Single ‘Asmara’ Aby Band Segera Diputar di Dua Negara

JAKARTA, KS – Tole Sutrisno, CEO label TA Pro Music & Publishing yang menaungi penyanyi solo, Aby Rahmat Rizki atau yang dikenal Aby RR atau Abi Prabumulih ini mengatakan single terbaru grup band tersebut dengan judul Asmara akan akan diperkenalkan ke pecinta musik di dua negara, yakni Indonesia dan Malaysia.

“Antusiasme pencinta musik di negara tetangga yakni Malaysia terhadap Aby cukup tinggi,” ujar Tole Sutrisno, Kamis (26/12/2019).

Menurutnya, Aby band dengan personel saat ini beranggotakan Aby sebagai vokalis, Candle (gitar 1), Dhani (gitar 2), Irfan (bass) dan Firman (drum) yang baru terbentuk itu juga sebelumnya sudah menjadi perbincangan di negara tetangga.

“Aby band ini juga sebelumnya pernah menjadi pembicaraan di sana. Itu menjadi alasan kenapa kita juga memperkenalkan band ini ke Negeri Jiran,” kata dia.

Sementara itu, vokalis Aby band mengaku jika dirinya telah mempertimbangkan secara matang untuk menggandeng sejumlah musisi yang telah eksis sebelumnya. Minimal, kata dia, dengan merekrut personel yang sudah memiliki nama akan membantu dalam mengarungi dunia musik Tanah Air.

“Di single terbaru nanti, saya merasa nyaman bersama band. Jadi ini keputusan yang sudah dipertimbangkan secara matang. Terlebih personelnya sudah lama eksis di blantika musik Tanah Air dan lagunya pernah populer di Malaysia,” ungkap putra sulung salah satu anggota DPRD kota Prabumulih periode 2014-2019, Adi Susanto SE ini.

Pemuda kelahiran 18 Juni 2002 itu pun mengungkapkan bahwa single terbarunya itu berjudul Asmara, yang ditulisnya bersama gitaris bandnya, Dhani. Tidak jauh berbeda dengan single yang membuatnya viral, single terbaru Aby bersama bandnya ini juga mengangkat tema percintaan yang mellow.

Aby, pemuda asal kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) lambat laun kini mulai dikenal publik, setelah single Aku yang Mengalah mendadak viral di beberapa media sosial pada awal tahun ini. Semakin serius bergelut di dunia musik, Aby pun memutuskan hijrah ke Pulau Jawa, dan membentuk sebuah band bernama Aby Band. (*)

Dinaungi TA Pro Music & Publishing, Garap Video Klip Aby Siap Ramaikan Blantika Musik Tanah Air

BANDUNG, KS – Perjuangan mimpi putra asal Prabumulih ke pulau Jawa untuk menjadi musisi, mulai terlihat dari seorang pemuda yang memiliki nama lengkap Aby Rahmat Rizki. Mengawali karirnya sebagai penyanyi solo, kini pemuda kelahiran 18 Juni 2002 itu memfokuskan dirinya bersama band barunya untuk bisa menggapai mimpinya menjadi musisi Tanah Air.

Baca Juga : Lagu Tentang Cinta Abi Prabumulih Jadi Nada Sambung Pribadi, Berlangganan NSP dan Menangkan Nissan Livina

Aby Prabumulih yang kini hadir bersama band pengiringnya, saat ini tengah menggarap video klipnya di sebuah lokasi di Bandung, Jawa Barat dengan lagunya berjudul ‘Asmara’ yang dinaungi oleh sebuah label terkenal yakni TA Pro Music & Publishing dan Insyaallah akan diedarkan di dua negara yakni Indonesia dan Malaysia. 

Lagu ‘Asmara’ ini diciptakan oleh Dhani, sang gitaris. Dari rencana ini, Aby pun optimis dengan perjuangannya meraih mimpi sebagai musisi bisa terwujud dan berharap bisa membawa nama daerah kelahirannya semakin dikenal.

Baca Juga : Aby Prabumulih Rilis Single Ikhlas Ku Terima di TA Pro Music & Publishing

“Aby punya cita-cita yang besar di industri musik ini. Itu yang buat saya untuk terus maju lagi,” paparnya.

Bersama Aby Band yang digawangi Aby Prabumulih (vokal), Candle (gitar1), Dhani (gitar2), Irfan (bass) dan Firman (drum), Aby mengaku kedepannya sangat terbantu dengan kehadiran rekan-rekannya menjajaki dunia musik ini.

Mereka semua pun berharap jika lagu-lagu mereka ini bisa diterima oleh masyarakat luas. “Semoga lagu dan video klip ini bisa diterima dengan baik di masyarakat,” kata Aby.

Disamping itu, Aby juga meminta doa restunya kepada masyarakat terutama warga kota Prabumulih semoga lagunya dapat melebihi pencapaian sebelumnya.

“Saya meminta doa dan restunya semoga di lagu kita bisa melebihi dari lagu sebelumnya,” tuturnya. (*)

Suami Izin Menikah Lagi? Ini Jawaban Terbaik Istri

BANYAK hal yang membuat seorang suami terdorong untuk menikah kembali. Bisa karena hasrat biologis, masalah keturunan, atau motif sosial ingin membantu perempuan lain, bisa juga dengan dalih ingin mengikuti sunnah Nabi SAW.

Apa pun alasannya, ketika seorang suami ingin menikah lagi dan menyampaikan maksudnya ke istri pertama, setidaknya bisa dinilai Sang Suami punya itikad baik. Kalau dia tipe pria “nakal”, mungkin dia akan memilih menikah diam-diam.

Persoalannya adalah, tak semua istri siap dengan jawaban, ketika suaminya meminta izin untuk berpoligami. Apalagi jika sang istri mengetahui, bahwa yang akan menjadi “madunya” lebih muda dan lebih cantik dari dirinya.

Tentu tak semua orang berbesar hati menerima kenyataan ini. Tak semua istri atau suami siap berpoligami. Namun satu hal yang pasti, poligami merupakan sesuatu yang halal di dalam Islam.

Firman Allah SWT, ”Dan jika engkau takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (apabila engkau menikahinya), maka nikahilah perempuan-perempuan (lain) yang engkau sukai: dua, tiga atau empat. Kemudian jika engkau takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja” (QS. An Nisa’ : 3)

Atas dalil itu, setiap yang menentang atau “mengharamkan” poligami bisa dinilai telah menentang hukum Allah SWT.

Lantas, jawaban apakah yang terbaik untuk disampaikan istri, saat suaminya meminta izin menikah lagi?

Pilihkan Calon Istri Sesuai Teladan Rasulullah

Pilihkan Calon Istri Sesuai Teladan Rasulullah

Seorang ustaz, sebut saja namanya Sofyan mengungkapkan pengalamannya.

“Ngga boleh Mas,” jawab istrinya saat Sofyan mengungkapkan niatnya.

“Kalau kamu melarang poligami, kamu mengingkari perintah Allah,” tukas Sofyan.

“Saya ingin mengikuti sunnah Rasul,” lanjutnya menjawab pertanyaan istri, soal maksudnya berpoligami.

“Jika memang begitu, saya yang akan pilihkan istri buat Mas,” ujar Sang Istri.

Tak lama berselang, istri ustadz Sofyan membuka ponselnya dan menunjukkan sederet foto.

“Ini Mbok Mun, 63 tahun. Janda yang berjualan pecel di seberang komplek. Hidupnya sangat pas-pasan; Yang ini Mbah Jum, 76 tahun. Hidup tinggal sebatang kara, karena suami dan anaknya sudah meninggal lebih dulu; Dan ini Bi Darmi, 59 tahun. Janda yang tukang cuci gosok,” papar Sang Istri.

“Mas tahu kan, siapa istri Rasulullah yang paling muda?”

“Aisyah,” jawab Sofyan.

“Yang lain?” tanya Sang Istri melanjutkan.

“Khadijah, janda 40 tahun,” lanjut Sofyan.

“Yang lainnya lagi?” istri Sofyan memburu.

“Usianya di atas 45 tahun hingga ada yang dinikahi Rasul saat usianya sudah 70 tahun,” jawabnya.

 

Inilah Istri-istri Rasulullah

Nama-nama Istri Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, usia mereka dinikahi, usia Rasulullah menikahi, statusnya, kondisinya, serta alasan Rasulullah menikahinya.

 

Yang Pertama

Nama : Khadijah ra

Status : 2 kali janda

Usia Dinikahi : 40 thn

Usia Rasulullah : 25 thn

Kondisinya : Pengusaha, keturunan bangsawan punya 4 anak dari pernikahan sebelumnya, memiliki 6 anak dari Rasulullah .

Alasan : Petunjuk Allah, karena dia adalah wanita pertama yang memeluk islam, dan mendukung dakwah Nabi.

 

Yang Kedua

Nama : Aisyah ra

Status : gadis

Usia dinikahi : 11 tahun (tetapi tinggal serumah dengan Nabi setelah usia 19 tahun)

Usia Rasulullah : 52 tahun

Kondisinya : Cantik, cerdas, putri

Abu Bakar Ash-Shiddiq ra.

Alasannya : Petunjuk Allah lewat mimpinya 3 malam berturut-turut bahwa Rasulullah akan mengajarkan tentang kewanitaan kepada Aisyah, agar disampaikan kepada umatnya kelak. Aisyah ra banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah yang disampaikan pada umat.

 

Yang Ketiga

Nama : Saudah binti Zum’ah ra

Status : janda

Usia dinikahi : 70 thn

Usia Rasulullah : 52 thn

Kondisi : Wanita kulit hitam, janda dari sahabat nabi yang menjadi perisai Nabi saat perang. Mempunyai 12 anak dari pernikahan dengan suami pertama.

Alasannya : Menjaga keimanan Saudah ra dari teror & gangguan kaum musyrikin.

 

Yang Keempat

Nama : Zainab Binti jahsyi ra

Status : Janda

Usia dinikahi : 45 thn

Usia Rasulullah : 56 thn

Kondisi : Mantan isteri Zaid bin Haritsah ra.

Alasan : Perintah Allah bahwa pernikahan harus sekufu, Zainab adalah mantan istri anak angkatnya Rasulullah. Sekaligus mencontohkan bahwa anak angkat tidak bisa dijadikan anak kandung secara nasab (kebiasaan masyarakat saat itu). Maka istrinya tetap bukan mahrom untuk ayah angkatnya. Jadi boleh dinikahi.

 

Yang Kelima

Nama : Ummu Salamah ra

Status : Janda

Usia dinikahi : 62 thn

Usia Rasulullah : 56 thn

Kondisi : Putri bibi Nabi, seorang janda yang pandai berpidato dan mengajar.

Alasan : Perintah Allah untuk membantu dakwah Rasulullah.

 

Yang Keenam

Nama : Ummu Habibah ra

Status : Janda

Usia dinikahi : 47 thn

Usia Rasulullah : 57 tahun

Kondisi : Mantan istri Ubaidillah bin Jahsyi, cerai karena suaminya pindah agama jadi nashrani …

Alasan : Untuk Menjaga Ummu Habibah dari pemurtadan.

 

Nah itulah tips untuk para istri apabila sang suami meminta poligami, jawablah dengan cerdas. Semoga rumah tangga anda semua dilindungi oleh Allah SWT dari godaan apapun yang tidak baik.

Semoga Bermanfaat..

 

 

Sumber : arah.com

Editor : dhino

Aby Prabumulih Rilis Single Ikhlas Ku Terima di TA Pro Music & Publishing

JAKARTA, KS – Aby Prabumulih adalah penyanyi asal Kota Prabumulih, Sumatera Selatan yang sedang ramai dibicarakan berkat single terbarunya yang berjudul Ikhlas Ku Terima. 

Sebelum lagu tersebut, pemilik nama lengkap Aby Rahmat Rizki yang dilahirkan pada tanggal 18 Juni 2002 di Prabumulih, Sumatera Selatan ini sudah cukup populer di Youtube dan Instagram. Channel Youtube pribadinya, Aby RR Channel kini sudah memiliki 450 ribu subscriber.

Lagu Ikhlas Ku Terima diciptakan oleh Aby sendiri dan diproduksi oleh TA PRO Music & Publishing pada hari ini Selasa, tanggal 10 Desember 2019. Video musik dikemas dengan sederhana. 

Lagu ini menceritakan tentang kisah cinta dua insan yang tidak disetujui oleh orang tua wanitanya. Sesuai dengan judul lagu ini, Ikhlas Ku Terima. Lagu ini juga memiliki lirik yang sederhana dan mudah diingat. Video musik lagu Ikhlas Ku Terima baru dirilis 3 jam TA PRO Music & Publishing telah ditonton lebih dari seribu kali. 

Nahh buat Music Lovers pasti kalian semua penasaran sama lagunya kayak gimana kan? Lagu Ikhlas Ku Terima bisa kalian nikmati di channel YouTube TA Pro Music. Atau kalian bisa lihat dan klik videonya di bawah sini :

Ikhlas Ku Terima – Aby Prabumulih

Kebun Organik, Pasar Pangan dan Pendidikan Lingkungan

Berkah Sampah Untuk Prabumulih

PRABUMULIH, KS –Keberadaan Kebun Edukasi Sarah yang berada di Komperta Prabumulih semakin memberi manfaat untuk warga sekitar. Bukan hanya karena menyediakan sayuran sehat, tetapi juga karena beragam kegiatan yang dapat diikuti warga.

Di antaranya; Sarah Sunday Market yang dilangsungkan setiap pagi dan sore hari Ahad, dan Pendidikan Dasar Konservasi Alam dan Lingkungan (Pasar Kalangan) pada hari Jumat.

Pada penyelenggaraan Sunday Market, para pengunjung dapat memanen sayuran segar yang mereka sukai, kemudian membawa pulang dengan harga sama dengan di pasar. Sebagian besar pengunjung terdiri dari ibu-ibu.

“Alhamdulillah, ibu-ibu semangat sekali memanen sayuran. Senang dan seru sekali. Bisa melihat sayuran yang hijau-hijau dan segar, bisa membeli sayur organik, bisa cabut sendiri di kebun. Seru, banget!,” ungkap Iing Ndirga yang aktif di Persatuan Wanita Pertamina (PWP) ketika berbelanja di Sarah Sunday Market.

“Yang tidak kalah penting, sekalian bisa bersilaturahmi dengan sesama warga,” lanjutnya.

Lain halnya dengan kegiatan pendidikan lingkungan yang diadakan setiap hari Jumat. Selain dikunjungi pelajar dari sekolah-sekolah formal, Kebun Edukasi Sarah juga dikunjungi anak-anak yang diasuh komunitas.

Di antaranya, komunitas Institut Ibu Profesional (IIP) wilayah Prabumulih, Jumat (6/12/2019) kemarin, para ibu penggiat IIP meramaikan Kegiatan Pasar Kalangan di Kebun Edukasi Sarah bertepatan dengan playdate yang menjadi kegiatan rutin bulanan IIP. Komunitas ini datang membawa 40 orang anak dengan usia 4 – 12 tahun untuk belajar pertanian organik.

Faurista Agustin Lestari, penggerak IIP Prabumulih mengaku senang dengan kegiatan ini.

“Alhamdulillah, playdate teman-teman kecil IIP Prabumulih berjalan penuh kegembiraan. Mereka semangat dan antusias. Kegiatan ini memberi banyak ilmu bermanfaat,” imbuhnya.

“Bukan cuma kawan-kawan kecil yang mendapat ilmu, tetapi ibu-ibu juga mendapat pengetahuan yang bukan sekadar teori tetapi langsung praktek. Misalnya, membuat kompos dari sampah dapur, menyemai benih sayur, dan terakhir bisa ikut panen,” katanya sambil tersenyum.

Sampah Jadi Berkah
Kebun Edukasi Sarah merupakan bagian dari program Sampah Jadi Berkah (Sarah) yang digerakkan masyarakat yang didukung PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field, Institut Agroekologi Indonesia (INAgri), dan Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Prabumulih. Sampah organik yang dipilah oleh warga yang ikut program ini diolah menjadi kompos yang digunakan sebagai penyubur tanaman budidaya di kebun ini.

Menurut Benny Hendarto, Prabumulih HSSE Assistant Manager Pertamina EP Asset 2 yang juga promotor program Sarah,

“Sejak digagas, program ini (Sarah) memiliki ruang pengembangan yang sangat luas. Berbagai inovasi yang bermanfaat perlu terus dikembangkan. Untuk memperluas “keberkahan” program harus diperkuat pada ranah edukasi, terutama bagi kalangan pelajar. Dengan demikian dapat menumbuhkembangkan kesadaran peduli sampah dan menularkan aksi-aksi nyata dalam pemanfaatan sampah yang dimulai dari lingkungan kecil,” terang dia.

Benny berharap program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat prabumulih, baik di bidang edukasi, penyediaan pangan sehat, maupun membangun lingkungan yang sehat. Program Sarah juga dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam hal pengurangan sampah di kota Prabumulih.

Sarah WoW!
Tim pengelola Kebun Edukasi Sarah berharap masih dapat memperluas penerima manfaat. Hal ini diungkapkan oleh Reka Agni Maharani, perancang kegiatan Kebun Edukasi Sarah. “Masih banyak potensi yang bisa dikembangkan. Terutama, potensi untuk melibatkan banyak komunitas di kota Prabumulih.”

Menurut Reka, mereka sedang mengembangkan konsep yang kita namakan Sarah Workshop on Weekend atau disingkat WoW!. Bentuknya sebuah workshop per dua pekan yang digerakkan oleh komunitas perempuan. Dengan memakai kebun ini, para perempuan, baik ibu-ibu maupun remaja putri dapat berkumpul untuk berbagi dan bertukar pengetahuan seputar gaya hidup sehat selaras alam. Contohnya, meramu makanan pendamping ASI dari hasil pertanian organik, meracik minuman kesehatan berbahan herbal, membuat organic skin care sendiri, mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun, dan lain sebagainya.

“Mudah-mudahan, memasuki Januari tahun 2020, Sarah WoW dapat diselenggarakan,” terang Reka. (*)

Punya Istri Lebih Dari Satu? Awas Penyakit Jantung!

JAKARTA , KS – Penelitian terbaru mengungkap bahwa memiliki lebih dari satu istri dapat merusak kesehatan pria. Sebaliknya, memiliki satu istri dapat meningkatkan peluang seorang pria untuk berumur panjang.

Dr Amin Daoulah, seorang ahli jantung di King Faisal Specialist Hospital and Research Centre di Jeddah, Arab Saudi, mengatakan: “Ada bukti bahwa menikah membuat kesehatan seseorang menjadi lebih baik secara keseluruhan dan juga meningkatkan peluang untuk berumur panjang. Tetapi sampai sekarang tidak ada penelitian yang menilai apa dampak poligami pada kesehatan kardiovaskular.”

Karena itu, para peneliti berusaha mencari hubungan antara poligami dan kesehatan jantung. Penelitian terbaru yang dipresentasikan pada Asia Pacific Society of Cardiology Congress telah mengungkapkan hubungan antara tingkat keparahan penyakit arteri koroner dan poligami.

Para peneliti menganalisis pasien yang menderita angina – disebut juga angin duduk – di lima rumah sakit di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Enam ratus delapan puluh tujuh pria yang sudah menikah dalam penelitian ini memiliki usia rata-rata 59 tahun.

Lima puluh enam persen dari mereka menderita diabetes, 57 persen memiliki tekanan darah tinggi dan 45 persen memiliki riwayat penyakit arteri koroner. Enam puluh delapan persen dari mereka memiliki satu istri, sementara 19 persen memiliki dua istri, 10 persen memiliki tiga istri dan 3 persen memiliki empat istri.

“Poligami lebih sering ditemui di daerah pedesaan, karena itu lebih diterima secara budaya dan menikah di usia muda lebih umum,” jelas Dr Daoulah kepada Daily Mail.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pria yang berpoligami 4,6 kali lebih berisiko terkena penyakit arteri koroner dan 3,5 kali lebih rentan Left Main Disease – penyempitan arteri utama kiri.

Namun, Dr Daoulah menambahkan bahwa variabel lain – seperti tingkat aktivitas fisik dan keintiman fisik, diet dan efek genetik dari kawin silang dengan kerabat dekat – juga perlu dianalisis secara lebih mendalam untuk melihat pengaruh antara keduanya.

“Karena itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi kaitan keduanya,” tandas Dr Daoulah. (*)

Lagu Tentang Cinta Abi Prabumulih Jadi Nada Sambung Pribadi, Berlangganan NSP dan Menangkan Nissan Livina

PRABUMULIH, KS – Kabar gembira buat para pendengar dan pecinta musik Indonesia, khususnya musik kalangan muda yang dapat diterima oleh masyarakat.

Sebab, kini lagu Abi Prabumulih penyanyi muda asal kota Prabumulih Sumatera Selatan berjudul Tentang Cinta sudah bisa dijadikan sebagai Nada Sambung Pribadi (NSP).

Khusus pelanggan Telkomsel caranya mudah, cukup ketik TSOBT kirim ke 1212 dan lagu yang ingin Anda jadikan sebagai nada sambung pribadi Tentang Cinta Abi Prabumulih sudah Anda bisa dinikmati.

Lalu untuk pelanggan operator XL cukup ketik 10358474 dan kirim ke 1818. Serta untuk pelanggan operator 3 juga cukup ketik 2082885 kirim ke 1212.

Mau langganan NSP Tentang Cinta-Abi Prabumulih temanmu? Dan menangkan NISSAN LIVINA.Trf Rp.9900/30hr. CS:188 S&K tsel.me/nsp Aktifasi RBT :

▶ Telkomsel ketik TSOBT kirim ke 1212

▶ XL ketik 10358474 kirim ke 1818

▶ 3 ketik 2082885 kirim ke 1212

Abi Prabumulih meski terbilang penyanyi lokal asal Prabumulih sebagai pendatang baru, namun suara yang dimiliki pemuda dengan nama lengkap Aby Rahmad Rizki ini ternyata mampu menjadi perhatian publik khususnya kalangan muda serta dapat diterima oleh masyarakat terutama di kota Prabumulih Sumatera Selatan. (*)

Baca Juga : Lagu Aby RR Iringi Senam Bersama Rara DA Asia 4 di Taman Kota Prabumulih

Baca Juga : Viral di Medsos, Penyanyi Lokal Asal Prabumulih Ini Launching Lagu Perdananya

Baca Juga : Video Klip Penyanyi Lokal Asal Prabumulih Ini Mendadak Viral di Medsos

5 Header & 3 Slider Options

Far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.

Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.

She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline of her own road, the Line Lane. Pityful a rethoric question ran over her cheek, then she continued her way.

On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again.

And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her. Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.

A small river named Duden

Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen.

She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline of her own road, the Line Lane. Pityful a rethoric question ran over her cheek, then she continued her way.

On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again.

She packed her seven versalia

She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline of her own road, the Line Lane. Pityful a rethoric question ran over her cheek, then she continued her way.

On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again.