Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Nasional · 16 Mei 2021 WIB ·

Gus AMI Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan Antar Umat Beragama


 Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto : RM.id/Ist) Perbesar

Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto : RM.id/Ist)

JAKARTA, KS – Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI mengajak masyarakat untuk semakin memperkuat persaudaraan antar sesama, saling mendoakan dan menghormati untuk kebaikan bersama.

Menurut dia, momentum perayaan Idul Fitri 1442 H yang bersamaan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih merupakan sesuatu yang istimewa dan langka.

“Dalam momentum yang istimewa ini, kepada seluruh umat Muslim, saya mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Setelah sebulan penuh kita berpuasa, semoga kita bisa kembali fitrah, dan menjadi manusia yang lebih baik lagi kedepan,” kata Gus AMI dalam keterangannya di Jakarta belum lama ini.

Dia juga mengucapkan selamat kepada umat Kristiani yang memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih, semoga damai dan kesejahteraan selalu mengiringi langkah kita bersama.

Menurut Politisi PKB itu, Indonesia adalah “rumah” besar yang memiliki banyak “kamar”, setiap “kamar” dihuni pemeluk agama dan kepercayaan masing-masing yang tidak perlu dipertentangkan.

“Mereka bebas bertindak sesuai aturan kamar masing-masing. Namun, begitu keluar dari kamar dan berkumpul di ruang keluarga dalam bingkai keindonesiaan maka semua harus tunduk dan patuh pada kesepakatan bersama,” ujarnya.

Hal itu menurut Muhaimin yang disebut Gus Dur sebagai pluralisme, tidak disebut Indonesia kalau tidak ada Islam, Kristen, Hindu, Budha, Katolik, Konghucu dan aliran kepercayaan.

Hal terpenting menurut dia, adalah bagaimana kita bisa hidup berdampingan, saling menghormati dan menyayangi menjadi satu kesatuan.

Ketua Umum DPP PKB itu merasa senang karena selama ini Indonesia dikenal dunia sebagai negara yang masyarakatnya bisa hidup rukun berdampingan dalam kondisi harmonis di tengah keberagaman yang ada.

“Inilah yang harus terus kita rawat dan jaga bersama agar persatuan dan kesatuan bangsa bisa terus bersemi di negeri kita tercinta Indonesia ini,” tandasnya.(rm.id)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Progres Pengerjaan Flyover Patih Galung Prabumulih Capai 73,02 Persen

30 Juni 2022 - 18:03 WIB

Kejari dan BPN Kota Prabumulih Teken MoU, Ini Tujuannya

29 Juni 2022 - 19:06 WIB

KSAD Dudung Temui Keluarga Prajurit yang Meninggal Saat Latihan Mortir di Rejowinangun

24 Juni 2022 - 14:28 WIB

Oknum Pejabat Kemenkumham Diduga Lakukan Pungli, Kasusnya Dilaporkan Ke Kejaksaan

19 Juni 2022 - 14:42 WIB

Korban Mafia Tanah, Warga asal Prabumulih Minta Bantuan ke Jokowi

18 Juni 2022 - 21:13 WIB

Penjelasan Resmi PLN Prabumulih soal Sering Padamnya Listrik

18 Juni 2022 - 14:41 WIB

Trending di Nasional