Satu Bandit Pecah Kaca Yang Videonya Viral di Prabumulih Ditangkap

PRABUMULIH, KS – Masih ingat video viral aksi bandit pecah kaca yang terjadi di depan Masjid Al Hidayah Tikungan Padi Kota Prabumulih beberapa waktu lalu?, Kini salah satu pelakunya berikut satu unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi kejahatan itu berhasil diamankan polisi.

Firdaus Arliansyah (28) yang merupakan warga Desa Sidarkesa RT 01 RW 01 Kelurahan Sidakersa Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Ia diringkus setelah Unit Reskrim Polsek Prabumulih Barat mendapatkan informasi dari Polsek Kayuagung yang mengamankan pelaku pencurian dengan modus pecah kaca, Selasa (2/7/2019) lalu sekitar jam 11.00 WIB.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi SH MSi didampingi Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH membenarkan diamankannya pelaku tersebut.

Baca Juga: VIDEO VIRAL: Beraksi Siang Bolong, Bandit Pecah Kaca di Prabumulih Bawa Kabur Tas Milik Dokter Mata

Menurutnya, saat ini pelaku Firdaus berikut barang bukti sepeda motor jenis Honda Scoopy nopol BG 4330 KAO telah diamankan di Polsek Kayuagung, OKI, dikarenakan yang bersangkutan juga melakukan aksi pecah kaca di wilayah tersebut.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan Polsek Kayuagung OKI, serta terus melakukan pengejaran terhadap satu rekan pelaku inisial DD yang ikut dalam aksi pecah kaca yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah hukum kita, semoga dalam waktu dekat dapat kami tangkap,” terangnya. (din/ak)

Baca Juga: Bandit Pecah Kaca Beraksi, Uang Milik Dinas Pertanian Rp 230 Juta Rupiah Lebih Raib

Sanksi Menanti Bagi ASN Pemkab OKI Yang Tak Masuk Kerja

OGAN KOMERING ILIR, KS – Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Komering Ilir (OKI), H Husin SPd MM telah menegaskan, kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab OKI agar di hari Senin (10/6/2019) mendatang untuk dapat masuk kerja seperti biasanya.

“Tidak ada alasan tidak masuk. Kita akan melakukan sidak pada hari pertama masuk kerja nanti. Saya yakin pasti semua masuk kerja tepat waktu, sebab libur sudah cukup panjang,” tegasnya, Jumat (7/6/2019).

Ia mengatakan, jika libur hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah sudah cukup panjang. Dengan demikian, tidak ada alasan lagi untuk tidak masuk di hari pertama kerja pasca libur lebaran.

Jika ada yang tidak masuk akan dicatat. Bukan hanya dicatat, bahkan akan kita laporkan ke Kementerian absen kehadiran ASN. Baik yang masuk ataupun tidak masuk.

“Sekali lagi saya ingatkan jangan tidak masuk kerja. Jika bolos di hari pertama kerja pasti ada sanksinya,” kata sekda.

Sebelumnya ia menjelaskan, untuk mobil dinas memang diperbolehkan untuk dibawa mudik lebaran. “Untuk mobil dinas boleh dibawa mudik. Kan sudah ada surat edarannya,” tandasnya. (din/ak)

PWI OKU Selatan Desak Polisi Usut Pengeroyokan Wartawan di OKI

PALEMBANG, KS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mendesak aparat Kepolisian mengusut kasus pengeroyokan yang dialami tiga wartawan media cetak dan online yang bertugas di Bumi Bende Seguguk, Kamis sore (28/3/2019) lalu sekitar pukul 16.00 WIB di Kantor Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI.

“Ini insiden buruk dan ancaman serius bagi profesi wartawan dan kebebasan pers jika aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian tidak menindak tegas para pelaku pengeroyokan dan mengusut tuntas dugaan keterlibatan Kepala Desa Celikah,” ungkap Ketua PWI OKU Selatan, Richan Joe kepada wartawan, Minggu (31/3/2019).

Selain mengecam keras peristiwa pengeroyokan tiga wartawan oleh oknum warga tersebut, PWI OKU Selatan juga meminta Dewan Pers dan PWI Pusat serta PWI Provinsi Sumsel mendesak Kapolri maupun Kapolda Sumsel untuk melakukan tindakan hukum yang nyata dan segera tuntaskan kasus penganiayaan ini.

“Penyidik dapat menerapkan pasal berlapis dalam kasus ini, yakni penganiayaan dan pengeroyokan berdasarkan KUHPidana serta Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” katanya.

Pihak PWI OKU Selatan juga meminta agar seluruh media maupun seluruh organisasi kewartawan lainnya juga menunjukkan solidaritasnya.

“Terlepas apapun media teman-teman, bernaung  dalam organisasi apapun juga baik itu PWI, AJI, IWO, IJTI  atau apapun tolong tunjukkan solidaritas teman-teman! Ini merupakan tamparan keras dan penghinaan terhadap profesi kita, ujian bagi kebersamaan kita. Jika kita hanya berdiam diri maka kejadian sama akan selalu berulang dan bisa jadi suatu saat menimpa dirimu,” tegasnya.

Seperti diketahui, tiga orang wartawan yang bertugas di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dikeroyok massa saat melakukan tugas peliputan pada kegiatan rapat di Kantor Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kamis sore (28/3/2019) lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Rapat ini membahas sanksi adat bagi dua warga setempat yang kepergok selingkuh pada Rabu (27/3/2019) dini hari pukul 02.00 di kediaman wanitanya.


Beruntung, ketiga wartawan media cetak dan online di Bumi Bende Seguguk ini masing-masing bernama Mat Bodok (40), Sanfriawan (43) dan Wahid Aryanto (35) ini berhasil kabur dari kepungan warga yang hadir dalam rapat tersebut. Walaupun sempat melarikan diri, namun ketiganya mengalami luka memar di bagian kepala dan robek di bagian bibir akibat pukulan massa. (din/ak)

KPU Coret Empat Parpol di Enam Kabupaten/Kota di Sumsel

PALEMBANG, KS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencoret 11 partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Di Sumsel terdapat empat parpol di tingkat kabupaten/kota yang ikut dicoret, yaitu Partai Garuda, PSI, PKPI dan PBB.

Pencoretan itu berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 744/PL.01.6-Kpt/03/KPU/III/2019 yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman.

Sebagaimana yang dilansir sumselupdate.com, hal itu dikarenakan tidak mengusulkan calon legislatif dan tidak melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), sesuai Undang-undang Nomor 7 tahun 2017, yaitu 14 hari sebelum kampanye rapat umum yaitu 10 Maret 2017.

“Parpol itu juga tidak diikutsertakan sebagai peserta pemilu di daerah tersebut,” kata Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana didampingi Komisioner Divisi Hukum KPU Sumsel Hepriyadi, Minggu (24/3/2019).

Menurutnya, keempat parpol yang dicoret dari kontestan pemilu adalah partai di tingkat kabupaten/kota yakni Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) di Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Muba, Banyuasin, Kota Lubuklinggau, dan Pagaralam.

Kemudian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan OKU Selatan.

Lalu Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di OKU Timur dan Ogan Ilir. Sedangkan Partai Bulan Bintang (PBB) ada di Kabupaten OKU Timur.

“Mayoritas karena tidak ada caleg yang didaftarkan oleh parpol tersebut di daerah itu, sehingga mereka tidak melaporkan LADK,” tandasnya.

Diungkapkannya, dengan begitu parpol yang dicoret di tingkat Kabupaten/ kota, tetap mengikuti Pemilu 2019. “Jadi, mereka di diskualifikasi di kabupaten/kota yang mereka tidak menyerahkan LADK saja,” terangnya.

Sekretaris DPD Partai Garuda Sumsel Eri Effendi membenarkan jika ada tingkatan Kabupaten/kota di Sumsel yang dicoret KPU, dan hal itu karena memang partainya tidak mendaftarkan calegnya di DPRD tingkat Kabupaten/kota.

“Untuk partai Garuda di Sumsel ada 6 kabupaten/kota yang dicoret. Seperti di Muba, karena memang di kabupaten ini Garuda tidak lolos verifikasi. Sedangkan yang lainnya, memang Garuda tidak mempunyai caleg di kabupaten/kota tersebut,” tukasnya. (*)

Kodim 0402/OKI Ajak Generasi Millennial Jaga Kelestarian Lingkungan

Selamatkan Bumi, 10 Ribu Batang Pohon Akan Di Tanam Di Ogan Ilir

INDRALAYA, KS – Kabupaten Ogan Ilir (OI) saat ini berencana akan menaman sekitar 10 ribu batang pohon di wilayah setempat, hal ini didasari kepedulian atas keselamatan dan kelestarian lingkungan yang memang merupakan tanggungjawab semua pihak.

Kegiatan yang dilaksanakan Kodim 0402/OKI dan PT Arwana Keramik itu dipusatkan disekitar pintul Tol Palembang Indralaya (Palindra) Jalan Lintas Timur (Jalintim) Km 34 Indralaya, Jumat (15/3/2019).

Penanaman pohon ini salah satu upaya penghijauan dan mengajak generasi milennial khususnya pelajar dan mahasiswa untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

Komandan Kodim (Dandim) 0402 OKI Letkol Inf Riyandi mengatakan kesadaran menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan merupakan modal penting yang dibutuhkan guna melaksanakan gerakan dan upaya-upaya pelestarian lingkungan.

“Membangun kesadaran masyarakat yang mempunyai wawasan lingkungan merupakan tiang pondasi dalam menjaga kondisi lingkungan,” kata dia.

Karena lanjutnya, pada dasarnya masalah kerusakan lingkungan dan bencana alam disebabkan oleh kerusakan lingkungan akibat ulah tangan manusia itu sendiri.

“Pemicu terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan kelangkaan air bersih yang sering terjadi akibat rusaknya lingkungan. Dan ini menjadi permasalahan global saat ini,” imbuhnya.

Riyandi menilai, tidak hanya banjir dan tanah longsor saja. Numun penanaman pohon juga dapat meminimalisir dan menghalau bencana angin puting beliung.

“Ya, semua wilayah rawan terhadap bencana angin puting beliung. Termasuk Kabupaten OKI dan OI, terlebih banyaknya lahan kosong dikawasan ini memperbesar indikasi terjadinya angin puting beliung,” ungkap Riyandi.

Sementara Pemkab OI mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Kodim 0402 OKI dan PT Arwana Keramik, pemerintah akan mendukung dan mendorong kegiatan yang dinilai sejalan dengan program Pemerintah Daerah.

“Saya mewakili Kabupaten OI berterima kasih dan mengapresiasi atas ide PT Arwana Keramik dan Kodim 0402, atas kepeduliannya terhadap lingkungan,” kata H Muhsin Abdullah Asisten II Pemkab OI.

Ia menjelaskan, penanaman pohon tersebut memang telah menjadi salah satu program pemerintah daerah terkait kawasan terbuka hijau.

Perlu diketahui, saat ini PT Arwana Keramik yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang – Prabumulih ini juga telah melakukan penghijauan di berbagai titik.

Seperti halnya penanaman 500 batang pohon di sepenjang jalan menuju Komplek Perkantoran Tanjung Senai OI beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, perusahaan keramik yang beroperasi sejak tahun 2013 ini juga telah banyak melakukan bakti sosial.

Mulai dari melakukan pembersihan rutin Makam Pahlawan, rumah ibadah Gereja dan Masjid, tempat pemakaman umum, serta beberapa sekolah di wilayah tersebut. (old/din)

Jalan Penghubung Antar Kecamatan di Ogan Komering Ilir Terendam Banjir

KAYUAGUNG, KS – Akses jalan sebagai salah satu penopang lajunya perekonomian warga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tampaknya masih belum merata.

Pasalnya akses Jalan Sepucuk yang menghubungkan desa dan kecamatan di Kabupaten OKI ini kondisinya rusak parah dan kian memprihatinkan.

Lubang dengan ukuran yang cukup dalam terdapat dibeberapa titik ruas jalan Kabupaten ini. Tak hanya lubang saja, sebagian badan jalan juga nampak terendam banjir.

Pantauan dilokasi, Kamis (28/2/2019), kerusakan yang cukup parah terdapat di Jalan Sepucuk, Kecamatan Kota Kayuagung. Dilokasi ini pengendara harus berhati-hati ketika melintas.

Selain menyulitkan warga ketika melintas, kondisi ini juga mengancam keselamatan pengguna jalan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Warga menyebut, kerusakan tersebut sudah terjadi sejak dua tahun terakhir. Warga khawatir, jika terus dibiarkan kondisi jalan akan semakin parah.

Muhlis (34), warga Kecamatan Suka Menang ini mengaku, pasca diperbaiki pada 2018 lalu. Jalan tersebut kembali mengalami kerusakan, kerusakan diperparah akibat banyaknya kendaraan bertonase berat yang melintas dikawasan tersebut.

“Memang ada jalan yang bagus. Tapi lebih banyak yang rusaknya, bergelombang dan banyak lubang,” kata Muhlis kepada media.

Ia menyebut, banyaknya aktifitas kendaraan besar milik perusahaan semakin memperparah kondisi.

Tak hanya itu, kondisi akan semakin parah ketika hujan tiba karena lubang-lubang ada dibadan jalan tergenang air. (old/din)

Malam Pergantian Tahun, Bupati OKI Imbau Warga Dzikir dan Yasinan di Masjid

OGAN KOMERING ILIR, KS – Malam pergantian tahun baru biasanya kerap dirayakan dengan kegembiraan bunyi suara terompet maupun ledakan kembang api. Namun, moment pergantian tahun 2018-2019 berbeda untuk di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Warga muslim diminta untuk melaksanakan Dzikir dan Yasinan pada tanggal 31 Desember 2018 hingga malam pergantian tahun masehi di Masjid dan Mushola dekat kediaman masing-masing.

Imbauan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 777/11/2018 tentang pergantian tahun Masehi di Kabupaten OKI. Selain mengajak warga ke Masjid dan Mushola, Pemkab OKI juga meminta warga untuk menjaga ketentraman, kenyamanan dan keamanan menjelang maupun pasca perayaan Natal serta saat pergantian tahun baru.

“Selain itu, kepada seluruh pemilik dan pengelola tempat hiburan di OKI untuk tidak membuka kegiatan pada malam pergantian tahun 2018 tersebut,” seperti yang disebutkan dalam keterangan imbauan Bupati OKI, H Iskandar SE tersebut.

Selanjutnya, warga diminta menjauhi aksi penyakit masyarakat (pekat) yang melanggar Perda. Seperti huru-hara, kebut-kebutan, judi, narkoba, minuman keras, maksiat serta perbuatan yang merugikan diri maupun orang lain.

Bupati juga berpesan kepada masyarakatnya, untuk pergantian tahun Masehi ini diisi dengan kegiatan sholat Maghrib berjamaah, yasinan Dzikir, Istighatsah dan sholat Isya berjamaah di Masjid atau Musholla. (*)

 

Berikut Imbauan Bupati OKI, H Iskandar SE Sebagaimana Dalam Surat Edaran (SE) Nomor 777/11/2018.

  1. Tidak merayakan malam tahun baru Masehi baik berupa hiburan maupun menyalakan kembang api, petasan dan peniupan bunyi terompet.
  2. Kepadaa seluruh pemilik dan pengelola tempat hiburan untuk tidak membuka kegiatan pada malam pergantian tahun 2018 tersebut.
  3. Kepada seluruh OPD, Camat, Lurah/Kepala Desa, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat diintruksikan untuk mengingatkan anak-anak muda, para remaja dan masyarakat umum lainnya untuk tidak melakukan kegiatan sebagaimana pada poin diatas tersebut.
  4. Untuk pergantian tahun Masehi ini diisi dengan kegiatan sholat Maghrib berjamaah, yasinan Dzikir, Istighatsah dan sholat Isya berjamaah di Masjid atau Musholla.