Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 27 Des 2022 WIB ·

Ketua PWI dan SMSI Sumsel: 5 Korban Penyiraman Air Keras di OKU Selatan Bukan Jurnalis atau Wartawan


 Ketua PWI dan SMSI Sumsel: 5 Korban Penyiraman Air Keras di OKU Selatan Bukan Jurnalis atau Wartawan (Foto: wartaterkini/Ist/KSdotcom) Perbesar

Ketua PWI dan SMSI Sumsel: 5 Korban Penyiraman Air Keras di OKU Selatan Bukan Jurnalis atau Wartawan (Foto: wartaterkini/Ist/KSdotcom)

OKU SELATAN, KS – Terkait pemberitaan mengenai insiden penyiraman air keras yang dilakukan oleh dua orang tidak dikenal kepada 5 orang yang merupakan anggota Ormas Kompas Ranau dan salah satunya ketua LSM menimbulkan informasi yang simpang siur.

Hal ini berawal dari adanya pemberitaan dari beberapa media online yang memuat berita terkait insiden itu yang menulis 5 orang korban merupakan jurnalis.

Menanggapi simpang siurnya informasi tersebut, Ketua SMSI dan Ketua PWI OKU Selatan telah meluruskan pemberitaan tersebut. SMSI OKU Selatan sebagai organisasi yang menaungi media online dan PWI OKU Selatan yang menaungi wartawan telah memberikan klarifikasi mengenai status ke 5 orang korban.

Kedua organisasi konstituen dewan pers tersebut menyatakan bahwa kelima orang korban penyiraman air keras bukan wartawan melainkan anggota Ormas dan salah satunya merupakan Ketua LSM.

Hal ini juga dikuatkan dengan pernyataan dari ketua PWI Provinsi Sumsel, H Firdaus Komar, SPd.,M.SI pada Selasa (27/12/2022). PWI dan SMSI Sumsel secara tegas menyatakan bahwa berdasarkan data yang ada baik di PWI dan SMSI Provinsi Sumsel, tidak terdapat nama 5 orang korban tersebut.

“Pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa ke 5 korban merupakan jurnalis tidak benar. Berdasarkan data base PWI Provinsi Sumsel, tidak ada tercantum nama mereka. Jadi, PWI Sumsel menyatakan bahwa kelima korban bukan wartawan dan tidak bergabung di kepengurusan PWI,” ungkap Firdaus Komar.

“Kalau dilihat dari data yang ada, mereka tidak tergabung di media online sebagai wartawan. Jadi, pemberitaan yang menyatakan mereka adalah jurnalis itu tidak benar,” timpal Ketua SMSI Provinsi Sumsel, Jhon saat dihubungi wartawan via seluler.

Terpisah Kapolres OKU Selatan, AKBP Indra Arya Yudha SH SIK MH, mengungkapkan bahwa peristiwa penyiraman air keras terhadap 5 orang warga Ranau sudah dilaporkan dan saat ini pihaknya sedang mengusut motif dan melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku penyiraman.

“Setiap tindakan kriminal akan ditindak lanjuti dan diproses secara hukum. Polres OKU Selatan tidak pandang bulu, tidak membedakan apakah korban ini wartawan atau bukan, penyelidikan akan tetap dilakukan sampai tuntas,” tegasnya. (wartaterkini/dn)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berkas Perkara Korupsi Dana Hibah Dilimpahkan ke Pengadilan, 3 Eks Pejabat Bawaslu Prabumulih Segera Diadili

2 Februari 2023 - 15:56 WIB

Penyuluhan Agama: Kemenag Prabumulih Sampaikan Amalan Di Bulan Rajab ke Warga Binaan Rutan

31 Januari 2023 - 17:50 WIB

Bapas Palembang Lakukan Pendampingan Calon Asesor Asesmen Napi Rutan Kelas II B Prabumulih

20 Januari 2023 - 11:02 WIB

Berkas Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Prabumulih P21, Tiga Tersangka Segera Diadili

19 Januari 2023 - 21:31 WIB

Ini Tanggapan KemenPPPA Soal Tuntutan 7 Bulan Pelaku Pemerkosaan oleh JPU Kejari Lahat

7 Januari 2023 - 20:17 WIB

Duar! Penampungan Minyak Ilegal di Muba Terbakar, Pemiliknya Ditangkap

6 Januari 2023 - 21:18 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal