Dramatis! Briptu Hadi Trabaz Plaju Bergulat dengan Pengedar Sabu di Prabumulih

0
5
Dramatis! Briptu Hadi Trabaz Plaju Bergulat dengan Pengedar Sabu di Prabumulih (Foto: tangkapan layar video penangkapan/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Juventus Tampubolon, terduga pengedar sabu yang tinggal di Jalan Mayor Iskandar tepatnya Depan Anggie Salon Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Sumatera Selatan harus mendekam di jeruji besi.

Penangkapan terhadap terduga pengedar sabu di kota Prabumulih, pada Minggu (18/7/2021) malam sekira pukul 20.30 WIB ini berlangsung dramatis, lantaran salah satu petugas yakni Briptu Hadi Trabaz Plaju sempat bergulat dengan tersangka yang melakukan perlawanan hingga akhirnya Juventus berhasil diringkus.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi yakni berupa, 4 paket sabu seberat 0,83 gram, handphone Samsung warna hitam dan satu unit Sepeda Motor Yamaha Mio-M3.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kasat Narkoba, AKP Yulia Farida SH membenarkan adanya penangkapan ini. Dalam keterangan tertulisnya, menyampaikan penangkapan tersangka berdasarkan informasi masyarakat bahwa di rumah tersangka sering terjadi transaksi narkoba.

“Setibanya petugas di TKP, ada seorang laki-laki yang merupakan tersangka Juventus Tampubolon sedang duduk di pinggir jalan di depan anggie salon, pada saat petugas akan mendekatinya, tiba-tiba tersangka langsung melarikan diri, lalu dikejar petugas,” ujar AKP Yulia.

Saat itu, lanjutnya tersangka sempat membuang Barang Bukti (BB) ke dalam selokan sekitar lokasi kejadian. Tak ingin buruannya lepas, petugas buru-buru menangkap tersangka.

“Namun, tersangka saat itu melakukan perlawanan. Setelah sempat bergulat, sekira setengah jam kemudian tersangka diajak mengambil benda yang dibuangnya di dalam selokan, dan ditemukan 4 paket plastik kecil yang berisi diduga narkotika jenis sabu,” jelas Kasat.

Kemudian pelaku berikut barang buktinya tersebut diamankan dan dibawa ke Polres Prabumulih guna pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatan tersangka, polisi akan menjerat tersangka Pasal 114 dan 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (dn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here