Belasan Unit Mobil dan Motor Hasil Sitaan Segera Dilelang Kejari PALI

PALI, KS – Lima unit mobil dan sepuluh unit kendaraan jenis sepeda motor hasil sitaan pihak aparat penegak hukum di wilayah Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) beberapa waktu lalu dilelang oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten PALI. Meskipun diumumkan secara online, lelang barang sitaan tersebut dalam waktu berlangsung secara manual.

Dari informasi yang diterima Kompassriwijaya.com, Rabu (12/6/2019). Diketahui, lelang belasan kendaraan roda dua maupun roda empat ini sedikit berbeda dengan lelang kebanyakan yang sudah berbasis online. Peserta lelang dapat mendatangi kantor Kejari PALI dan membayar nilai pagu limit untuk jenis kendaraan yang dikehendaki.

Setelah pendaftaran peserta ditutup, maka lelang dimulai dengan sistem lisan. Setiap peserta pun menyampaikan harga penawaran di depan peserta lainnya. Peserta dengan penawaran harga tertinggi menjadi pemenang lelang.

Sementara itu, Kepala Kejari PALI, Yunita Arifin SH MH menuturkan, pihaknya saat ini sudah melakukan tahap perhitungan penafsiran harga di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lahat dan segera melangsungkan pelelangan.

“Bagi yang berminat menjadi peserta pelelangan nanti silahkan ikuti prosedurnya. Kami hanya bisa menjalankan maupun mengumumkannya saja. Hasil pelelangan juga nanti akan kita dikembalikan ke KAS Negara,” ujar Yunita saat dibincangi wartawan, Rabu (12/6/2019).

Secara rinci Kajari pun menyampaikan, jika belasan unit jenis kendaraan roda empat dan roda dua yang akan dilelang tersebut diantaranya, tiga unit mobil jenis Truk Diesel, satu unit mobil jenis Pickup, serta satu unit mobil Grand Livina. Sementara untuk kendaraan jenis sepeda motor ada sebanyak sepuluh unit.

“Sejumlah kendaraan ini merupakan barang bukti hasil sitaan dari beberapa perkara kasus kejahatan yang telah disidangkan atau sudah melalui putusan majelis hakim pengadilan,” tandasnya. (din/anelka)

VIDEO: Detik-detik Robohnya Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Kabupaten Empat Lawang

EMPAT LAWANG, KS – Derasnya luapan Sungai Musi di Kabupaten Empat Lawang membuat jembatan ponton penghubung antar Kecamatan Ulu Musi dengan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) roboh hingga terbawa arus sungai, Sabtu (27/4/2019).

Informasi yang dihimpun, sejumlah pihak dari Pemprov Sumsel serta Pemkab Empat Lawang langsung turun ke lokasi guna meninjau kondisi robohnya jembatan tersebut dan mengatasi masalah putusnya akses penghubung antar wilayah dua kecamatan tersebut.

“Jembatan itu memang sudah lama sekali pak dibangun. Ditambah karena derasnya arus sungai belakangan ini jembatan itu roboh tadi pagi,” ungkap Winarto, salah seorang warga setempat, Sabtu siang (27/4/2019).

Seperti diketahui, kondisi jembatan Ponton tersebut kini sudah mencapai usia sekitar 28 tahun yang dibangun saat HM Kafrawi Rahim menjabat Bupati Lahat. Diketahui pula, pada saat itu wilayah Empat Lawang masih menjadi bagian Kabupaten Lahat. (din/ak)

Resmikan Terminal Batu Bara, Gubernur Minta Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

PALEMBANG, KS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel, Febrita Lustia Deru dan Duta Literasi Provinsi Sumsel Percha Leanpuri menghadiri Soft Launching Transportasi Sungai dan Peresmian Terminal Batu Bara Muara Lawai, di Desa Muara Lawai Kabupaten Lahat, Kamis (11/4/2019).

Lokasi jalur ini kedepan menurut Gubernur akan menambah pilihan jalan keluar khususnya batu bara dan dapat lebih memperkuat lagi posisi Sumsel sebagai Lumbung Energi.

“Ini adalah inovasi transportasi yang luar biasa, memindahkan trafik di darat ke air yang akan mengurangi lalu lintas harian di jalan raya. Karena kita sudah mengalami kepadatan jumlah kendaraan, maka inisiatif dari perusahaan PT Batubara Mandiri patut kita syukuri dimana ini angkutan yang paling ramah dan paling murah,” ungkapnya.

Selain itu, Herman Deru juga mengucapkan terimakasih kepada Bima Citra Group dalam hal ini PT Batubara Mandiri atas dipilihnya provinsi Sumsel sebagai tempat pembangunan Terminal Batubara dan Transportasi Sungai.

Ia mengimbau kepada pihak PT Batubara Mandiri untuk memperhatikan tenaga kerja yang lebih diutamakan adalah tenaga kerja lokal serta masalah lingkungan sekitar haruslah menjadi perhatian.

“Pesan saya mohon perhatikan masalah tenaga kerja utamakan lokal. Yang kedua, masalah lingkungan terutama lingkungan hidup karena alam ini milik anak cucu kita,” terangnya.

“Kita ini hanya mengelola saja pada akhirnya anak cucu kita yang akan berhak memilikinya. Perusahaan ini jangan main-main kalau sampai lingkungan ini tidak terjaga, saya cabut izinnya,” tandasnya. (din/ak)

Demi Batu Bara, Pemerintah Ingin Bangun Bandara di Lahat

BANDARA: Terminal baru bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya (Foto: ist/Net)

JAKARTA, KS – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang mengkaji pembangunan bandar udara di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel).

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi usai berkunjung ke Lahat dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Yang saya koordinasikan antara lain rencana pembangunan bandara di Lahat dan jalan tol dari Lahat sampai Bengkulu,” ujar Budi Karya seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (6/4/2019) lalu.

Budi Karya menjelaskan, pemerintah merasa perlu koordinasi-koordinasi dari segi infrastruktur agar pemanfaatan potensi sumber daya energi yang ada di Kabupaten Lahat, yakni batu bara, dapat terus meningkat. Dia pun mengaku diminta langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan hal ini.

“Saya datang ke Lahat ini diminta Presiden Joko Widodo untuk koordinasi infrastruktur agar potensi yang ada di Lahat dapat terus ditingkatkan. Kita ketahui bersama, Lahat merupakan sumber energinya Sumatera Selatan maupun nasional. Lahat terkenal akan sumber energinya yaitu batu bara,” jelas Budi.

Saat ini, Kemenhub menunggu komitmen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat untuk dapat menyediakan lahan bagi pembangunan bandara.

Budi mengatakan, jika lahan sudah tersedia maka selanjutnya Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub akan melakukan berbagai kajian kelayakan terhadap lahan tersebut.

“Ada inisiatif dari Pemkab dan masyarakat untuk membangun bandara, saya terima usulannya dan akan kita pelajari. Jika memenuhi syarat, kita akan segera bangun, supaya potensi yang ada di Lahat dapat berkembang dengan baik,” tambahnya. (*)

 

 

source: https://www.cnbcindonesia.com/

Kontingen Fighter Lahat Borong Medali Kejurda KKI Sumsel X dan Open Tournament Piala Abdul Aziz 2019

PALEMBANG, KS – Kontingen Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (KKI) Kabupaten Lahat berhasil memborong sejumlah medali di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kushin Ryu M Karate-Do (KKI) se-Provinsi Sumsel yang digelar sejak 5-7 April 2019 di GOR Dempo Jakabaring Palembang.

Beberapa Kelas Festival Kejurda KKI Sumsel X dan Open Tournament Piala Abdul Aziz yang digelar hingga akhir final kejuaraan karate tersebut, diungguli oleh atlet karate asal Lahat yang berhasil meraih medali diantaranya 2 Emas, 8 Perak dan 18 Perunggu dan Kontingen KKI Fighter Lahat meraih 3 Emas, 3 Perak dan 8 Perunggu.

“Hal itu tak luput dari perhatian dan dukungan orang tua serta asisten pelatih dan pengurus perguruan KKI Kabupaten Lahat juga patut diapresiasi,” ungkap Pelatih Sensei, Arie Widia Sari dalam keterangannya melalui WhatsApp saat dihubungi wartawan, Minggu (7/4/2019).

Keberhasilan anak latihnya itu yang diperkuat 22 atlet KKI yang bertanding dengan lebih dari 900 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan perguruan. Selain itu, juga diikuti oleh berbagai atlet dari Provinsi Lampung dan Bengkulu.

Sebanyak 22 atlet KKI yang berhasil meraih piala itu, kata dia, seluruhnya berasal dari sejumlah pelajar di Kabupaten Lahat diantaranya, SD Negeri 28, SD 27, SD 16, SD 3, SD 12 Kabupaten Lahat. Lalu, SMPN 5 Kabupaten Lahat dan SMK 1 Kabupaten Lahat yang tergabung dalam klub Kushin Ryu Fighter Lahat.

“Mereka berlatih di dojo SDN 28, SD 16, SD 27, Griya revari dan GOR Lahat yang dibantu oleh asisten pelatih Deden hardiansyah, Tri wahyuni, Hengky octavianda dan Nadya Annisa,” katanya.  (*)

 

 

Berikut Nama-nama Peraih Juara di Kejurda KKI Sumsel X & Open Tournament Piala Abdul Aziz:

– Kelas “Kata Perorangan Usia Dini Putra” 1 Emas diraih oleh M Fazli dan 1 Perak diraih oleh Delvin.

– Kelas “Kumite-25 Kg Usia Dini Putra” Perunggu diraih oleh M Fazli Fighter Lahat dan Delvin Fighter Lahat

– Kelas “Kata Perorangan Usia Dini Putri” Perak diraih oleh Najwa Syifa.

– Kelas “Kumite-25 Kg Usia Dini Putri” Perunggu diraih oleh Despita.

– Kelas “Kumite+25 Kg Usia Dini Putri” Perak diraih oleh Najwa.

– Kelas “Kumite-35 Kg Pra Pemula Putra” Perunggu diraih oleh Choky Fighter Lahat.

– Kelas “Kumite+35 Kg Pra Pemula Putra” Perunggu diraih oleh Rahmat Fighter Lahat

– Kelas “Kata Perorangan Pra Pemula Putri” Perunggu diraih oleh Putri Naila.

– Kelas “Kata Kumite -30 Kg Pra Pemula Putri”  Emas diraih oleh Khalisa Fighter Lahat

– Kelas “Kata Kumite -40 Kg Pemula Putra” Perunggu diraih oleh Kgs M Hary Fighter Lahat

– Kelas “Kata Kumite -45 Kg Pemula Putra” Perunggu diraih oleh Nur Muhammad Fighter Lahat.

– Kelas “Kata Kumite +45 Kg Pemula Putra” Perunggu diraih oleh Tegar Pratama Forki Lahat.

– Kelas “Kata Kumite -40 Kg Pemula Putri” Emas diraih oleh Mutiara Fighter Lahat.

Sembunyikan Sabu di Sandal, Rizal Ditangkap Polisi

EMPAT LAWANG, KS – Tim buru sergap (Buser) Sat Narkoba Polres Empat Lawang mengamankan M Rizal Yogiaswara (23) warga Kelurahan Jaya Loka Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Kamis sore (7/2/2019) sekitar pukul 17.40 WIB.

Pria ini ditangkap polisi karena diduga membawa narkoba jenis sabu seberat 0,16 gram yang disembunyikan pelaku di sandal merk Golfer sebelah kiri yang di pakainya.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto SIk melalui Kasat Narkoba, AKP Joni Indra Jaya didampingi Kanit Idik 1, Ipda Adan Rahman STr K mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi masyarakat.

Dari hasil penyelidikan, dicurigai seorang laki-laki yang akan melintas ke arah Pasar Tebing dengan mengendarai sepeda motor membawa narkotika jenis sabu.

“Saat anggota Sat Res Narkoba melakukan penggeledahan badan dan pakaian pelaku, anggota menemukan satu paket yang kita duga merupakan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu seberat 0,16 gram di sandal merk Golfer sebelah kiri yang dipakai pelaku tersebut,” terangnya.

Kemudian, sambung dia pelaku dan barang buktinya tersebut langsung dibawa petugas ke Mapolres Empat Lawang guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sementara masih menjalani proses penyidikan petugas penyidik kita di Polres untuk pengembangan lebih lanjut,” tandasnya. (zen/din)

PAW Agusriansyah di DPRD Lahat Diprotes

LAHAT, KS – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam sebuah wadah bernama Ikatan Masyarakat Merapi Bersatu (IMMB) Kabupaten Lahat, Senin (28/1/2019) sekitar pukul 10.00 WIB di Gedung DPRD Lahat.

Mereka menggelar aksi damai tersebut karena pengangkatan Agusriansyah SAg sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) atas pemberhentian Ir Hudson Arpan MSi sebagai anggota Dewan masa bakti 2014-2019.

Kedatangan mereka disambut Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Samarudin SH. Menurut Samarudin, pihaknya akan siap menerima apapun pertimbangan dan keputusan kedepannya.

“Insya Allah kami menerima apapun pertimbangan dan keputusan nanti,” ujar Samarudin seraya meninggalkan para demonstran tersebut.

Sementara itu, Taufik M Noor selaku Ketua IMMB Kabupaten Lahat mengaku akan mendatangkan massa lebih banyak lagi apabila aspirasi tidak ditanggapi. “Karena jawaban dari ketua DPRD Lahat Samarudin membuat kami tidak puas,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPC PPP Kabupaten Lahat menuturkan bahwa keputusan PAW tersebut sudah Inkra mekanisme dari partai. Menurutnya, hal ini menindaklanjuti dan atas berdasarkan hasil keputusan KPU Nomor: 17/Kpts-Kab Lahat Nomor 006.435435/2014 tertanggal 13 Mei 2014 tentang penetapan perolehan surat suara sah dan kursi parpol.

Selain itu, SK Gubernur Nomor 3a/KPTS/1/2019 tentang peresmian pemberhentian Ir Hudson Arpan MSi sebagai anggota Dewan dan pengangkatan Agusriansyah S Ag sebagai PAW dan keputusan MA Nomor 594/K/Pdt.Sus-Parpol/ 2018.

“Jadi hal hal ini sudah jelas dan bukan rekayasa dari kita, silahkan saja kalau mereka melakukan aksi ketidakpuasan,” tandasnya kepada wartawan. (zen/din)

Bawa Sabu, Warga Kikim Terjaring Razia di Gelumbang

MUARA ENIM, KS – Seorang pengendara sepeda motor jenis Honda Revo bernama Ellin Saputra (19) warga UPT Trans Keban Agung Kecamatan Kikim Kabupaten Lahat terjaring razia jajaran Polsek Gelumbang, Senin malam (14/1/2019) sekitar pukul 21.45 WIB.

Saat melintasi dari arah Jalan Lintas Palembang-Prabumulih tepatnya depan Polsek Gelumbang, Ellin dihentikan petugas yang menemukan di bawah jok motornya berupa satu paket diduga narkotika jenis sabu seberat 0,17 gram.

Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono SH membenarkan pelaku diamankan pihaknya saat menggelar razia rutin kendaraan bermotor dalam menciptakan situasi dan kondisi Kamtibmas di wilayah hukumnya tetap kondusif.

“Pelaku telah kita amankan saat kita menggelar razia rutin kendaraan bermotor tadi malam. Saat dihentikan petugas, pelaku ini terlihat gugup sehingga anggota kita curiga dan langsung melakukan pemeriksaan,” ujar AKP Indrowono, Selasa (15/1/2019).

Dari hasil pemeriksaan itu, lanjut dia, petugas mendapati dari motor pelaku tersebut satu paket sabu yang kemudian diakui pelaku miliknya yang ia bawa dari daerah Palembang.

Selain narkoba, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa uang tunai Rp95 ribu dan 1 unit sepeda motor jenis Honda Revo serta 1 buah Handphone.

“Dan ternyata petugas menemukan satu paket sabu. Untuk saat ini kasus ini sudah kita limpahkan ke Satnarkoba Polres Muara Enim untuk tindak lanjuti proses hukumnya,” tegasnya. (din/zen)

Kodim 0405 Lahat Temukan 1 Hektare Ladang Ganja

LAHAT, KS – Lahan seluas 1 hektare yang ditanami ganja siap panen di kawasan Tebing Meranti, Talang Renai Payang, Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat berhasil ditemukan personel Kodim 0405 /Lahat yang dipimpin Pasi Intel CHN Purwadi, Sabtu (5/1/2019).

Menurut Dandim 0405/ Lahat Letkol Kav Sungudi mengatakan, penemuan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah itu pihaknya melakukan penghimpunan informasi dan mengkoordinasikan ini kepada Koramil 405-05 Pendopo untuk penguasaan medan, setelah semuanya sudah siap dan matang bergerak dari Lahat Kamis (4/1/2019) dengan kekuatan 15 personil yang dipimpin oleh Pasi Intel Kapten Chb Purwadi.

Selanjutnya tiba di Koramil Pendopo, aparat TNI bergerak menuju Desa Lubuk Buntak, Kecamatan Talang Padang. Kemudian berjalan kaki sekitar 15 km menuju Talang Renai Payang Desa Lingge, kecamatan Pendopo Barat.

“Dari desa ini sekitar 500 meter, aparat bergerak ke arah lokasi ladang yang berada di kawasan tebing meranti,” terang Dandim.

Lebih lanjut dikatakan dia, aparat sempat melakukan pengepungan dan menyisir kawasan tersebut. Selanjutnya saat menaiki bukit curam diantara belukar, tampak puluhan batang ganja siap panen tumbuh subur.

“Diduga tanaman ganja yang ditanam ada ratusan, lantaran saat dilakukan penyelidikan pada siang hari sebelumnya, ada puluhan batang lainnya yang sepertinya sudah dipanen atau ditebas,” tukasnya.

Sementara itu, Pasi Intel Kapten Chb Purwadi mengaku hanya menemukan lahannya sementara untuk para pelaku yang menanam ini masih dalam proses pengejaran karena para Pelaku melarikan diri. Sementara barang bukti dan penyelidikan selanjutnya akan dilimpahkan ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti.

“Kita menjalankan instruksi Presiden untuk memerangi Narkoba, karena dapat menghancurkan negara. Untuk proses selanjutnya kita serahkan semua temuan ini kepada Polres Empat Lawang untuk ditindaklanjuti sesuai dengan Proses Hukum,” imbuhnya.

Purwadi menilai wilayah yang strategis dan sulit dijangkau membuat para pelaku dengan aman dan mudah untuk menanam Narkoba, dengan kondisi ini jauh dari pantauan pihak keamanan.

“Tapi kita tidak akan memberi ruang untuk mereka yang ingin merusak generasi muda bangsa, dimanapun kita akan terus perangi yang namanya Narkoba,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Penerangan Kodam II Sriwijaya (Kapendam), Kolonel Djohan ketika dikonfirmasi membenarkan anggotanya menemukan ladang ganja seluas 1 hektare. “Anggota Kodim 0405  Lahat yang menemukannya. Saat ini barang bukti sudah kita amankan. Sementara pelakunya belum dapat,” pungkasnya. (win/din)

Polisi Temukan 2 Hektare Ladang Ganja Siap Panen di Empat Lawang

EMPAT LAWANG, KS – Tim gabungan Polri dan TNI melakukan operasi gabungan pemusnahan ladang ganja siap panen dalam jumlah besar di wilayah hukum Polres Empat Lawang, Kamis (20/12/2018) sekitar pukul 09.30 WIB.

(Foto: Humas Polres Empat Lawang)

Dalam pengungkapan kasus yang telah menjadi target operasi dilakukan anggota Sat Narkoba Polres Empat Lawang itu diketahui ada sekitar dua hektare luas ladang ganja di Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang berhasil ditemukan polisi.

Dari lokasi tersebut, petugas juga berhasil mengamankan satu orang pria bernama Eko Suwandi (29) warga Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang diduga sebagai pelakunya itu saat hendak pergi ke ladang ganja tersebut.

Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan didampingi Kasat Narkoba, AKP Joni Indrajaya mengatakan, pengungkapan ladang ganja tersebut berdasarkan pengembangan dari tersangka yang telah ditangkap sebelumnya.

“Kemudian anggota sat narkoba dan Sat Reskrim Polres Empat Lawang langsung melakukan pengembangan dan melihat satu orang laki-laki lagi inisial DD sedang memanen daun ganja, namun saat anggota polisi mendekat DD melihat kedatangan polisi, lalu pria tersebut langsung melarikan diri ke dalam hutan,” terangnya, Kamis (20/12/2018).

(Foto: Humas Polres Empat Lawang)

Dari hasil yang ditemukan petugas di lokasi Desa Landur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang tersebut, kata Kapolres, petugas menemukan dua hektare tanaman ganja siap panen dengan jumlah kurang lebih 2000 batang daun ganja.

Setelah penemuan ribuan batang ganja di ladang tersebut, Kapolres bersama anggota Sat Narkoba serta Danramil setempat melakukan pemusnahan batang ganja dengan cara dibakar sebanyak 1938 batang dan dijadikan example sebanyak 62 batang dengan berat total sekitar 38,5 kilogram sebagai barang buktinya pelaku.

“Dan ketika kita kembangkan ke lokasi di Desa Landur Kecamatan Pendopo itu, kita temukan sekitar 2 ribu batang ganja,” tandasnya. (zen/win)