Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 5 Jan 2023 WIB ·

Palsukan Identitas Nasabah, 3 Pegawai Bank Pelat Merah OKU Selatan Ditahan Jaksa


 Palsukan Identitas Nasabah, 3 Pegawai Bank Pelat Merah OKU Selatan Ditahan Jaksa (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Palsukan Identitas Nasabah, 3 Pegawai Bank Pelat Merah OKU Selatan Ditahan Jaksa (Foto: Ist/KSdotcom)

OKU SELATAN, KS – Awal tahun 2023 Kejaksaan Negeri OKU Selatan melakukan penetapan tersangka dan melakukan penahanan terhadap tiga tersangka pelaku tindak pidana korupsi di bank pelat merah cabang Muaradua.

Penahan terhadap ketiga tersangka tersebut terkait dugaan tidak pidana penggelapan dana nasabah pada bank pelat merah cabang Muaradua, Kabupaten OKU Selatan.

Kepala Kejaksaan Negeri OKU Selatan, Dr Adi Purnama.,SH.,MH,didampingi Kasi Pidsus Julian Rahman.,SH., Kasi Intelijen Aci Jaya Saputra.,SH, dan Kasi Datun Hasan Ashari.,SH.,dalam keterangan persnya mengatakan pihaknya melakukan penahanan terhadap tiga pegawai bank pelat merah cabang Muaradua setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Status tersangka itu ditetapkan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan tersangka dimulai dari Desember 2022 yang lalu. Dari pemeriksaan dan penyidikan ditemukan dugaan tindak pidana penggelapan uang nasabah sebesar 1,3 Milyar.

“Ketika tersangka berinisial FI selaku teler, DG selaku customer servis (CS) dan RSP selaku sekuriti”,jelas Kajari di ruang konfrensi pers Kejaksaan Negeri Kabupaten OKU Selatan, Kamis (05/1/2023).

Lebih lanjut Adi mengatakan ketiga tersangka melakukan aksinya dengan cara memalsukan identitas nasabah melalui penarikan tunai serta penarikan ATM.

“Atas perbuatan ketiga tersangka, nasabah mengalami kerugian sebesar lebih kurang 1,3 Milyar”, bebernya

Atas kejadian tersebut tambah Kajari, pihak bank plat merah cabang Muaradua berkewajiban mengganti kerugian nasabah. Akibat perbuatan para tersangka tersebut tentu saja merugikan negara karena harus mengembalikan dana milik nasabah yang digelapkan.

Selain itu Kajari juga mengatakan, terbongkarnya dugaan penggelapan ini berdasarkan laporan dari pihak bank tersebut. Dengan dalih ingin melakukan “bersih-bersih” di tubuh bank tersebut.

“Atas laporan dan kerjasama dari pihak bank, kami jajaran Kejaksaan Negeri OKU Selatan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih”, pungkas Kajari. (Red)

Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berkas Perkara Korupsi Dana Hibah Dilimpahkan ke Pengadilan, 3 Eks Pejabat Bawaslu Prabumulih Segera Diadili

2 Februari 2023 - 15:56 WIB

Penyuluhan Agama: Kemenag Prabumulih Sampaikan Amalan Di Bulan Rajab ke Warga Binaan Rutan

31 Januari 2023 - 17:50 WIB

Bapas Palembang Lakukan Pendampingan Calon Asesor Asesmen Napi Rutan Kelas II B Prabumulih

20 Januari 2023 - 11:02 WIB

Berkas Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Prabumulih P21, Tiga Tersangka Segera Diadili

19 Januari 2023 - 21:31 WIB

Ini Tanggapan KemenPPPA Soal Tuntutan 7 Bulan Pelaku Pemerkosaan oleh JPU Kejari Lahat

7 Januari 2023 - 20:17 WIB

Duar! Penampungan Minyak Ilegal di Muba Terbakar, Pemiliknya Ditangkap

6 Januari 2023 - 21:18 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal