Home / Hukum dan Kriminal / Lifestyle / Muratara

Senin, 13 September 2021 - 17:53 WIB

Pasca Terjadi Kebakaran Lapas Tangerang, Kapolres Muratara Cek dan Bantu CCTV Ke Lapas Surulangun Rawas

Pasca Terjadi Kebakaran Lapas Tangerang, Kapolres Muratara Cek dan Bantu CCTV Ke Lapas Surulangun Rawas (Foto: Ist/KSdotcom)

Pasca Terjadi Kebakaran Lapas Tangerang, Kapolres Muratara Cek dan Bantu CCTV Ke Lapas Surulangun Rawas (Foto: Ist/KSdotcom)

MURATARA, KS – Pasca terjadinya kebakaran di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas I Tangerang mendapat respon positif dari Polres Musi Rawas Utara (Muratara). Pastinya, Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto bersama jajarannya langsung melakukan kunjungan dan mengecek secara langsung ke Kelas III Surulangun Rawas, Muratara. Tujuannya tidak lain, untuk mengantisipasi kebakaran.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat menuturkan, pihaknya setelah mendapatkan informasi di media telah terjadi kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, langsung mengambil langkah-langkah antisipasi supaya Lapas Kelas III Surulangun Rawas terhindar dari musibah tersebut.

Salah satunya, dengan melakukan pengecekan sekaligus memberikan bantuan kamera pengawas ke Lapas Kelas III Surulangun Rawas berupa seperangkat alat CCTV sebanyak 4 unit, monitor 1 (satu) unit, Cctv 4 (empat) Unit, Recorder vidio 1 (satu) Unit.

Baca Juga |  PTPN V Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Cetak Kebun Gagal dan Alihkan Tanah Negara

“Kami menyerahkan bantuan CCTV dan pengecekan Lapas Kelas III oleh Kapolres Muratara ke Lapas Surulangun Kab. Muratara,” demikian ujar kasat kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Sementara itu Kalapas Surulangun Rawas, Indra Yudha melalui Kasubsi Registrasi, Arif memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto dan jajarannya atas bantuan CCTV.

Setidaknya, bantuan ini dapat memonitor ruangan kamar dan tempat tempat yang tidak terpantau oleh petugas. “Terimakasih Pak Kapolres, CCTV cukup membantu petugas dalam mengawasi kondisi Lapas Kelas III Surulangun Rawas,” ucapnya.

Diakui mantan pegawai Lapas Kelas II A Lubuklinggau ini, sarana dan prasarana Lapas Surulangun Rawas sangat minim, dan selalui over kapasitas jumlah warga binaannya, dari 290 dari kapasita 110. “Ya, masih banyak kekurangan. Lokasi masih sempit, sehingga tidak maksimal dalam memberikan pembinaan,” akunya.

Baca Juga |  RRI Palembang, Pilot Project Percontohan AM/DRM Indonesia

Untuk memperlancar tugas pegawai Lapas Surulangun Rawas, Arif berharap kepada Pemkab Muratara memberikan bantuan kendaraan operasional dan bangunan gedung Lapas Surulangun Rawas yang lebih representatif, yang sebelumnya Pemerintah sudah memberikan hibah untuk bangunannya. “Ya, kami berharap kendaraan operasional dan bangunan gedung Lapas baru,” harapnya.

Pantauan wartawan di lapangan, Selama kegiatan berlangsung telah dilaksanakan pengaman oleh personil polres muratara serta tetap mematuhi prokes Covid 19. Kegiatan tersebut selesai Pukul 11.00 wib. (*)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Booking Cewek Via MiChat di Prabumulih yang Datang Waria Ganas, Korban Dipukul lalu Diperas

Hukum dan Kriminal

Sadis! Suami Cekik-Siksa Istri hingga Jari Putus di Prabumulih

Lifestyle

Ketum SMSI Pusat: Jangan Biarkan Tindakan Barbar Militer Israel

Daerah

Peduli Sesama, Bank Sumsel Babel Prabumulih Bagikan 369 Paket Sembako dan Uang Tali Asih ke Penyapu Jalanan

Bisnis

Tok! Mulai 22 April Larangan Mudik 2021 Diberlakukan

Lifestyle

Kapolda Sumsel dan Kapolres Lahat Dianugrahi Gelar Penghormatan Kerajaan

Lifestyle

Aklamasi, Rano Fahlesi Jabat Karang Taruna Pagaralam

Hukum dan Kriminal

Mantan Kades Jadi Otak Pelaku Illegal Tapping di Payakabung OI