Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Ogan Komering Ilir (OKI) · 17 Mar 2021 WIB ·

OKI Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sumsel


 OKI Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sumsel Perbesar

KAYUAGUNG, KS – Perekonomian masyarakat Ogan Komering Ilir (OKI) tampaknya masih tangguh menghadapi dampak pandemi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), OKI mengalami pertumbuhan 0,24 persen.

Sumbangsih ini relatif tinggi dibanding kabupaten kota lainnya di Sumsel, bahkan jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi provinsi sumsel yg terkontraksi -0,11 persen. Sumbangan OKI untuk pertumbuhan ekonomi (source of growth) Sumsel 2020 adalah 0,02 persen.

“Itu tertinggi karena kontribusi kabupaten kota lain terhadap pertumbuhan ekonomi sumsel tidak sampai 0,02 persen bahkan beberapa justru negatif,”ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKI, Yudhistira, Senin kemarin(15/3) di Kayuagung.

Yudhis mengungkapkan perekonomian OKI masih tangguh karena ditopang sektor pertaniannya, yang diperlihatkan produktifitas petani justru meningkat sangat signifikan (produktifitas petani padi tertinggi ke 2 di sumsel) di masa pandemi ini.

“Disisi lain, walaupun OKI bukan daerah penghasil migas, namun perekonomiannya memberikan kontribusi nomor empat terbesar di Sumsel (6,34 persen) setelah daerah-daerah penghasil/pengolah migas (Palembang, Musi Banyuasin, dan Muara Enim) dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yg mencapai lebih dari 29 Trilyun Rupiah,” jelas Yudhis.

Terkait angka kemiskinan ungkap Yudhis, Kabupaten OKI memang masih menempati urutan ke 4 di Sumsel, namun penurunan angka kemiskinannya signifikan setiap tahunnya.

Yudhis merinci pada tahun 2017 persentase penduduk miskin di OKI 15,75 persen. Di tahun 2020 mengalami penurunan hingga 3,72 ribu jiwa atau menjadi 14,73 persen.

Penurunan kemiskinan OKI ditahun 2020 kata dia merupakan penurunan tertinggi ke 2 di sumsel (15,01 persen di tahun 2019 menjadi 14,73 persen di 2020).

“Dalam tiga tahun terakhir ada penurunan lebih dari 1 digit. Artinya terus berprogress, program dan intervensi pemerintah daerah terhadap penanggulangan kemiskinan cukup berhasil,” terangnya.(SMSI OKI)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

HUT TNI ke 76, Dandim 0402/OKI-OI Terima Penghargaan Sahabat Pers dari SMSI

5 Oktober 2021 - 19:20 WIB

Sisi Lain Kuala 12, Desa Viral Bocah Naik Styrofoam Seberangi Sungai demi Sekolah di OKI

26 September 2021 - 17:46 WIB

Fakta Dibalik Video Viral Bocah Naik Styrofoam Seberangi Sungai demi Sekolah di OKI Sumsel

23 September 2021 - 21:38 WIB

Anjangsana Ke Purna Adhyaksa, Kejari OKI Berikan Sembako

19 Juli 2021 - 11:55 WIB

Desa Celikah OKI Terbaik Lomba Posko PPKM Mikro Covid-19

1 Juli 2021 - 21:38 WIB

Warga Somor Tuntut Hak Lahan yang Status Kepemilikan HGU

28 Juni 2021 - 08:02 WIB

Trending di Ogan Komering Ilir (OKI)