2.7 C
New York
Kamis, Januari 20, 2022

Buy now

spot_img

Kronologis Terbongkarnya Wanita Merekayasa Kasus di Prabumulih, Polisi Cium Kejanggalan Saat Aksi Penodongan

PRABUMULIH, KS – Ulah wanita berusia 19 tahun berinisial DR yang selanjutnya menjadi tersangka kasus laporan palsu dibuatnya di Polsek Prabumulih Barat, berbuntut panjang. Warga Desa Tanjung Miring Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI) ini terpaksa meringkuk di jeruji besi Polsek Prabumulih Barat.

Akibat laporan palsu perampasan sepeda motor Jupiter z BG 2346 CD. Saat itu, dua pelaku versi tersangka menodongkan senjata tajam (Sajam) jenis pisau terhadap dirinya yang terjadi di Jalan Veteran 2 Gorong Gorong PT KAI Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih pada Senin (17/5/2021) lalu sekira pukul 09.50 WIB.

Kronologis terbongkarnya kasus laporan palsu di kota Prabumulih ini, diketahui setelah 5 hari tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat dipimpin Kanit Reskrim, IPDA Darmawan SH melakukan penyelidikan dan Olah TKP serta memeriksa saksi-saksi di lapangan.

Alhasil, ternyata laporan tersangka DR banyak kejanggalan. Bahkan, keterangan yang disampaikan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Prabumulih Barat itu selalu berbelit-belit.

Malahan setelah dilakukan pendalaman oleh polisi, tersangka DR mengakui bahwa laporan yang dibuat ke SPKT Polsek Prabumulih Barat tersebut adalah palsu, dan hanya rekayasa saja.

Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Suryadi SH didampingi Kanit Reskrim IPDA Darmawan SH saat dikonfirmasi membenarkan telah menangkap pelaku tersebut.

Menurut Kanit Reskrim, motif rekayasa laporan penodongan dibuat DR sejauh ini masih didalami, lantaran saat dilakukan pemeriksaan petugas, keterangan tersangka masih berbelit-belit.

“Tersangka DR berhasil kita amankan di sekitar Kelurahan Majasari, Prabumulih sore tadi, Jumat (21/5/2021) sekira pukul 16.30 WIB. Dari hasil keterangannya DR mengakui telah berbohong tentang kejadian yang sebenarnya kepada penyidik,” kata IPDA Darmawan.

Lebih lanjut Kanit Reskrim ini menuturkan, guna kepentingan penyidikan tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Prabumulih Barat.

“Atas perbuatan dan membuat laporan palsu. Tersangka DR telah kami amankan dan dijerat dengan Pasal 242 KUHP tentang tindak pidana memberikan keterangan palsu diatas sumpah dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tukasnya. (dn/ek)

KS.comhttps://kompassriwijaya.com
Menginspirasi Berita Menggugah Fakta

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,124PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles