan kesekolah sekolah untuk memberikan pemahaman akan pentingnya literasi digital tersebut,” cetus Aseb.

Sementara itu, Akademisi Peneliti Literasi Media dan Budaya Digital. Dr (Cand) Faktur Rozi, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini akan diselenggarakan selama 7 bulan, jadi kepada seluruh masyarakat, selalu nantikan dan daftar kegiatan literasi digital selanjutnya di Empat Lawang,” tandasnya. (*)

KS.comhttps://kompassriwijaya.com
Menginspirasi Berita Menggugah Fakta

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,130PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles