Busyet! Oknum PNS Ini Nekat Bawa Keris ke Kantor PPK

 

DIAMANKAN: ES (41), Oknum PNS di Setwan DPRD Lubuklinggau diamankan polisi karena diduga membawa sebilah Sajam saat di Kantor PPK setempat. (Foto; istimewa)

 

LUBUKLINGGAU, KS – ES (41), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdinas di Setwan DPRD Lubuklinggau terpaksa diamankan polisi akibat membawa sebilah senjata tajam (Sajam) jenis keris saat ke Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lubuklinggau Utara I, Kamis (25/4/2019).

Pria beralamat di Jalan Kemuning RT 06 Kelurahan Puncak Kemuning Kecamatan Lubuklinggau Utara 2 ini akhirnya diamankan polisi yang melaksanakan tugas PAM di PPK Lubuklinggau Utara I saat itu sedang melakukan pemeriksaan terhadap masing-masing saksi Parpol.

Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Horison Manik membenarkan oknum tersebut diamankan karena kedapatan membawa sebilah keris saat petugas sedang melaksanakan PAM di lokasi kantor PPK tersebut.

Menurutnya, pelaku diketahui membawa Sajamnya hari itu sekitar pukul 09.40 WIB. Saat itu, anggota PAM melakukan pemeriksaan para saksi Parpol. Didapati ES (inisial, red) sedang meletakan sajamnya itu di sebuah pot bunga.

“Kita selalu melakukan pemeriksaan badan para saksi parpol yang bertugas di kecamatan ini dengan tujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti membawa Sajam dan lainnya,” ujarnya.

Mencegah hal-hal tak diinginkan terjadi, senjata penikam dengan panjang sekitar 14,5 cm bergagang Kayu warna Coklat dengan sarung terbuat dari kayu berwarna coklat diselimuti lakban berwarna merah bersama oknum PNS tersebut lalu diamankan polisi ke Polsek Lubuklinggau Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Tapi anehnya justru malah abdi negara yang kita dapati membawa Sajam ini,” katanya. (din/ak)

VIDEO: Kronologis Penangkapan Penyebar Foto Syur Bidan di Prabumulih

PRABUMULIH, KS – Polisi akhirnya menangkap Edodi Mandala (33) seorang pengangguran yang diduga menyebarkan foto-foto tak senonoh milik mantan kekasihnya sendiri sang bidan Prabumulih, AY di media sosial. Dia ditangkap di rumah kost-kostan di daerah Lubuk Linggau.

“Saat ini pelaku sedang diperiksa di Unit PPA Sat Reskrim Polres Prabumulih,” ucap Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk SH SIk MH, Senin (11/3/2019).

Berikut kronologi penangkapannya:

Minggu tanggal 03 Maret 2019

  1. Setelahnya beredar foto-foto syur bidan tersebut di media sosial Facebook dan berbagai grup aplikasi perpesanan WhatsApp dan korban AY, PHL Bidan di Prabumulih langsung membuat laporannya dengan bukti laporan nomor : LP/B/53 / IIl / 2019 / SUMSEL /PBM/RES ke Polres Prabumulih.
  2. Polisi mendapatkan laporan berisi informasi tentang unggahan foto tersebut di akun Facebook. Foto-foto itu menampilkan korban AY yang tidak pantas bersama laki-laki yang (diduga pelaku) yang selesai berkencan di facebook tanggal 22 Februari 2019.

Selasa tanggal 05 Maret 2019

  1. Kemudian tim penyidik gabungan cyber crime Polda Sumsel dan Sat Reskrim Polres Prabumulih mengantongi 2 alat bukti.
  2. Identitas pemilik akun Facebook abal-abal yang dibuat pelaku itu diketahui polisi dan tim tersebut pun mulai bergerak.

Sabtu tanggal 09 Maret 2019

  1. Team Gurita Polres Prabumulih sekitar pukul 22.00 WIB berhasil mengamankan Edodi Mandala (33) warga Jalan Let Murod Lorong Damar No.92 RT.11 RW.05 Kelurahan 20 Ilir D IV Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang diduga pelaku tindak pidana Pencemaran nama baik lewat media sosial terhadap korban AY.
  2. Bermula team Gurita Polres Prabumulih melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pada. Kemudian setelah mengetahui keberadaan pelaku tersebut, polisi langsung berangkat menuju Kota Lubuk Linggau.
  3. Setelah sampai di kota tersebut, petugas akhirnya mendapati keberadaan pelaku yang berada di sebuah tempat kost-kostan.
  4. Setelah di introgasi pelaku Edodi Mandala tersebut mengakui perbuatannya telah menyebarkan foto-foto syur korban di media sosial.

Minggu 10 Maret 2019

  1. Polisi menetapkan Edodi Mandala sebagai tersangka dengan sangkaan melanggar Pasal 45 ayat 1 dan 3 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (*)

BNNK Prabumulih Tertinggi Kedua Ungkap Kasus Narkoba di Sumsel

PRABUMULIH, KS – Hingga memasuki pengujung tahun 2018, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih telah berhasil mengungkap sebanyak 14 kasus peredaran maupun penyalahgunaan narkotika berikut 14 orang tersangkanya diamankan.

Dari belasan kasus yang terungkap itu, pihak BNN Kota Prabumulih diketahui juga telah berhasil mengamankan barang bukti narkoba berupa sabu seberat 137,08 gram, 50 butir pil ekstasi serta 10,89 gram daun ganja kering. Read More “BNNK Prabumulih Tertinggi Kedua Ungkap Kasus Narkoba di Sumsel”

Dor, Dor,, Begal Motor Terkapar Ditembak Polisi

Dua Jam Beraksi Dua Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi

LUBUK LINGGAU, KS – Tim Buser Polsek Lubuk Linggau Utara Kota Lubuk Linggau berhasil mengamankan dua perampok motor sekaligus meringkus satu orang penadahnya, Minggu (9/12/2018) sekitar pukul 00.30 WIB.

Dua perampok motor itu diketahui bernama Anton Kennedy alias Anton (32) dan Yanzan alias Iyan (34). Keduanya merupakan warga Jalan Yani RT. 01 Kelurahan Belalau 2 Kecamatan Lubuk Linggau Utara I Kota Lubuk Linggau. Karena tak mengindahkan tembakan peringatan polisi, mereka pun dihadiahi timah panas petugas dibagian kaki milik keduanya.

Sedangkan terduga penadah hasil rampokan motor para pelaku diketahui bernama Bustamil alias Kulup (38) warga Lakeh Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara.

Bersama keduanya, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Satria dan 1 unit Hp Oppo milik korban tersebut. Yang selanjutnya langsung dibawa petugas bersama kedua pelaku ke Mapolsek Lubuk Linggau Utara guna diproses hukum lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, ditangkapnya dua pelaku begal motor itu berawal petugas Polsek Lubuk Linggau Utara sedang melakukan patroli serta pihaknya telah menerima adanya laporan dari dua warga yang menjadi korban begal yakni Riobani (18) warga Jalan Nangka Lintas RT01 Kelurahan Ponorogo Kecamatan Lubuk Linggau Utara II Kota Lubuk Linggau.

Dalam laporan dari seorang warga tersebut diketahui peristiwa begal motor yang dilakukan kedua tersangka tak lain Anton Kennedy alias Anton dan Yanzan alias Iyan itu beraksi di Kawasan Jalan Raya Belalau 2 Kelurahan Belalau 2 Kec Lubuk Linggau Utara 1 Lubuk Linggau, Minggu dini hari (9/12) sekitar pukul 00.30 WIB.

Saat itu, dua pelaku diketahui jika korban tengah bertamu ke rumah warga di wilayah Belalau 2 bersama seorang rekannya yakni dan Yudi Aftiansyah (20) warga Jalan Nangka Kampung Cianjur Kelurahan Ponorogo Kecamatan Lubuk Linggau Utara 2 Lubuk Linggau.

Mereka pun terus mengintai mangsangnya dengan menunggu di semak belukar pinggir jalan sepi yang tak begitu jauh dari lokasi rumah yang didatangi korban tersebut.

Hingga kemudian ketika korban dan temannya hendak pulang  ke arah rumahnya dengan mengendarai sepeda motor berboncengan, lalu saat tiba di jalanan sekitar tempat persembunyian dua pelaku didalam semak belukar tepi jalan sekitar lokasi itu muncul dua pelaku dengan membawa sepotong kayu ditangannya menghadang laju motor korban tersebut sembari langsung menghantamkan kayu itu ke arah kepala korban sehingga korban pun terjatuh.

Begitu terhadap rekan korban yang dibonceng tersebut mendapat hantaman keras kayu para pelaku tersebut. Selanjutnya, kedua pelaku pun cepat mengambil motor berikut handphone yang ada di dalam kantong celana korban, lalu melarikan diri menjauhi lokasi kejadian.

Tak berapa lama kemudian, warga sekitar pun yang mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi para korban yang secara bersamaan beberapa petugas polisi dari Polsek Lubuk Linggau Utara sedang patroli wilayah hukumnya ketika itu melintas disekitar lokasi yang sigap langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.

Alhasil, kurang dari dua jam kemudian, Anton Kennedy alias Anton dan Yanzan alias Iyan berhasil tertangkap setelah polisi melepaskan tembakan ke arah dua kaki milik para pelaku yang tak mengindahkan tembakan peringatan petugas ketika ditangkap di tak jauh dari daerah Lakeh Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya Muratara.

Kondisi korban Yudi dan rekannya yang saat itu juga langsung dievakuasi warga ke rumah sakit setempat diketahui mengalami luka robek di bagian wajah dan kakinya dibutuhkan perawatan secara intensif oleh tim medis. Sedangkan Riobani mengalami patah tangan sebelah kanan, lecet pada kaki sebelah kanannya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Horison Manik membenarkan adanya kejadian begal motor tersebut. Menurutnya kedua pelaku berhasil ditangkap saat bersembunyi disebuah rumah salah satu rekan pelaku yang berada dii daerah Lakeh Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya Muratara.

“Penangkapan begal motor ini juga tentu berkat informasi dan bantuan dari warga masyarakat dalam upaya membantu polisi menjaga Kamtibmas. Dua pelaku juga terpaksa kita tembak kakinya karena berusaha melawan dan kabur saat petugas melakukan penangkapan,” ujar AKP Horison kepada wartawan, Minggu siang (9/12/2018).

Dari pengakuan para tersangka saat diinterogasi petugas, lanjut Kapolsek, kedua pelaku mengakui telah melakukan aksi curasnya terhadap para korban tersebut. Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga berhasil meringkus satu rekan pelaku yang diduga penadah barang rampasan milik korban tersebut.

“Para pelaku sementara ini masih dilakukan pemeriksaan petugas penyidik di Polsek Lubuk Linggau Utara. Atas perbuatannya,, mereka dapat dikenakan hukuman pidana sesuai Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara,” tegasnya. (ag/win/ke)

Petugas Pemadam Pengantin Baru Tewas Usai Memadamkan Api

LUBUK LINGGAU, KS – Seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota Lubuk Linggau diketahui bernama Firmansyah Saputra alias Eza (26) dikabarkan tewas akibat kecelakaan saat menjalankan tugasnya, Rabu (21/11/2018).

Korban sempat dilarikan ke IGD Rumah Sakit Umum (RSU) Siti Aisyah Lubuk Linggau untuk mendapatkan pertolongan tim medis. Namun, belum lama menjalani perawatan, korban menghembuskan nafas terakhirnya akibat luka cukup parah dibagian belakang kepala milik korban.

Selanjutnya korban langsung dibawa oleh pihak keluarganya ke rumah dukanya yang berlokasi di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuk Linggau Barat, Lubuk Linggau untuk segera disemayamkan dan dikebumikan.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan yang menimpa korban tersebut, bermula saat korban dan tim Damkar Pemkot Lubuk Linggau siang itu berjibaku memandamkan api akibat kebakaran yang terjadi di lokasi kawasan Jalan Mangga Dua Blok A.5 No.74 RT01 Kelurahan Nikan Jaya Kecamatan Lubuk Linggau Timur I kota Lubuk Linggau, Rabu (21/11/2018) sekitar pukul 10.12 WIB.

Siang itu, tim pemadam tersebut diketahui kehabisan air lantaran kobaran api cukup besar. Sehingga, korban bersama tim lainnya itu langsung pergi menuju ke wilayah Kelurahan Siring Agung untuk mengisi air tangki kendaraan mereka.

Namun, naasnya usai mengisi air dan akan kembali menuju lokasi kebakaran yang tak jauh dari lokasi pengisian air tersebut, diduga dari atas kendaraan dinas pemadaman itu korban terjatuh ke jalan aspal akibat terbentur ke salah satu dahan pohon di sekitar lokasi kebakaran tersebut.

“Iya benar Eza kerja sebagai petugas kebakaran dan sudah sekitar dua tahun ini dia bertugas di posko Kecamatan Lubuk Linggau Barat,” ungkap Irwan Suryadi, yang merupakan Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Lubuk Linggau dibincangi wartawan berada saat di rumah duka.

Ia juga menjelaskan korban juga merupakan pengantin yang baru sekitar dua bulan menikah. “Kami turut berduka yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa salah satu rekan kami ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kgs Ferry juga membenarkan atas kejadian ini. Menurutnya, tewasnya korban ketika usai. “Usai mengisi air, Eza naik di atas mobil damkar. Dan ini merupakan kecelakaan kerja,” singkatnya. (win/ke)

Pemkab Muara Enim Pastikan Tol Indralaya-Muara Enim Segera Terealisasikan

REALISASI: Memasuki pertengahan tahun 2019 mendatang Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM dalam sambutannya memastikan realisasi pembangunan proyek tol Indralaya-Muara Enim bakal segera dilakukan. (Foto: istimewa)

MUARAENIM, KS – Rencana proyek pembangunan jalan tol jalur Indralaya Ogan Ilir (OI)-Muara Enim sepanjang 110 kilometer (KM) juga dipastikan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk segera terealisasikan di tahun 2019 mendatang. Read More “Pemkab Muara Enim Pastikan Tol Indralaya-Muara Enim Segera Terealisasikan”

The Power Of Emak-emak di Sumsel Siap Menangkan Tiga Caleg Hanura Ini

PALEMBANG, KS – Gelombang dukungan kepada Calon Legislatif (caleg) Partai Hanura DPR RI Dapil 2, H Hendri Zainuddin SAg SH dan Caleg DPRD Provinsi Sumsel Dapil 6, Usman Firiansyah SH serta Caleg DPRD Kota Prabumulih, Hartono Hamid SH hingga kini terus bermunculan.

Kali ini serombongan The Power Of Emak-emak dari 10 kecamatan yaitu Tanjung Agung, Rambang, Gelumbang, Rambang Dangku, Lembak, Sungai Rotan, Tanah Abang,  Cambai, Prabumulih Barat dan Prabumulih Timur menyisihkan waktu hanya untuk menemui caleg bertagline ‘New Energi’ itu, Jumat (26/10/2018).

Di tengah pertemuan itu, Usman, sapaan akrabnya, menegaskan tekadnya untuk meraih dukungan murni dari seluruh lapisan masyarakat di dapil 6 dengan mentaati segala aturan KPU.

Keramahan anak petani karet kelahiran Desa Lubuk Raman, 23 Maret 1975 silam ini dihadapan sekelompok emak-emak menuai antusias bahkan secara terbuka kelompok ini menyatakan diri bersedia mensosialisasikan Usman Firiansyah dan Hendri Zainuddin sekaligus Hartono Hamid sebagai energi baru penyambung aspirasi masyarakat.

“Kami tidak akan kecewakan semua. Saya saat ini tengah menghimpun dukungan dan memberikan edukasi kepada rakyat. Sebab, yang butuh untuk diperjuangkan duduk di parlemen adalah orang yang bisa memikirkan serta memperdulikan rakyat-rakyatnya,” kata Usman saat dibincangi media Cyber ini.

Begitupun Hendri Zainuddin yang juga merupakan kandidat Presiden Sriwijaya FC ini mengungkapkan, dirinya yang selama ini telah bersinggungan dengan dunia politik selama 15 tahun terakhir, paham betul kegundahan apa yang dirasakan dan perubahan yang diinginkan rakyat.

“Saya berharap rakyat selalu menyampaikan apa saja yang menjadi masalahnya. Apakah itu masalah di ekonomi, pendidikan, pekerjaan kita tampung. Kita mau rakyat bersinergi dengan calon wakilnya di parlemen,” tegas dia.

Sementara itu, Hartono Hamid juga memiliki komitmen untuk membangun mental kewirausahaan khususnya di wilayah Dapil 3 kota Prabumulih.

“Membangun semangat kewirausahaan perlu dengan sikap dan perilaku dari mental pengusaha. Dengan konsekuensi, bekerja keras dan sanggup mengambil keputusan serta siap menghadapi resiko,” tandasnya. (*)