Hendri Zainuddin Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Sumsel

PALEMBANG, KS – Manajer Sriwijaya FC, H Hendri Zainuddin terpilih sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2019-2023 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi atau Musorprov KONI Sumsel yang berlangsung di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sabtu (21/12/2019) sore.

Baca Juga : DPD/MPR RI Minta Presiden Jokowi Respons Soal Keluhan Warga Kota Prabumulih

Hendri Zainuddin terpilih dan ditetapkan sebagai ketua umum KONI Sumsel tersebut setelah meraih kemenangan pada voting yang meraih 45 suara, unggul atas Gantada yang memperoleh 29 suara.

Baca Juga : KPK: Dana Hibah Kemenpora ke KONI Miliaran Rupiah

Usai terpilih, Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Sumsel ini langsung membentuk tim formatur yakni Ketua KONI Umum Kota Palembang, Suparman Romans dan Ketua Cabor Pengprov Wushu Indonesia (WI) Sumsel, Ahmad Yani.

Dalam kesempatan itu, Hendri juga mengucapkan terima kasih kepada semua peserta Musorprov. Ia pun berharap semoga Tuhan membalas semua usaha para peserta Musorprov dan stakeholder untuk membangkitkan keolahragaan di Sumsel. (din)

Danrem 162/WB Bangga Atlet Tinju NTB Masuk Final

JAKARTA, KS – Event Bergensi SEA Games 2019 yang dilaksanakan di Manila Philpina diikuti Negara-Negara se Asia Tenggara dengan berbagai cabang olahraga salah satunya cabang olahraga tinju. Dalam cabang ini, Pertina NTB mengirim para atletnya untuk ikut bertanding dalam SEA Games tersebut.

Hal itu dikatakan Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selaku Ketua Pertina Pengprov NTB di Jakarta, Jumat (6/12). Dijelaskannya, beberapa atlet tinju Pertina NTB sampai hari ini patut dibanggakan, karena mereka bisa masuk semi final maupun final. .
“Ini kebanggaan yang luar biasa dan patut kita apresiasi dengan terus memberikan dukungan moril dan doa,” ungkapnya.

Pada babak semi final, ada Huswatun Hasanah atlet tinju dari KSB besok akan melawan tuan rumah, Kurnia Ramecye masuk pada babak final SEA Games dan Serda Kowad Endang yang dulu hasil binaan Pertina NTB juga masuk final.

Selain itu, Danrem juga mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat Indonesia khususnya NTB untuk turut mendoakan Atlet Indonesia khususnya cabang olahraga tinju agar dapat meraih emas pada ajang SEA Games 2019 yang saat ini masih menyiapkan diri menghadapi pertandingan semi final maupun final di Manila Philipina.

Terpisah, event Pra Pon juga sampai hari ini masih berlangsung di Bogor Jawa Barat. Salah satu atlet tinju asal Pertina NTB Sertu Nasrudin yang juga merupakan Prajurit TNI berdinas di Korem 162/WB, akan bertarung di kelas 90 Kg dan ditargetkan lolos Pra Pon putaran ke II dan Pertina NTB harus lolos masuk PON ke XX/2020 di Papua. (*)

 

 

 

Sumber : Puspen-TNI

Editor : dhino

Panglima TNI : Gunakan Filosofi ‘Ala Bisa Karena Biasa’

JAKARTA, KS – Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan latihan. Karena untuk mencapai prestasi terbaik dan membanggakan, diperlukan proses latihan secara bertahap, berlanjut dan berkesinambungan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai.

Demikian disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada upacara penutupan Lomba Tembak Piala Panglima TNI Tahun 2019 di Lapangan Tembak Kartika Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/12/2019).

“Untuk itu perlu kiranya bagi tiap-tiap angkatan menyelenggarakan event kejuaraan menembak sebagai outcome  dari  pembinaan  dan  latihan di satuan. Jadikan event tersebut sebagai pemacu motivasi, sehingga menjadi tolok ukur keberhasilan para atlet menembak TNI,” kata Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa atas nama komando mengucapkan selamat kepada para atlet yang meraih predikat juara dalam rangka Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2019 yang  diselenggarakan  selama 5 (lima) hari, dan telah berjuang menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk menjadi yang terbaik dan kepada para atlet yang meraih prestasi meningkat dari event sebelumnya.

“Kepada yang belum berhasil bahkan mengalami penurunan dari sebelumnya, saya mengingatkan bahwa hasil hari ini merupakan tantangan untuk tampil lebih baik di hari esok, sekaligus menjadi bahan evaluasi masing-masing angkatan dalam pembinaan petembak  selama ini,” ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, apapun hasil dari lomba tahun ini, harus di apresiasi dan dijadikan potret dari tiap-tiap kontingen, guna mengambil langkah dalam pembinaan prestasi secara professional, searah dengan kemajuan sport management yang berkembang, baik terkait dengan rekrutmen atlet maupun sistem dan metoda latihan. (*)

 

 

Sumber : Puspen-TNI

Editor : dhino

Kejuaraan Tenis Lapangan Piala Walikota Palembang CUP se-Sumbagsel Digelar

PALEMBANG, KS – Single event bergengsi Kejuaraan Tenis Lapangan Open bertajuk Piala Walikota Palembang digelar selama empat hari mulai tanggal 28 November hingga 1 Desember 2019 mendatang oleh pengurus Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Kota Palembang.

Single event yang digelar sebagai langkah untuk meningkatkan pembinaan dan pembibitan atlet usia dini terutama di kota Palembang ini akan dipusatkan di tiga venue diantaranya di Lapangan Tenis Pemkot Palembang, Lapangan Tenis Jalan Enim dan Lapangan Tenis Moersidi.

“Kegiatan ini digelar dalam rangka membibitkan atlet-atlet baru di Palembang dan mensosialisasikan pembinaan Pelti Palembang. Dan ternyata Kejuaraan Piala Walikota Palembang ini disambut antusias oleh masyarakat,” Ir Harrey Hadi MS selaku Ketua Umum Pelti Kota Palembang, Rabu (27/11/2019) lalu.

Ia mengatakan para peserta dalam event ini diikuti juga dari berbagai daerah di wilayah Sumsel karena kejuaraan ini bersifat Open Tournament. Mulai dari Musi Banyuasin, Musi Rawas, Prabumulih, OKU Timur serta juga Palembang.

“Kejuaraan ini juga mempertandingkan dua kategori yaitu beregu veteran dan junior. Nah, untuk kategori beregu veteran terdiri dari kelompok usia U40+, U45+ dan U55+ dan kategori junior terdiri dari kelompok usia U10, U12, U14 dan U16,” terangnya seraya menambahkan target untuk kategori junior mencapai 70 peserta dan untuk veteran saat ini sudah tercatat 19 beregu.

Lebih lanjut Harrey berharap dengan adanya kompetisi yang digelar oleh Pelti Kota Palembang secara berkesinambungan akan tumbuh atlet-atlet yang berprestasi dari level provinsi, nasional hingga Internasional.

“Dan ini juga sebagai wujud mendukung salah satu lima dari program Walikota Palembang yakni menjadikan Palembang Kota Pariwisata dan budaya serta event olahraga kelas dunia yang harmoni antara kehidupan manusia dan alam,” tandasnya. (din)

Belum Ada Kejelasan Soal Honor, Wasit Cabor Taekwondo Porprov XII Sumsel Pilih Walk Out

PRABUMULIH, KS – Sejumlah pertandingan semi final yang diselenggarakan di gedung Islamic Center yang berlokasi di Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin sore (25/11/2019) sekitar pukul 14.00 WIB terhenti.

Pasalnya, belasan wasit pertandingan cabor taekwondo sore ini melakukan aksi walk out (meninggalkan arena) pertandingan. Belum diketahui pasti, aksi yang dilakukan para juri atau wasit pertandingan taekwondo ini.

Baca Juga: Bandit Homestay di Prabumulih Gentayangan, Kontingen Porprov XII Sumsel Resah

Menurut pengakuan sejumlah wasit yang sempat dibincangi oleh sejumlah awak media media, aksi keluar dan tidak melanjutkan pertandingan ini disebabkan belum jelasnya pembayaran honor mereka.

Baca Juga: Ketua KONI PALI Akan Laporkan Panitia Porprov XII Sumsel ke Dewan Hakim

“Kita hanya mau kejelasan, bukan katanya, katanya, kita trauma pak makanya kita sepakat keluar sampai ada kejelasan,” kata salah seorang wasit, yang meminta namanya tak dituliskan saat ditemui usai melakukan aksi walk out, Senin sore.

Tindakan para wasit cabor taekwondo ini pun sempat membuat sejumlah ketua KONI dan ketua kontingen cabor kecewa dan merasa dirugikan.

“Kerugian jelas ada, akibat aksi mereka ini. Selain rugi waktu, kita juga harus kehilangan target pada pertandingan ini. Mesti kita yakin, kontingen kita juara umum pada cabor ini, namun kejadian ini cukup mengganggu psikologis atlet kita,” ungkap Suparman Romans, Ketua KONI Palembang, ketika berhasil dikonfirmasi di lokasi pertandingan.

Sementara, Ketua Bidang Pertandingan Cabor Taekwondo, Radenden mengaku pihaknya sudah menggelar rapat bersama belasan wasit dan memastikan pertandingan akan dilanjutkan.

“Sudah tidak ada masalah, semuanya sudah selesai mereka akan melanjutkan pertandingan,” ujar Radenden, ditemui usai rapat.

Dirinya mengaku pihaknya, segera akan menyelesaikan apa yang menjadi tuntutan para wasit beladiri taekwondo tersebut.

“Segera akan dipenuhi, tidak ada masalah lagi,” jelasnya, singkat.

Sementara pantauan media ini, akibat aksi boikot para wasit ini membuat pihak Panpel pertandingan memberikan hiburan dan mengajak para atlet dan tim official berjoget di arena lapangan pertandingan, guna menjaga suasana pertandingan tetap kondusif dan aman. (don/din)

VIDEO: Pria Nyaris Dihakimi Massa di Venue Cabor Kempo Porprov Sumsel

PRABUMULIH, KS – Seorang pria yang diduga melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra Fit warna Merah Hitam nopol BG 8965 CA milik warga di pangkalan ojek Gang Amir Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (24/11/2019) sekira pukul 09.15 WIB diamankan polisi.

Pria bernama Bambang Murdiono (31) warga Jalan Nigata Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih diduga mencuri motor milik korban bernama Heri Trianto (43) warga Jalan Alipatan Gang Amir RT 28 RW 12 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa percobaan pencurian sepeda motor tersebut bermula ketika Heri Trianto yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek itu memarkirkan motornya di sekitar lokasi Gedung Serbaguna Mangga Besar yang dijadikan tempat pertandingan Cabor Kempo.

Suasana di sekitar lokasi pun saat itu sedang ramai. Nah, tak lama kemudian datang pelaku Bambang dengan santai melihat-lihat kendaraan. Pria dengan tubuh dipenuhi tato itu kemudian menuju motor Supra Fit dan diduga berusaha melakukan pencurian.

Sialnya aksi Bambang tersebut diketahui oleh warga yang langsung meneriakinya maling sebelum pelaku berhasil membawa kabur motor korban. Warga bersama para atlet yang berhamburan keluar gedung itu lalu menangkap pelaku hingga sempat memukuli pria mengenakan anting dan celana loreng tersebut.

Beruntung di venue cabor Kempo tersebut ramai anggota polisi yang sigap langsung melakukan pengamanan dan menenangkan warga.

“Dio tu nak maling motor wong, untung banyak yang jingok jadi dak berhasil,” ungkap Bayu, salah seorang warga saat dibincangi di lokasi kejadian, siang tadi.

Sedangkan pelaku Bambang saat diamankan petugas membantah pelaku disebut mencuri motor korban dan tidak berniat melakukan pencurian. “Aku tu cuman liat-liat motor bae bukan nak maling,” bantahnya dihadapan polisi.

Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH didampingi Kanit Pidum, Ipda Fredy saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pelaku diduga melakukan pencurian sepeda motor di lokasi venue cabor kempo tersebut diamankan.

“Pelaku sudah diamankan dan sementara ini masih menjalani pemeriksaan oleh petugas kami,” singkatnya. (din)

Raih Juara 1, Tim Putri Cabor Hockey Prabumulih Sumbang Medali Emas

Tim Putri Prabumulih Raih Juara 1 Cabor Hockey

PRABUMULIH, KS – Tambahan medali emas kembali diraih kontingen kota Prabumulih. Adapun tambahan medali tersebut berasal dari Tim Putri Prabumulih yang berhasil meraih juara 1 kategori putri di cabang olahraga (Cabor) Hockey.

Bukan hanya itu, dalam penyerahan medali yang bertempat di lapangan Joker Kecamatan Prabumulih Barat, kontingen Prabumulih juga berhasil meraih juara III untuk kategori Mix.

Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH yang saat itu menyerahkan medali mengaku bersyukur selama pertandingan hockey berjalan dengan lancar meskipun masih terdapat kekurangan disana sini. “Selaku tuan rumah, Pemerintah kota Prabumulih mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota cabang olahraga Hockey dan permohonan maaf sebesar besarnya kepada seluruh peserta serta kabupaten/kota yang telah mengikuti Porprov XII 2019, apabila dalam pelaksanaan Porprov di Prabumulih masih ada kekurangan,” tukasnya saat menyerahkan medali turut didampingi Ketua Cabang Olahraga Hockey Prabumulih H. Eddy Rianto.

Sebelumnya, adapun nama-nama pemenang cabang olahraga Hockey Porprov XII tahun 2019 tersebut yakni untuk kategori Mix, juara III diraih kontingen asal kota Prabumulih, Juara II kabupaten Banyuasin, dan juara I diraih atet asal kota Palembang.

Sedangkan untuk kategori putra, juara III diraih Ogan Ilir, juara II Ogan Komering Ilir, dan juara I Musi Rawas. Kemudian untuk kategori Putri, juara III yakni Musi rawas, juara II Ogan Ilir dan juara I diraih Prabumulih.

Sementara itu, sebelumnya secara terpisah, Walikota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya MM menyampaikan bahwa akan memberikan hadiah tambahan dan memberikan kesempatan bekerja di Pemerintah kota Prabumulih kepada para atlet yang berhasil memenangkan kompetisi dalam cabang olahraga yang mereka ikuti. (Sumber: Diskominfo Pemerintah Kota Prabumulih)

Pemuda Pancasila Prabumulih Sesalkan Final Cabor Sepakbola Porprov XII Sumsel Diwarnai Kericuhan

PRABUMULIH, KS – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Prabumulih, Rifki Badai SH MKn mengaku prihatin dan sangat menyesalkan terjadinya insiden kericuhan, Rabu kemarin (20/11/2019) dalam laga final cabang olahraga (Cabor) sepakbola antara Kabupaten PALI melawan Musi Rawas pada pekan olahraga Provinsi (Porprov) XII Sumsel di kota Prabumulih.

“Kami sangat prihatin dan menyesalkan atas keributan dalam ajang pertandingan cabang olahraga seperti ini. Apalagi ini di ajang Porprov XII Sumsel,” kata Rifki Badai, Kamis (21/11/2019).

Ketua MPC PP Prabumulih ini mengatakan, pertandingan olahraga yang seharusnya menjunjung tinggi fair play dan semangat sportifitas, namun justru diwarnai keributan antara dua kesebelasan. 

Dia menilai hal tersebut terjadi akibat rendahnya penghayatan nilai-nilai Pancasila pada generasi muda. Menurutnya, pertandingan sepakbola yang menjunjung tinggi sportifitas seharusnya memberikan kebahagiaan dan kebanggaan.

“Terlepas apapun ini pertandingan bola, yang menjunjung tinggi sportifitas dan fairplay yang pada saat itu disaksikan anak-anak, para pemuda-pemudi, perempuan banyak disana. Karena kita nonton olahraga itu senang,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya menyampaikan agar langkah antisipasi sebelum pelaksanaan pertandingan cabor dalam Porprov XII Sumsel di kota Prabumulih ke depan harus dilakukan lebih matang. Sehingga, hal-hal seperti ini tidak terjadi kembali. 

“Yang pertama, ini harus menjadi catatan penting bagi pihak pelaksana Porprov XII Sumsel kota Prabumulih. Mari kita ciptakan sejarah dan pretasi yg baik dalam porprov ini, terutama bagi tuan rumah,” tegasnya.

Terpisah, Manajer Tim Sepakbola Kabupaten PALI, Ihsanudin menuturkan, keributan antara PS PALI dan Musi Rawas itu terjadi saat beberapa detik terakhir pada babak tambahan waktu yang dimulai oleh kiper pemain tim Musi Rawas.

“Awalnya dimulai dari majunya kiper Mura yang membantu timnya di tendangan bebas. Tapi saat berada di dalam kotak penalti, tau-tau kiper ini justru memukul salah satu pemain tim kita,” ungkapnya kepada wartawan.

Baca Juga: VIDEO: Detik-detik Ricuh Laga Final PALI Vc Mura Ajang Porprov XII Sumsel di Prabumulih

Hal itulah, lanjut dia yang memancing emosi pemain lainnya. Bahkan manager tim Mura yakni Panca dan official tim lainya juga ikut memukul pemain tim PALI, sehingga kericuhan langsung terjadi.

Baca Juga: Kronologis Lengkap Bentrok Laga Final Sepakbola Porprov XII Sumsel Antara PALI Vs Musi Rawas di Prabumulih

“Kami mempunyai semua bukti berupa video pemukulan itu. Ketua PSSI PALI justru menyelamatkan sang kiper dari para pemain PALI. Jadi kita tidak ada niat untuk memulai kericuhan. Dan yang kami sayangkan adanya pemukulan yang dilakukan manajer tim dari Musi Rawas ini,” tandasnya. (din)

Kronologis Lengkap Bentrok Laga Final Sepakbola Porprov XII Sumsel Antara PALI Vs Musi Rawas di Prabumulih

PRABUMULIH, KS – Bentrokan laga final pada pertandingan Final Cabor Sepakbola Porprov XII tahun 2019 antara PS Kabupaten PALI dan Musi Rawas lagi-lagi menyibak sebuah kenyataan buruknya para pelaku utama kompetisi profesional di Indonesia.

Padahal, pemahaman peraturan permainan bisa dibilang bagian terpenting dari sebuah pertandingan resmi. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kronologis terjadinya perkelahian antar pada pertandingan Final Cabor Sepakbola Porprov XII tahun 2019, Rabu (20/12/2019) sore sekira pukul 17.45 WIB di Lapangan Ria Jaya Komperta Pertamina EP Prabumulih diketahui bermula saat berlangsungnya pertandingan dua kesebelasan sekira menit ke 92 terjadi pelanggaran dari tim PS PALI. 

Sehingga tim PS Musi Rawas mendapat tendangan bebas di daerah pertahanan PS  PALI. Mengingat waktu pertandingan telah hampir selesai maka penjaga gawang PS Musi Rawas itu ikut naik ke pertahanan kotak 16 PS PALI.

Namun disaat kiper Musi Rawas yang tak lain Pangghi Trihatmojo menyambut tendangan bebas tersebut, tiba-tiba kiper dari Musi Rawas diduga melakukan pemukulan atau kontak fisik dengan pemain dari tim asal PALI.

Sehingga terjadi perkelahian antar pemain kedua tim yang turut melibatkan para Official maupun pemain dari bangku cadangan kedua tim.

Melihat kondisi itu, petugas kepolisian yang berada di lokasi pun langsung merelai perkelahian dan melakukan pengamanan terhadap kedua tim dari mulai dari saat pengalungan medali sampai dengan pemain dan Official meninggalkan Stadion Ria Jaya Pertamina.

Setelah kondisi dianggap aman dan kondusif oleh panitia pelaksana dan pengawas pertandingan maka pertandingan dilanjutkan kembali dengan waktu yang tersisa 1 menit. 

Sementara kiper Musi Rawas didapati mengalami sejumlah luka disekujur tubuhnya dan langsung dibawa dengan mobil Ambulance ke rumah sakit untuk ditindaklanjuti karena mengalami sejumlah akibat bentrokan tersebut.

Baca Juga: Kondisi Terkini Kiper Musi Rawas yang Jadi Korban Bentrokan Saat Final Porprov XII Sumsel di Prabumulih

Hingga pertandingan tersebut selesai pada pukul 17.30 WIB dan dilanjutkan dengan pembagian medali bagi tim yang menang.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Murshal Mahdi SE MSi membenarkan insiden keributan saat berlangsungnya final Cabor Sepakbola Porprov XII tahun 2019 antara PS PALI dan Musi Rawas tersebut.

Baca Juga: VIDEO: Detik-detik Ricuh Laga Final PALI Vc Mura Ajang Porprov XII Sumsel di Prabumulih

“Perkelahian terjadi dipicu karena tensi permainan di ajang final cukup tinggi dan tim PS Musi Rawas dalam kondisi tertinggal dari tim PS PALI,” terangnya. (din)

Kondisi Terkini Kiper Musi Rawas yang Jadi Korban Bentrokan Saat Final Porprov XII Sumsel di Prabumulih

PRABUMULIH, KS – Aksi anarkis yang melibatkan dua tim kesebelasan dan official cabang olahraga (Cabor) sepakbola terjadi pada pekan olahraga Provinsi (Porprov) XII Sumsel di kota Prabumulih, Rabu (20/11/2019) sore.

Bentrokan terjadi antara beberapa oknum pemain tim kesebelasan dan official asal Kabupaten PALI dan Musi Rawas (Mura) saat pertandingan final sepakbola Porprov XII Sumsel di Prabumulih. 

Akibat bentrokan tersebut, Pangghi Trihatmojo (19) yang merupakan kiper asal Musi Rawas mengalami luka memar dibagian dada sebelah kanan, luka memar dibagian kepala sebelah kiri, leher terasa sakit dan dirawat di Rsud Prabumulih. 

Pantauan KS.com, kondisi Pangghi Trihatmojo, kiper Mura yang tinggal menetap di Dusun 2 RT. 08 Desa Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Sumsel malam ini sekitar pukul 21.30 WIB masih diberikan perawatan medis secara intensif di ruang Emergency RSUD Prabumulih.

Baca Juga: VIDEO: Detik-detik Ricuh Laga Final PALI Vc Mura Ajang Porprov XII Sumsel di Prabumulih

Korban diketahui mengalami luka memar dibagian dada sebelah kanan, luka memar dibagian kepala sebelah kiri, leher terasa sakit dan dirawat di RSUD Prabumulih. 

“Kondisinya saat ini masih membutuhkan perawatan medis. Korban juga masih sedikit trauma atas kejadian tadi sore,” sebut salah seorang dari official tim sepakbola Mura saat dibincangi KS.com malam ini. 

Sebelumnya diketahui, dua kesebelasan pemain maupun official saling baku hantam saat final cabang olahraga (Cabor) sepakbola bola Kabupaten PALI versus Musi Rawas (Mura) di ajang pekan olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke XII berakhir ricuh, sore tadi Rabu (20/11/2019).

Pertandingan diselenggarakan di lapangan sepak bola Ria Jaya Pertamina EP Asset 2 Prabumulih. Puluhan polisi dari Polres Prabumulih pun dengan sigap langsung melerai perkelahian antara dua kubu tersebut. (din)