-7.1 C
New York
Sabtu, Januari 22, 2022

Buy now

spot_img

Ekonomi Melemah, Ada Pemda Malah Tahan Dana Ratusan Triliun di Bank

JAKARTA, KS – Melihat masih ada Pemerintah Daerah (Pemda) yang membiarkan dana ratusan triliun rupiah yang dikucurkan dari Pemerintah Pusat mengendap di bank, membuat Presiden Jokowi hingga Menkeu Sri Mulyani geram.

Dana sebesar ratusan triliun itu ditransfer oleh Pemerintah Pusat ke Pemda untuk mendukung APBD. Uang itu seharusnya segera dibelanjakan untuk menggenjot pembangunan daerah.

Akan tetapi, bukannya dibelanjakan segera, tapi malah dibiarkan di bank. Hal ini terjadi bukan kali ini saja, penahanan dana di bank oleh Pemda juga terjadi di tahun sebelumnya.

Dilansir dari Indozone.id, Rabu (5/5/2021), bahwa besaran dana simpanan tersebut mencapai Rp 182,33 triliun, naik 11,22 persen dibandingkan Februari 2021 sebesar Rp 163,95 triliun.

Dana dari pemerintah pusat tersebut diantaranya termasuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

“Jadi instrumen fiskal yang seharusnya melakukan countercyclical, kemudian mampet atau tidak berjalan waktu ditransfer ke APBD. Karena berhenti kemudian terjadi lagi atau jeda,” kata Sri Mulyani.

Diketahui, Presiden Jokowi pernah mengkritisi hal ini pada tahun 2020 silam saat Indonesia masuk jurang resesi. Rupanya, ada dana mengendap di bank hingga Rp170 triliun milik Pemda.

Saat itu, Presiden sudah meminta agar Pemda segera meningkatkan belanja untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Kala itu, Presiden Jokowi mengungkap Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai daerah yang realisasi belanja APBD-nya paling rendah.

Tampaknya, peringatan Presiden Jokowi hanya dianggap angin lalu saja, karena situasi serupa kembali terulang pada tahun ini. (idz/dn)

KS.comhttps://kompassriwijaya.com
Menginspirasi Berita Menggugah Fakta

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,130PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles