-7.1 C
New York
Sabtu, Januari 22, 2022

Buy now

spot_img

KPI Prabumulih dan Kapolres Gerak Cepat Bantu Bocah Penderita Jantung

PRABUMULIH, KS – Atresia pulmonal atau atresia paru (pulmonary atresia) merupakan penyakit jantung bawaan yang terdiagnosis segera setelah lahir karena merupakan PJB sianotik (kulit berwarna biru). Dan untuk terapi definitif yang bisa dilakukan bagi penderita adalah hanya operasi korektif.

Keluarga Pajero Indonesia (KPI) Kota Prabumulih sebagai sebuah komunitas yang memiliki anggota dari berbagai disiplin ilmu dan profesi memberikan sumbangsih nyata dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan uluran tangan.

Aksi sosial dilaksanakan KPI kali ini berdampingan bersama Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH sebagai realisasi dari salah satu misi pengabdian dan pelayanan terhadap masyarakat untuk meringankan beban dari anak penderita penyakit bawaan jantung atau Atresia Pulmonalis bernama Maha Gena Fhate.

Untuk membantu meringankan beban keluarga pasangan bapak Liguan Sa’dan, dan istrinya bernama Supriatin ini, KPI Prabumulih bersama Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH turun tangan, dengan menggagas sebuah kegiatan pengumpulan donasi untuk membantu Gena dan keluarganya sejak awal Agustus tadi.

Gerak cepat ini merupakan keprihatinan dan komitmen KPI Prabumulih bersama Kapolres dalam membantu warga yang membutuhkan. Kepedulian pada sesama saat ini penting untuk ditumbuhkan seiring kondisi sulit yang harus dihadapi warga di tengah pandemi Covid-19.

Bantuan sosial serta donasi yang terkumpul saat ini, kemudian diberikan kepada keluarga Gena secara langsung oleh KPI Prabumulih dan Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH mengunjungi rumah Hena yang berlokasi di Jalan Senuling, Prabumulih Barat, pada Sabtu (14/8/2021) kemarin.

“Tugas kami adalah membantu meringankan beban keluarganya. Alhamdulillah, dari donasi yang terkumpul tadi sudah kita berikan ke pihak keluarga, dengan harapan bisa merawat adik kita Maha Gena,” ungkap Budi Si Kumbang, selaku Ketua KPI Prabumulih dibincangi KSdotcom usai menyambangi kediaman Gena di lokasi tersebut.

Sementara, Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH mengatakan, kegiatan bakti sosial bersama KPI Peduli itu dilaksanakan, setelah dirinya baru saja mengetahui informasi tentang kondisi anak yang menderita penyakit jantung bawaan adanya dari pihak KPI Prabumulih.

“Niat kami adalah untuk selalu peduli terhadap warga masyarakat kota Prabumulih. Dan kami mengajak mari kita berbuat kebaikan dimana saja dan kapan saja untuk peduli sesama masyarakat,” ungkapnya.

Dari informasi dihimpun dari pihak RSUD Prabumulih dan masyarakat khususnya, pasien penderita Atresia Pulmonalis ini, harus dirujuk ke ahli kardiologi atau ahli bedah jantung di Jakarta ataupun Palembang. Tim dokter sendiri sudah beberapa kali meminta keluarga Gena agar dilakukan operasi di Jakarta.

Akan tetapi, karena faktor ekonomi keluarga yang tergolong tidak mampu, membuat Gena terpaksa hanya dibawa ke rumah sakit saja.

Sekedar informasi, kondisi anak keenam dari enam bersaudara pasangan dari bapak Liguan Sa’dan, dan ibunya, Supriatin yang tengah berjuang melawan penyakit bawaan jantung atau Atresia Pulmonalis itu masih terbaring di ruang ICU RSUD Prabumulih. (dn)

KS.comhttps://kompassriwijaya.com
Menginspirasi Berita Menggugah Fakta

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,129PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles