Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 13 Sep 2021 WIB ·

Mantan Tenaga Honorer di OKU Selatan Nekat Palsukan Surat Hasil Swab Antigen


 Mantan Tenaga Honorer di OKU Selatan Nekat Palsukan Surat Hasil Swab Antigen (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Mantan Tenaga Honorer di OKU Selatan Nekat Palsukan Surat Hasil Swab Antigen (Foto: Ist/KSdotcom)

OKU SELATAN, KS – Kepolisian Resor Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menggelar press reliase ungkap kasus tindak pidana pemalsuan surat keterangan dokter hasil test swab antigen sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHPidana.

Penangkapan terhadap tersangka dan pengungkapan tindak pidana tersebut sehubungan dengan laporan Polisi Nomor: LP-A/01/IX/2021/Reskrim tanggal 09 September 2021.

Pers reliase ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan AKBP Indra Arya Yudha, didampingi, Waka Polres OKU Selatan, Kompol MP Nasution, Kasat Reskrim AKP Achep Shara, Kasi Hukmas Polres OKU Selatan Iptu Johan Safri, Kasat Intel Polres OKU Selatan dan PJU Polres OKU Selatan.

Dalam keterangan persnya Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha, mengatakan ke 4 tersangka pemalsuan surat hasil keterangan rapid test swab antigen palsu tersebut masing-masing berinisial R, M Y, D A, D E.

“Ke empat tersangka ini memiliki peranan masing-masing, DE dan MY ini pekerjaannya sebagai supir dan DA sebagai kondektur, sedangkan R tercatat sebagai mantan tenaga honorer di lingkungan Puskesmas PBR Ranau Tengah”, Jelas Kapolres, Senin (13/9/2021).

Dikatakan Kapolres DE dan DA sebagai supir dan kondektur berperan mencari penumpang yang akan membuat surat keterangan hasil swab antigen dengan meminta uang sebesar Rp 100 ribu kepada korban untuk mengeluarkan surat hasil rapid tes antigen.

Sementara MY sebagai penerima pesanan dan R bertindak sebagai pembuat surat palsu itu.

“MY ini mendapatkan softcopy surat dari DE. Surat itu kemudian diedit oleh R, seperti nama dokter, tanda tangan dokter, lantas dicap basah,” ujar dia.

Tak hanya itu, Kapolres juga mengatakan ke empat tersangka juga menggunkana kop surat Puskesmas BPRT, nama dan tandatangan dokter pada surat keterangan bebas Covid-19 tersebut.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan dalam berbagi hasil dari satu surat senila Rp 100 ribu ke empat tersangka masing-masing memiliki bagian Rp 25000 rupiah per orang.

“Ke empat tersangka juga bukan baru kali ini melakukan perbuatan itu, ini sudah ke tiga kalinya dan pada saat di lakukan pemeriksaan ditemukan 12 lembar surat keterangan dokter tentang hasil tes swab antigen palsu”,tegasnya

Lanjut Kapolres mengatakan, dari surat hasil swab antigen yang asli dan palsu di temukan perbedaan pada stempel yang digunakan oleh tersangka, dimana pada surat antigen yang asli tertulis UPT Puskesmas PBRT.

“Sementara pada surat yang di terbitkan oleh ke 4 pelaku tertulis UPTD Puskesmas PBRT, Dan ke empat tersangka nekat melakukan hal tersebut, berdalih karena faktor ekonomi”,beber Kapolres.

Adapun kronologi penangkapan terhadap ke empat tersangka bermula dari laporan masyarakat, kemudian polisi bergerak dan berhasil mengamankan sopir dan kondektur berikut surat hasil rapid test antigen.

Selain mengamankan empat tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa surat hasil rapid test antigen palsu, stempel, uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak 6 lembar, telepon seluler, serta satu unit laptop, komputer dan printer yang digunakan untuk membuat surat itu. (Red)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

4 Desember 2022 - 11:17 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Keluarga Terpidana Korupsi KMK BRI di Prabumulih Kembalikan Uang Pengganti Rp 497 Juta

14 November 2022 - 19:39 WIB

Warga Sugihan Muara Enim Terdampak Endapan Lumpur PT ME Minta Komnas HAM Datang

9 November 2022 - 06:04 WIB

Strong Point Polres Prabumulih Sebagai Wujud Nyata Keberadaan Polisi di Tengah Masyarakat

2 November 2022 - 18:14 WIB

Polres Prabumulih Buka Posko Layanan Pengaduan dan Bantuan Di Setiap Desa dan Kelurahan, Begini Cara Kerjanya

2 November 2022 - 17:35 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal