Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 4 Jul 2022 WIB ·

Jaksa Bidik Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Prabumulih Senilai Rp 4 Miliar lebih


 Jaksa Bidik Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Prabumulih Senilai Rp 4 Miliar lebih (Foto: ilustrasi/KSdotcom) Perbesar

Jaksa Bidik Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Prabumulih Senilai Rp 4 Miliar lebih (Foto: ilustrasi/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Korps Adhyaksa Kota Prabumulih diam-diam mengorek dugaan rasuah alias korupsi Dana Hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Prabumulih 2018, sebesar Rp 4 miliar lebih.

Pengelolaan dana miliaran rupiah diketahui berada di tubuh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Prabumulih, yang diduga melibatkan beberapa Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Roy Riady SH MH melalui Kasi Intelijen, Anjasra Karya SH MH mengatakan pihaknya sudah menerima laporan mengenai dugaan penyalahgunaan anggaran negara tersebut. 

Kini, Korps Adhyaksa tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap aliran dana yang diduga telah disalahgunakan tersebut.

“Iya masih tahap penyelidikan, dalam minggu ini kita akan lakukan pemanggilan. Mulai besok, Rabu dan Kamis ada lebih kurang enam sampai tujuh orang akan kita lakukan pemeriksaan,” ujar Kasi Intelijen, Anjasra Karya diwawancarai awak media, Senin (4/6/2022).

Menurut dia, proses pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait beberapa peristiwa hukum secara keseluruhan telah dilakukan Kejari Prabumulih sejak beberapa Minggu terakhir.

Dan tim penyidik, sambung Anjasra, telah mencium adanya aroma busuk dugaan tindak pidana korupsi yang disinyalir menimbulkan kerugian negara di 

“Kasus dalam Bawaslu ini yaitu Dana Hibah di tahun 2018 dengan nilai lebih kurang Rp 4 miliar lebih, jadi nanti SPJ (Surat Pertanggungjawaban) akan kita periksa,” tegasnya. (dn)

Artikel ini telah dibaca 235 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menengok Warga Penderita Kanker Tulang, Demokrat Prabumulih Beri Motivasi dan Santunan

24 September 2022 - 10:42 WIB

Ambulance DPC Demokrat Prabumulih Siap Layani Masyarakat 24 Jam

23 September 2022 - 13:06 WIB

Partai Demokrat Mulai Buka Pendaftaran Bakal Caleg Kota Prabumulih pada Pemilu 2024

21 September 2022 - 17:08 WIB

Antusias Penonton Membludak Saksikan Final Voli AHY Cup DPC Demokrat Prabumulih

21 September 2022 - 13:58 WIB

Hello Kitty Jadi Jawara Turnamen Voli AHY Cup DPC Demokrat Prabumulih

20 September 2022 - 21:21 WIB

PLN Kenalkan Inovasi Mobil dan Motor Listrik ke Pemkot Prabumulih

20 September 2022 - 16:10 WIB

Trending di Nasional