Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 7 Okt 2021 WIB ·

Ditangkap! Ini Tampang 2 Begal yang Kerap Beraksi di Jalan Lingkar Kota Prabumulih


 Ditangkap! Ini Tampang 2 Begal yang Kerap Beraksi di Jalan Lingkar Kota Prabumulih (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Ditangkap! Ini Tampang 2 Begal yang Kerap Beraksi di Jalan Lingkar Kota Prabumulih (Foto: Ist/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Tim Opsnal Singo Prabu Selu Bae Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur, menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan atau pemerasan yang kerap terjadi terhadap pengendara bermotor di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih. Ini penampakan dua pelaku tersebut.

Dua pelaku begal itu bernama, Hengki Mardiansyah (26), warga Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan dan Desta Imayan Susilo (22), warga Jalan Sindang Lurah Kelurahan Tanjung Raman, Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Keduanya ditangkap petugas di kediamannya masing-masing pada Kamis (7/9/2021) dini hari tadi, sekira pukul 01.30 WIB. Keduanya dihadirkan dengan tangan diborgol di Mapolsek Prabumulih Timur.

“Ini orangnya sudah kita tangkap dan sudah saya tanyakan. Pengakuan mereka sudah tiga kali melakukan penodongan terhadap para sopir mobil truk yang melintasi jalan lingkar Prabumulih,” kata Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi SH MSi melalui Kanit Reskrim IPDA Haryoni Amin SH kepada KSdotcom, Kamis (7/9/2021).

Seperti diketahui, M Ikhsan Pratama (19) warga Perumnas Kepodang Indah Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih menjadi korban penodongan di Jalan Lingkar Kota Prabumulih yang terjadi pada Jumat (24/9/2021) sekira pukul 08.45 WIB.

Pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor, dan berupaya menggasak handphone dan uang korban. Aksi kriminal tersebut langsung dilaporkan korban ke Mapolsek Prabumulih Timur.

Beberapa waktu terakhir, aksi pemerasan pengendara bermotor yang melintas di jalan lingkar marak seiring dengan pengerjaan proyek Fly Over Patih Galung Kota Prabumulih hingga arus lalu lintas terpaksa dialihkan ke jalur kawasan Jalan Lingkar Kota Prabumulih.

Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur ini, mengatakan dari hasil penyelidikan, polisi memastikan pelaku penodongan tersebut berjumlah dua orang. Pelaku menggunakan satu unit sepeda motor dan berboncengan.

“Modus dilakukan kedua pelaku dengan cara memepet mobil yang kendarai korban dan pelaku langsung melintangkan sepeda motor mereka ke depan mobil korban,” terangnya.

“Kemudian, salah satu pelaku menghampiri korban dengan menawarkan jasa pengawalan dan setelah itu terjadi cekcok mulut dan pelaku langsung memaksa mengambil uang sebesar Rp 250 ribu dan dua unit handphone milik korban,” sambung IPDA Haryoni seraya menuturkan, korban mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta dan langsung melapor ke Polsek Prabumulih Timur.

Dari hasil penelusuran dan penyelidikan polisi hingga dini hari tadi, kedua pelaku berhasil diamankan. Mulanya, petugas langsung melakukan pengintaian terhadap Hengki di rumahnya tersebut. Saat penggerebekan dilakukan, polisi mendapat perlawanan dari keluarganya, namun tidak berhasil mengamankan pelaku Hengki.

“Dan setelah itu, tim menginterogasi pelaku. Alhasil, dari keterangan pelaku Hengki bahwa benar dirinya telah melakukan penodongan terhadap korban tersebut bersama satu rekannya yakni Desta, hingga pelaku Desta pun langsung dilakukan penangkapan,” katanya.

Akan tetapi, lanjut Kanit Reskrim, saat petugas meminta pelaku Hengki menunjukkan keberadaan pelaku Desta dan berhasil diamankan, pelaku melawan anggota opsnal dan melarikan diri, namun katim opsnal dan anggota langsung melakukan pengejaran dan tembakan peringatan terhadap Hengki dikeluarkan.

Namun, tembakan peringatan itu tak digubris oleh pelaku Hengki. Sehingga, polisi akhirnya terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku Hengki dengan mengarahkan tembakan ke arah kaki kanan pelaku tersebut.

“Kedua pelaku dapat dikenakan Pasal 365 KUHPidana atas perbuatannya tersebut dan dapat diancam hukuman paling lama 7 tahun kurungan penjara,” tegasnya. (dn)

Artikel ini telah dibaca 1.695 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menengok Warga Penderita Kanker Tulang, Demokrat Prabumulih Beri Motivasi dan Santunan

24 September 2022 - 10:42 WIB

Ambulance DPC Demokrat Prabumulih Siap Layani Masyarakat 24 Jam

23 September 2022 - 13:06 WIB

Partai Demokrat Mulai Buka Pendaftaran Bakal Caleg Kota Prabumulih pada Pemilu 2024

21 September 2022 - 17:08 WIB

Antusias Penonton Membludak Saksikan Final Voli AHY Cup DPC Demokrat Prabumulih

21 September 2022 - 13:58 WIB

Hello Kitty Jadi Jawara Turnamen Voli AHY Cup DPC Demokrat Prabumulih

20 September 2022 - 21:21 WIB

PLN Kenalkan Inovasi Mobil dan Motor Listrik ke Pemkot Prabumulih

20 September 2022 - 16:10 WIB

Trending di Nasional