Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Energi · 11 Sep 2021 WIB ·

Disaat Listrik Padam, Jangan Abaikan 9 Hal Penting Ini, Bisa Bahaya!


 Disaat Listrik Padam, Jangan Abaikan 9 Hal Penting Ini, Bisa Bahaya! (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Disaat Listrik Padam, Jangan Abaikan 9 Hal Penting Ini, Bisa Bahaya! (Foto: Ist/KSdotcom)

PADAMNYA aliran listrik tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Apalagi listrik menjadi daya utama bagi kita untuk melakukan hal dari berbagai bidang mulai dari pendidikan, perekonomian dan kesehatan.

Biasanya kita sering panik saat mati listrik. Terkadang juga mengabaikan 9 hal penting ini. Apalagi bisa berbahaya jika diabaikan.

  1. Cabut semua kabel yang terpasang pada terminal listrik begitu aliran padam

Begitu aliran listrik padam, segera cabut semua kabel yang masih dalam posisi menancap di terminal listrik. Cara ini bisa mengurangi potensi terjadinya hubungan arus pendek saat listrik kembali menyala.

  1. Matikan alat elektronik yang sedang dioperasikan saat listrik tiba-tiba padam

Lakukan juga pada alat elektronik lain yang sedang dalam posisi dioperasikan saat listrik mendadak padam. Klik tombol off pada televisi, kipas angin, atau AC. Cara ini juga dilakukan untuk menghindari terjadinya hubungan arus pendek saat listrik menyala kembali.

  1. Biarkan satu lampu dalam posisi menyala

Setelah semua alat elektronik dimatikan atau diputus daya, sisakan satu lampu tetap menyala sebagai tanda saat listrik sudah mengalir kembali. Apalagi jika mati listrik terjadi di malam hari, nyalanya lampu bisa menjadi penanda.

  1. Meminimalisir penggunaan lilin atau cahaya dari api jika mati listrik terjadi malam hari

Penggunaan lilin atau api sebagai sumber penerangan saat mati listrik di malam hari sangat gak disarankan. Potensi bahayanya relatif besar, bisa menyebabkan kebakaran jika mengenai barang mudah terbakar di sekitarnya.

Pilih senter atau lampu emergency sebagai sumber penerangan. Namun gunakan seperlunya jika butuh bergerak atau mencari sesuatu. Perbanyak diam di satu tempat jika terjadi mati listrik berkepanjangan saat malam hari.

  1. Minimalisir kegiatan berkendara di jalan raya atau protokol

Matinya aliran listrik juga mengganggu kelancaran lalu lintas. Lampu lalu lintas hingga palang pintu kereta otomatis gak dapat beroperasi untuk sementara waktu. Alhasil, lalu lintas di jalan-jalan besar akan sedikit kacau dan terganggu.

Meminimalisir kegiatan berkendara bisa menjadi solusi. Apalagi jika mati listrik terjadi di malam hari, minimnya penerangan juga berbahaya bagi pengendara.

  1. Biarkan kulkas dalam kondisi tertutup rapat

Orang-orang zaman dahulu punya kebiasaan unik yaitu segera membuka pintu kulkas saat listrik padam. Ada gak orangtua, nenek, atau kerabatmu yang masih melakukan hal ini?

Entah apa kegunaannya, sesungguhnya membiarkan kulkas dalam keadaan tertutup rapat saat mati listrik justru mendatangkan keuntungan. Suhu dingin di dalam kulkas bisa bertahan setidaknya hingga 3-4 jam. Cukup untuk menjaga kondisi bahan makanan di dalamnya, apalagi untuk daging atau ASIP (ASI Perah) yang mudah busuk.

  1. Jika mati listrik terjadi lebih dari 3 jam, keluarkan bahan makanan yang mudah busuk dari kulkas

Nah, jika mati listrik terjadi lebih dari tiga jam, keluarkan bahan makanan yang mudah busuk dari dalam kulkas. Pindah ke styrofoam atau cooling box yang sudah diisi es batu.

Makanan ini juga gak disarankan untuk dikonsumsi kembali, apalagi daging, susu murni, dan yoghurt. Bakteri yang tumbuh akibat perubahan suhu gak bisa seketika hilang lewat proses pemasakan.

  1. Nyalakan api di ruangan terbuka untuk menghindari kebakaran

Jika butuh menyalakan api saat terjadi mati listrik, usahakan di tempat terbuka atau memiliki sirkulasi udara yang baik. Minimnya pencahayaan akan membatasi ruang gerak sehingga menambah potensi bahaya saat menyalakan api.

  1. Setelah listrik mengalir kembali, nyalakan alat elektronik satu per satu

Langkah yang satu ini sering sekali diabaikan setelah listrik kembali menyala. Semua peralatan elektronik langsung dinyalakan dalam waktu bersamaan. Hal ini bisa mengakibatkan arus listrik yang mengalir terlalu besar di satu waktu.

Sebaiknya, nyalakan alat elektronik satu per satu mulai dari yang paling penting terlebih dahulu. Cara ini cukup efektif untuk menghindari terjadinya hubungan arus pendek.

Dari kesembilan hal penting di atas, mana yang masih sering kamu abaikan saat terjadi mati listrik?

 

 

Editor: Dhino
Sumber : IDN Times
Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

SKK Migas Selenggarakan Lokakarya Kehumasan 2022

7 Agustus 2022 - 17:31 WIB

Demokrat Prabumulih Wadahi Kaum Muda Kreatif dan Cerdas

25 Juli 2022 - 12:28 WIB

Izin Dicabut Kemensos, Kantor ACT Prabumulih Tutup Sementara

12 Juli 2022 - 14:41 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Meminta Media-media SMSI Bantu Kawal Kinerja Jaksa

7 Juli 2022 - 14:15 WIB

Sempat Tertunda 2 Jam, Ratusan Peserta Pelatihan Kerja ke PT Sritex asal Prabumulih Gelombang Kedua Akhirnya Diberangkatkan

4 Juli 2022 - 23:29 WIB

Progres Pengerjaan Flyover Patih Galung Prabumulih Capai 73,02 Persen

30 Juni 2022 - 18:03 WIB

Trending di Infrastruktur