Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 3 Jul 2021 WIB ·

Nongkrong di Taman Kota Sambil Bawa Senpi, Pemuda di Prabumulih Ditangkap Polisi


 Nongkrong di Taman Kota Sambil Bawa Senpi, Pemuda di Prabumulih Ditangkap Polisi (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Nongkrong di Taman Kota Sambil Bawa Senpi, Pemuda di Prabumulih Ditangkap Polisi (Foto: Ist/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Joni Saputra, warga Jalan Jenderal Sudirman No.036 Rt.01 Rw.02 Kelurahan Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, diamankan polisi karena membawa senjata api (senpi). 

Belum diketahui maksud pemuda berusia 32 tahun itu membawa barang berbahaya tersebut. Dirinya diamankan oleh Tim Opsnal Singo Timur Selu Bae Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur, Sabtu (3/7/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi SH MSi melalui Kanit Reskrim IPDA Haryoni Amin SH mengatakan, Joni Saputra diamankan di seputaran Taman Kota Prabumulih yang berlokasi di Jalan A Yani Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Saat itu, pelaku Joni sedang nongkrong di area lokasi taman. Tim Opsnal Singo Timur Selu Bae yang sedang berpatroli curiga, kemudian mendekat.

“Petugas memperkenalkan diri, kemudian menggeledah yang bersangkutan (Joni). Ditemukan sepucuk senpi laras pendek silinder 6 amunisi di dalam jaket berikut 10 butir peluru tajam ukuran 9 mili masih aktif,” jelas Kanit Reskrim dalam keterangannya, Sabtu (3/7/2021).

Selanjutnya, Joni dibawa ke Polsek Prabumulih Timur untuk pengusutan lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan berupa senpi, peluru, dan handphone milik pelaku turut disita polisi.

“Pelaku dapat dikenakan hukuman pidana sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 ayat 1 dengan ancaman selama 11 tahun,” tegasnya. (dn/ek)

Artikel ini telah dibaca 1,376 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Rutan Kelas II B Prabumulih Bersama Puskesmas Sukajadi Lakukan Vaksinasi untuk WBP

5 Desember 2022 - 19:46 WIB

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

4 Desember 2022 - 11:17 WIB

Peduli Kemanusiaan, Demokrat Prabumulih Kembali Berikan Kursi Roda Bagi Warga Membutuhkan

30 November 2022 - 23:06 WIB

Petugas Sensus Regsosek BPS Prabumulih Protes, Honor Belum Dibayar

29 November 2022 - 23:45 WIB

Gerakan Berbagi Sarapan Demokrat Prabumulih, Bagi-bagi Kebahagiaan Dimulai dari Pagi Hari

25 November 2022 - 13:43 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal