-6.3 C
New York
Sabtu, Januari 22, 2022

Buy now

spot_img

Langgar Perda, Pedagang Nanas Musiman di Kawasan Cambai Prabumulih Ditertibkan Satpol PP

PRABUMULIH, KS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Prabumulih terus melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dengan menertibkan sejumlah Pedagang kaki lima (PKL) yang ada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel).

Kali ini, sejumlah pedagang nanas yang berada di sekitar jalan menuju Tugu Air Mancur Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih ditertibkan oleh petugas, Senin (7/6/2021). Petugas Satpol PP bertindak tegas, dengan mengangkut barang dagangan mereka.

Seperti pantauan KSdotcom, sejumlah PKL musiman yang sering menggelar lapak seperti penjual nanas hingga pedagang makanan lainnya, terlihat kocar kacir saat puluhan petugas mulai turun dari armadanya.

Selain itu, sejumlah barang dagangan pedagang juga tampak diangkut ke dalam mobil tim Satpol PP yang nantinya akan didata dan dilakukan pembinaan kepada pemiliknya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Prabumulih, Hartono SE melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Mardison, SH mengatakan, Satpol PP Kota Prabumulih merupakan salah satu dari instansi yang terlibat dalam penertiban PKL.

“Penertiban terhadap PKL memang harus dilakukan secara terus menerus. Sebab, memang kota Prabumulih merupakan kota pendatang yang banyak mengundang warga kota-kota lain untuk mencari penghidupan, termasuk salah satunya pedagang nanas musiman yang sering menggelar lapak di sekitar jalan menuju Air Mancur yang merupakan pintu masuk ke kota Prabumulih,” ujar Mardison dikutip dari akun Instagram resminya @satpolpp_prabumulih.

Ditambahkan juga oleh Kepala Bidang Peraturan Daerah (Kabid Perda) Satpol PP, M Naser SH, sejumlah barang dagangan para PKL yang berhasil diamankan dapat diambil kembali dengan syarat membuat pernyataan untuk tidak berjualan kembali di lokasi yang dilarang oleh Pemerintah Kota Prabumulih.

Dikatakannya, dari hasil penertiban terhadap PKL tersebut ada sebanyak 4 lapak pedagang yang berdagang tidak pada tempatnya.

“Pedagang bisa mengambil kembali barang dagangannya. Dengan syarat pedagang tersebut datang ke kantor Satpol PP guna untuk diberikan pengarahan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali,” tegasnya. (dn/ek)

KS.comhttps://kompassriwijaya.com
Menginspirasi Berita Menggugah Fakta

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,129PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles