Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 16 Sep 2021 WIB ·

Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Jadi Tersangka Korupsi Pembelian Gas Bumi!


 Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Jadi Tersangka Korupsi Pembelian Gas Bumi (Foto : Ist/KSdotcom) Perbesar

Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Jadi Tersangka Korupsi Pembelian Gas Bumi (Foto : Ist/KSdotcom)

JAKARTA, KS – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ir H Alex Noerdin ditetapkan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2010-2019.

Kejagung RI langsung melakukan penahanan terhadap Eks Gubernur Sumsel usai ditetapkan sebagai tersangka untuk 20 hari kedepan di Rutan Kelas I Cipinang cabang KPK.

“Untuk mempercepat penyidikan kedua tersangka dilakukan penahanan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Ia menyampaikan, dalam perkara ini pihaknya juga menetapkan Eks Komisaris Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan, Muddai Madang sebagai tersangka dan akan dilakukan penahanannya di Rutan Salemba cabang Kejagung.

Diketahui sebelumnya, Alex Noerdin sudah dipanggil pada Senin (13/9/2021) lalu, namun yang bersangkutan tidak hadir dengan dalih sedang sidang di DPR.

Sekedar mengingatkan, dalam perkara PDPDE tersebut, Kejagung RI telah menetapkan dua orang tersangka, yakni inisial CISS selaku Direktur Utama PDPDE Sumatera Selatan periode 2008 dan Direktur PT Dika Karya Lintas Nusa berinisial AYH.

Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan Negara perkara ini diduga merugikan keuangan negara sebesar 30.000.000 dolar Amerika Serikat yang berasal dari hasil penerimaan penjualan gas dikurangi biaya operasional selama kurun waktu 2010-2019. Kemudian, kerugian juga dihitung dari setoran modal yang seharusnya tidak dibayarkan PDPDE Sumsel. (dn/ak)

Artikel ini telah dibaca 313 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Relawan Anies Kota Prabumulih Apresiasi Keputusan Partai NasDem

3 Oktober 2022 - 19:25 WIB

500 Peserta Dewan Pengawas Syariah Hadiri Workshop Pra Ijtima Sanawi

29 September 2022 - 10:58 WIB

PLN Kenalkan Inovasi Mobil dan Motor Listrik ke Pemkot Prabumulih

20 September 2022 - 16:10 WIB

Polres Prabumulih Raih Juara 3 Harkamtibmas dan Penanganan Covid-19

19 September 2022 - 18:03 WIB

Demokrat Prabumulih Raih Gelar 3rd Winner Kompetisi Branding Kantor DPC Tingkat Nasional

17 September 2022 - 11:28 WIB

AHY: Buzzer secara Masif Serang Demokrat dan Masyarakat yang Kritis

17 September 2022 - 01:54 WIB

Trending di Nasional