-7.9 C
New York
Sabtu, Januari 22, 2022

Buy now

spot_img

Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Kota Prabumulih

PRABUMULIH, KS – Anggota polisi dari Polsek Prabumulih Barat dibikin sibuk pada Jumat (23/7/2021). Selain ikut berperan serta dalam penanggulangan Covid-19, mereka juga harus mengevakuasi dua mayat yang ditemukan warga pada hari yang sama.

”Kedua jenazah tersebut ditemukan di satu wilayah yang sama di Kelurahan Pasar 1 Prabumulih Utara namun lokasi lingkungan terpisah. Pagi tadi di kontrakan di Jalan Ali Lekat Gang Murai RT 04 RW 02 dan siang harinya sekira pukul 13.30 WIB di Kontrakan Suhendra Veteran Rt. 005 Rw 001,” ungkap Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Suryadi SH didampingi Kanit Reskrim IPDA Darmawan SH, Jumat (23/7/2021).

Jenazah yang ditemukan di kontrakan berlokasi di Jalan Ali Lekat Gang Murai RT 04 RW 02 Pasar 1 Prabumulih, diketahui identitasnya bernama Ifrizal alias Buyung (54). Jenazah ditemukan di rumah kontrakannya dalam kondisi terlentang diatas kasur tempat tidurnya.

“Korban sebelumnya sempat mengeluhkan sakit kepala kepada ketua RT setempat. Saat didatangi pagi tadi rumahnya oleh pemilik kontrakan, ternyata korban sudah meninggal,” jelasnya.

Sempat Mengeluh Sakit, Seorang Pria di Pasar 1 Prabumulih Ditemukan Tewas (Foto: Ist/KSdotcom)

Sedangkan pada jenazah yang ditemukan di Kontrakan Suhendra Jalan Veteran Rt. 005 Rw 001 tersebut, identitas korban diketahui bernama Ramadi (55) seorang pengamen yang beralamat di Jalan Palembang-Jambi RT 003 Dusun 2 Kabupaten Banyuasin.

Korban Ramadi tinggal mengontrak di Kontrakan Suhendra tersebut diketahui baru 2 minggu lamanya tanpa sanak saudara yang sering mengeluh sakit perut. 

Dikatakan Kanit Reskrim, korban saat ditemukan oleh salah seorang rekannya yakni Aman Suriyaman, ketika rekannya tersebut akan mengecek korban dengan cara membangunkannya. Namun ternyata korban tidak ada respon dan diketahui meninggal. Atas kejadian tersebut korban dibawa ke RSUD Prabumulih.

“Menurut keterangan saksi, sebelumnya korban ingin berobat ke puskesmas, namun tidak diterima dikarenakan KIS nya di luar wilayah, namun pihak puskesmas tetap memberikan obat dengan biaya ditanggung korban,” bebernya. (dn)

KS.comhttps://kompassriwijaya.com
Menginspirasi Berita Menggugah Fakta

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,129PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles