Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 9 Apr 2022 WIB ·

Kasus Suap Eks Komisioner KPU Prabumulih Naik Tahap Penyidikan


 Kasus Suap Eks Komisioner KPU Prabumulih Naik Tahap Penyidikan (Foto: KSdotcom) Perbesar

Kasus Suap Eks Komisioner KPU Prabumulih Naik Tahap Penyidikan (Foto: KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Selain menetapkan tersangka dan menahan Asisten 3 Setda Kota Prabumulih dr Happy Tedjo Tjahjono Asisten 3 Setda Kota Prabumulih atas keterlibatan dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) program home visit fiktif.

Jaksa penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih juga diketahui tengah membidik dugaan tindak pidana suap dalam pelaksanaan Pemilu Pilpres, DPR RI, DPRD Provinsi. Dan DPRD Kabupaten Kota tahun 2019 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih.

“Berdasarkan surat perintah penyelidikan, sudah dinaikan ke tahap penyidikan. Jadi untuk perkara penyelidikan perkara suap KPU itu sejak hari ini ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ungkap Kajari Prabumulih, Roy Riady SH MH melalui Kasi Intelijen, Anjasra Karya SH MH didampingi Kasi Pidsus, M Asryad SH dan Kasi PB3R, Zit Mutaqqin dalam keterangan persnya, Jumat (8/4/2022).

Dikatakan Kasi Intel, dugaan suap tersebut diduga dilakukan oleh salah satu Calon Legislatif (Caleg) DPR RI kepada oknum komisioner KPU Kota Prabumulih pada tahun 2019.

Anjsra menyampaikan, oknum komisioner KPU yang dimaksud saat ini sudah tidak lagi berstatus komisioner KPU Kota Prabumulih. “Untuk sekarang sudah mantan,” kata dia.

Diketahui sebelumnya, salah seorang anggota Komisioner KPU Kota Prabumulih, Andry Swantana resmi diberhentikan sebagai anggota KPU Kota Prabumulih oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Pemberhentian tersebut, secara resmi dirilis humas DKPP diwebsite DKPP Republik Indonesi, Rabu (30/06/2021).

Dalam keterangan pers tersebut, dijelaskan bahwa Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik penyelenggara pemilu. Dengan agenda pembacaan putusan terhadap enam perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) di Ruang Sidang DKPP, Gedung DKPP, Jakarta Pusat, pada Rabu (30/6/2021) pukul 09.30 WIB.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis, Dr. Alfitra Salamm, Anggota Majelis adalah Prof Teguh Prasetyo, Didik Supriyanto dan Dr Ida Budhiati. DKPP menjatuhkan sanksi berupa Pemberhentian Tetap kepada Anggota KPU Kota Prabumulih, Andry Swantana, yang menjadi Teradu dalam perkara nomor 123-PKE-DKPP/III/2021.

“Menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada Anggota KPU Kota Prabumulih, Andry Swantana, sejak putusan ini dibacakan,” kata Ketua Majelis kala itu. (dn)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Prabumulih akan Lakukan Pemecahan Rekor Muri Baksos Pelayanan Kesehatan Serentak

28 September 2022 - 09:25 WIB

Bantu Warga, Demokrat Prabumulih Sediakan Ambulance Gratis 24 Jam

28 September 2022 - 08:38 WIB

Perluasan dan Renovasi Masjid Ar-Rahman SMA Negeri 3 Kota Prabumulih

27 September 2022 - 17:27 WIB

Sayap Demokrat AMPD Bagikan Paket Sembako di Prabumulih

25 September 2022 - 11:57 WIB

Menengok Warga Penderita Kanker Tulang, Demokrat Prabumulih Beri Motivasi dan Santunan

24 September 2022 - 10:42 WIB

Ambulance DPC Demokrat Prabumulih Siap Layani Masyarakat 24 Jam

23 September 2022 - 13:06 WIB

Trending di Politik