Gara-gara Kunci Kotak Suara, Ketua KPPS ‘Ditujah’ Petugas Linmas

MUSIRAWAS, KS – Pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Pilpres dan Pileg serentak 2019 di wilayah Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan memakan korban.

Salah seorang Ketua KPPS 08 Kelurahan Selangit, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musirawas, yakni Rio Habibi (32) diketahui terkena tusukan alias ditujah senjata tajam (Sajam) jenis pisau oleh petugas Linmas TPS 08 bernama Febri (30).

Peristiwa penusukan yang sempat menggegerkan warga Kelurahan Selangit ini, terjadi, Rabu pagi (17/4/2019) sekitar pukul 07.00 WIB. Akibatnya, korban menderita luka tusuk kecil pada dada dan punggung kanan, serta luka sayat pada jari manis tangan kanan sehingga tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai Ketua KPPS dan harus dirawat di RS AR Bunda daerah setempat.

Informasi yang berhasil diterima, kejadian menjelang pelaksanaan pencoblosan ini berawal saat pelaku yang curiga dan protes setelah melihat anak kunci kotak surat suara yang dipegang korban sebanyak 2 (dua) buah.

Pelaku yang mencurigai, bahwa anak kunci untuk kotak suara ada tiga buah, lalu memaksa korban untuk mengembalikannya sehingga akhirnya berujung keributan antar keduanya. Lantaran diduga kesal, dan emosi sehingga pelaku menusuk korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Akibatnya, korban mengalami luka sayat pada jari manis tangan kanan, dan luka tusuk kecil pada dada dan luka tusuk kecil pada punggung kanan. Oleh warga dan petugas pengamanan yang berada di lokasi, korban langsung dilarikan ke puskesmas dan dirujuk ke RS AR Bunda untuk diberikan pengobatan secara medis.

Kapolres Musirawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Terawas, Iptu Arpan membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini korban dikatakannya, sudah ditangani pihak medis. Sementara pelaku telah diamankan dan masih dalam penyidikan lebih lanjut.

“Benar, tersangka sudah ditahan, sedangkan korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan. Proses pemilihan di TPS 08 tetap aman dan berjalan lancar, dan saat ini masih dilakukan proses penghitungan suara pemilu,” tukasnya. (din/don)

PARAH! Belum Setahun, Jalan Milyaran Rupiah di Kecamatan Jirak Jaya-Sungai Keruh Muba Rusak Parah

MUBA, KS – Akses jalan beton penghubung jalan dari Desa Jirak Kecamatan Sungai Keruh dengan Desa Jembatan Gantung Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan kini mengalami kerusakan cukup parah. Padahal, belum satu tahun selesai dibangun.

Beberapa titik pada ruas jalan terkikis, mengelupas. Selain itu, lubang sudah menyebar hampir ke semua ruas jalan. Sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintasinya.

Jalan ini diduga cepat rusak karena kualitas beton yang buruk. Padahal, akses jalan itu menjadi salah satu jalan utama warga setempat.

Salah seorang warga, Sangkut Karnadi (45) mengatakan, jalan yang rusak tersebut dibangun belum sampai setahun atau sekitar Mei 2018 yang lalu. Namun, jalan yang menjadi akses utama warga ini telah mengalami kerusakan.

“Tambah parah lagi kalau saat hujan mulai turun,” tuturnya, Rabu (23/1/2019).

Dirinya mengaku prihatin atas kondisi jalan ini. Beton jalan sudah rusak parah hampir di semua bagian jalan. “Kita berharap bisa dapat melintasi akses jalan yang mulus. Tetapi belum apa-apa sudah rusak begini,” keluhnya.

Warga lainnya, Lasiman (51) pun berharap berharap akses jalan ini dapat menjadi perhatian dibenahi semua pihak. Pasalnya, ini menjadi perlintasan satu-satunya yang dilewati warga dari dari Desa Jirak Kecamatan Sungai Keruh dengan Desa Jembatan Gantung Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Muba ini atau sebaliknya.

“Saya berharap pemerintah maupun pihak-pihak terkait segera dapat memperhatikan jalan ini. Sebab kenapa, karena bukan sedikit uang anggaran yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan jalan ini,” tukasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebelumnya melakukan peningkatan perbaikan infrastruktur jalan penghubung desa di Kecamatan Jirak Jaya yang selama ini mengalami kerusakan. Pekerjaan proyek pun dimulai dari Kecamatan Baru Jirak Jaya.

Tidak tanggung-tanggung Pemkab Muba merealisasikan anggaran dana senilai Rp188 miliar rupiah yang berasal dari Dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan APBD Muba.

Dalam sambutannya Plt Bupati mengatakan, hari ini bertempat di Desa Jembatan Gantung, Minggu (20/5/2018), secara resmi program peningkatan infrastruktur jalan dimulai, pertama dimulai untuk perbaikan jalan dalam wilayah Kecamatan Jirak Jaya dan Sungai keruh melalui PT Conbloc Infratecno dan Istaka Karya JO.

“Belum pernah dalam sejarah di Kabupaten Muba perbaikan infrastruktur jalan sebesar ini, berkat kerja keras dan keberanian kepemimpinan Dodi-Beni maka peningkatan jalan di Kabupaten Muba dapat terlaksana dan dimulai hari ini,” cetusnya.

Beni menyampaikan, perbaikan infrastruktur jalan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi, memicu agar  orang luar Kabupaten Muba bisa melalui/masuk ke daerah kita, dan tentu banyak pihak yang akan mendapatkan manfaatkan dari peningkatan infrastruktur jalan

“Tolong warga setempat dibantu untuk kelancaran dan keamanan dalam proses pengerjaan jalan khususnya di Kecamatan Jirak Jaya dan Sungai Keruh, kami berharap didukung dari mulai sampai selesainya pekerjaan,” pesan Beni kala itu. (zen/din)

Grebek Terduga Bandar Narkoba, Satu Personel Gabungan Polres dan BNN Tertebak

MUSIRAWAS, KS – Kanit Lidik Sat Res Narkoba Polres Musi Rawas (Mura), Aiptu Julpin mengalami luka tembakan senjata rekannya sendiri saat melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Maur Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (27/12/2018) lalu sekira pukul 15.30 WIB. Read More “Grebek Terduga Bandar Narkoba, Satu Personel Gabungan Polres dan BNN Tertebak”