Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 7 Feb 2022 WIB ·

Pemilik Toko Di Tugu Kecil Prabumulih Ditemukan Tewas


 Pemilik Toko Di Tugu Kecil Prabumulih Ditemukan Tewas (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Pemilik Toko Di Tugu Kecil Prabumulih Ditemukan Tewas (Foto: Ist/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Seorang pemilik toko di Jalan Jenderal Sudirman No.026 RT 001 RW 001 Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, ditemukan tewas dengan posisi terlentang di lantai 2 dekat tangga rumahnya, Senin (7/2/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Kuat dugaan korban yang diketahui Effendi Liauw (64) tewas karena sakit yang diderita.

Informasi yang diperoleh, korban pertama kali ditemukan tewas oleh Piktorius, saat datang ke rumah korban untuk mengantarkan makanan. Namun setelah dipanggil-panggil oleh saksi tersebut, korban tidak keluar dari rumahnya kemudian saksi menelpon anak korban yang berada di Jakarta.

Setelah anak korban dihubungi, anak korban tersebut menyuruh untuk membuka paksa pintu rumah. Kemudian anggota Polsek Prabumulih Timur bersama petugas Damkar Pemkot Prabumulih membuka paksa pintu rumah korban.

Tak lama kemudian setelah pintu sudah terbuka saksi dan anggota Polsek masuk ke dalam rumah dan di temukan korban Effendi sudah dalam keadaan meninggal dunia di lantai 2 dekat tangga.

Hingga selanjutnya, korban langsung dibawa ke rumah sakit umum (RSUD) Prabumulih untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi SH MH didampingi Kanit Reskrim IPDA Haryoni Amin SH membenarkan, adanya penemuan mayat tersebut.

Kanit Reskrim menuturkan, berdasarkan keterangan dari saksi, korban tidak membuka tokonya sejak Minggu (6/2/2022), dan kemudian saksi menelpon anaknya untuk menanyakan alasan kenapa tokonya tutup. Lalu, saksi datang rumah Effendi sekira pukul 11.30 wib sambil mengantarkan nasi untuk makan siang.

“Korban sempat bercerita dengan saksi bahwa dia tidak membuka toko dikarenakan sakit. Sekira jam 15.30 wib saksi bertemu dengan korban menawarkan hendak ke rumah sakit atau tidak kemudian korban tidak mau dikarenakan hari minggu dan rencana korban hari senin ke rumah sakit kemudian saksi pulang. Sekira jam 20.00 wib saksi menelpon korban besok minta diantarkan bubur,” terangnya.

“Menurut saksi korban memang mempunyai riwayat sakit komplikasi diabetes, asam urat, gula darah, paru-paru. Dan hasil dari pemeriksaan dokter rumah sakit umum korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tandasnya. (dn)

Artikel ini telah dibaca 303 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Prabumulih akan Lakukan Pemecahan Rekor Muri Baksos Pelayanan Kesehatan Serentak

28 September 2022 - 09:25 WIB

Bantu Warga, Demokrat Prabumulih Sediakan Ambulance Gratis 24 Jam

28 September 2022 - 08:38 WIB

Perluasan dan Renovasi Masjid Ar-Rahman SMA Negeri 3 Kota Prabumulih

27 September 2022 - 17:27 WIB

Sayap Demokrat AMPD Bagikan Paket Sembako di Prabumulih

25 September 2022 - 11:57 WIB

Menengok Warga Penderita Kanker Tulang, Demokrat Prabumulih Beri Motivasi dan Santunan

24 September 2022 - 10:42 WIB

Ambulance DPC Demokrat Prabumulih Siap Layani Masyarakat 24 Jam

23 September 2022 - 13:06 WIB

Trending di Politik