Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 19 Agu 2021 WIB ·

Kasus Korupsi Kredit Modal Bank Di Prabumulih Mulai Disidangkan, Dua Terdakwa Ajukan Eksepsi


 Kasus Korupsi Kredit Modal Di Prabumulih Mulai Disidangkan, Dua Terdakwa Ajukan Eksepsi (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Kasus Korupsi Kredit Modal Di Prabumulih Mulai Disidangkan, Dua Terdakwa Ajukan Eksepsi (Foto: Ist/KSdotcom)

PALEMBANG, KS – Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar sidang perdana pembacaan dakwaan terhadap dua terdakwa kasus dugaan korupsi kredit modal pada salah satu bank BUMN di Kota Prabumulih senilai Rp 5,9 miliar.

Kedua terdakwa tersebut yakni Ferry Dwiyanto, dan Ibrahim Hamid yang hadir secara virtual dalam sidang yang dipimpin Hakim Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Palembang Sahlan Effendi, serta dihadiri dua Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Prabumulih, Wan Susilo Hadi SH, dan Zit Muttaqin SH di Palembang, Kamis (19/8/2021).

Kepala Seksi (Kasi) Penuntutan Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, Wan Susilo Hadi SH dikonfirmasi sore tadi, mengatakan, sidang kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas Kredit Modal salah satu Bank BUMN Prabumulih ini digelar beragendakan pembacaan dakwaan.

“Sidang perdana ini dilakukan secara virtual. Majelis Hakim dan PP (panitera pengganti) dan jaksa penuntut umum tetap di ruang sidang di PN Tipikor Palembang. Sedangkan, untuk terdakwa mengikuti dari Rutan Pakjo dengan ruangan terpisah dan alat yang sudah disiapkan,” katanya.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang telah dibacakan pihaknya di persidangan tersebut, ia menjelaskan secara rinci, bahwa terdakwa Ferry Dwinanto diangkat sebagai Account Officer (AO) pada PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Prabumulih sejak tanggal 22 November 2010, yang turut serta atau telah melakukan perbuatan secara melawan hukum pemberikan fasilitas Kredit Modal Kerja Konstruksi Withdrawall Approval (KMKWA) kepada terdakwa Ibrahim Hamid selaku debitur PT Khazanah Darussalam Indah (KDI) dengan jaminan Surat Perjanjian Kerja (SPK) / Purchasing Order (PO) beberapa Pekerjaan Konstruksi.

Beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut, secara melawan hukum tersebut, sambungnya terjadi pada tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 yaitu pemberian fasilitas dana anggaran Kredit Modal Kerja Konstruksi Withdrawall Approval (KMKWA) yang terjadi di Kantor PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Prabumulih dengan nilai Kredit Modal yang telah dikeluarkan hingga mencapai miliaran rupiah.

Menurut Kasi Pidsus Kejari Prabumulih ini, kedua terdakwa diduga melanggar ketentuan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kredit Modal Kerja Konstruksi pada bank BUMN tersebut.

Sementara, sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda penyampaian eksepsi dari pihak terdakwa. Dari dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang telah dibacakan, diketahui kedua terdakwa juga akan mengajukan eksepsi.

(dn)

Artikel ini telah dibaca 320 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Rutan Kelas II B Prabumulih Bersama Puskesmas Sukajadi Lakukan Vaksinasi untuk WBP

5 Desember 2022 - 19:46 WIB

KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

4 Desember 2022 - 11:17 WIB

Peduli Kemanusiaan, Demokrat Prabumulih Kembali Berikan Kursi Roda Bagi Warga Membutuhkan

30 November 2022 - 23:06 WIB

Petugas Sensus Regsosek BPS Prabumulih Protes, Honor Belum Dibayar

29 November 2022 - 23:45 WIB

Gerakan Berbagi Sarapan Demokrat Prabumulih, Bagi-bagi Kebahagiaan Dimulai dari Pagi Hari

25 November 2022 - 13:43 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal