Polisi di Empat Lawang Diserang Sekelompok Massa, Begini Kronologisnya

EMPAT LAWANG, KS – Bentrok sekelompok massa dengan anggota polisi terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan sejak pukul 21.00 WIB malam tadi. 

Akibat bentrokan tersebut, sekitar empat orang anggota Polsek Ulu Musi menjadi korban yang mengalami luka tusuk serta luka tembak.

Informasi dihimpun dari beberapa sumber serta pihak kepolisian, menyebutkan peristiwa penyerangan sekelompok massa itu terjadi bermula ketika anggota Polsek Ulu Musi menerima laporan polisi tentang adanya kejadian pengancaman terhadap tiga orang LSM yang terjadi di Desa Tanjung Raman Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Rabu (31/7/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.

Lalu, empat orang anggota Polsek Ulu Musi berangkat ke Talang Rabu Desa Tangga Rasa Kecamatan Sikap guna melakukan penyelidikan pelaku atas laporan polisi terkait pengancaman terhadap tiga korban pengancaman yang diterima polisi tersebut.

 

Singkat cerita, anggota polisi itu pun akhirnya mendapatkan informasi bahwa pelaku pengancaman itu ada di Kuari desa Tanjung Raman, lalu para personil Polsek Ulu Musi tersebut langsung menuju ke kuari yang dimaksud.

Tak lama setiba di dekat jembatan sungai air deras Desa Tanjung Raman, polisi melihat ada salah satu dari pelaku pengancaman dimaksud yang saat itu bersama dengan rombongan teman-temannya berjumlah kurang lebih 8 orang. Personil Polsek Ulu Musi turun dari mobil dan menemui pelaku tersebut untuk bernegosiasi.

Ketika personil Polsek Ulu Musi turun dari mobil dan salah satu anggota polisi tersebut menyalurkan tangan untuk bersalaman. Namun sialnya, rombongan orang rekan pelaku itu masing-masing langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan langsung melakukan penyerangan terhadap empat anggota polisi tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi didampingi Kapolres Empat Lawang AKBP Eko kepada wartawan, Kamis (1/8/2019) juga membenarkan adanya kejadian penyerangan sekelompok massa tersebut. Menurut Kombes Supriadi, ada sekitar 13 orang dan tiga orang pelaku telah diamankan.

“Iya ada penyerangan oleh sekelompok orang malam tadi. Ada empat anggota kami kena tusuk dan kritis. Untuk saat ini sudah tiga pelaku yang sudah diamankan dari lokasi, termasuk masyarakat yang ikut menyerang ada dua orang dan sebelas orang pelaku penyerangan rumah sakit,” terangnya. (din/zen//hen)

VIDEO: Detik-detik Robohnya Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Kabupaten Empat Lawang

EMPAT LAWANG, KS – Derasnya luapan Sungai Musi di Kabupaten Empat Lawang membuat jembatan ponton penghubung antar Kecamatan Ulu Musi dengan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) roboh hingga terbawa arus sungai, Sabtu (27/4/2019).

Informasi yang dihimpun, sejumlah pihak dari Pemprov Sumsel serta Pemkab Empat Lawang langsung turun ke lokasi guna meninjau kondisi robohnya jembatan tersebut dan mengatasi masalah putusnya akses penghubung antar wilayah dua kecamatan tersebut.

“Jembatan itu memang sudah lama sekali pak dibangun. Ditambah karena derasnya arus sungai belakangan ini jembatan itu roboh tadi pagi,” ungkap Winarto, salah seorang warga setempat, Sabtu siang (27/4/2019).

Seperti diketahui, kondisi jembatan Ponton tersebut kini sudah mencapai usia sekitar 28 tahun yang dibangun saat HM Kafrawi Rahim menjabat Bupati Lahat. Diketahui pula, pada saat itu wilayah Empat Lawang masih menjadi bagian Kabupaten Lahat. (din/ak)

Sembunyikan Sabu di Sandal, Rizal Ditangkap Polisi

EMPAT LAWANG, KS – Tim buru sergap (Buser) Sat Narkoba Polres Empat Lawang mengamankan M Rizal Yogiaswara (23) warga Kelurahan Jaya Loka Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Kamis sore (7/2/2019) sekitar pukul 17.40 WIB.

Pria ini ditangkap polisi karena diduga membawa narkoba jenis sabu seberat 0,16 gram yang disembunyikan pelaku di sandal merk Golfer sebelah kiri yang di pakainya.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto SIk melalui Kasat Narkoba, AKP Joni Indra Jaya didampingi Kanit Idik 1, Ipda Adan Rahman STr K mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi masyarakat.

Dari hasil penyelidikan, dicurigai seorang laki-laki yang akan melintas ke arah Pasar Tebing dengan mengendarai sepeda motor membawa narkotika jenis sabu.

“Saat anggota Sat Res Narkoba melakukan penggeledahan badan dan pakaian pelaku, anggota menemukan satu paket yang kita duga merupakan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu seberat 0,16 gram di sandal merk Golfer sebelah kiri yang dipakai pelaku tersebut,” terangnya.

Kemudian, sambung dia pelaku dan barang buktinya tersebut langsung dibawa petugas ke Mapolres Empat Lawang guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sementara masih menjalani proses penyidikan petugas penyidik kita di Polres untuk pengembangan lebih lanjut,” tandasnya. (zen/din)

Sertijab Kapolres Empat Lawang Digelar di Prabumulih

AKBP Yudi Karyanto Resmi Jabat Kapolres Empat Lawang

PRABUMULIH, KS – Sejumlah Kapolres jajaran dan pejabat utama Polda Sumatera Selatan mengikuti upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Empat Lawang, Jumat (18/1/2019).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara memimpin langsung upacara serah terima jabatan Kapolres Empat Lawang yang digelar di Aula belakang Polres Prabumulih.

Dalam Sertijab berlangsung, Irjen Pol Drs Zulkarnain menyematkan tanda pangkat kepada AKBP Eko Yudi Karyanto SIk sebagai tanda penerimaan jabatan baru menggantikan AKBP Agus Setyawan SIk MSi.

Kemudian, diserahkan tongkat komando yang merupakan tradisi akan diserahkan kepada penggantinya dalam menjabat sebagai Kapolres Empat Lawang.

Selain itu, Kapolda Sumsel mengambil sumpah jabatan kepada perwira ini agar senantiasa menjunjung tinggi martabat Polri. Suasana Sertijab inipun berlangsung khidmat.

Seperti diketahui, Kapolres Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), AKBP Agus Setiawan dicopot dari jabatannya karena terbukti menggunakan narkoba. Hal ini disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara kepada awak media di Mapolda Sumsel, Rabu (16/1/2019) lalu.

Pencopotan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri No ST/118/I/KEP 2019 tertanggal 15 Januari 2019, yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang SDM Polri Irjen Eko Indra Heri dan digantikan oleh AKBP Yudi Karyanto, SIK yang jabatan sebelumnya menjabat Kaden B Pelopor Brimob Polda

“Betul positif dan dicopot dari jabatannya oleh Mabes Polri, dia digantikan oleh AKBP Yudi Karyanto, SIK yang jabatan sebelumnya menjabat Kaden B Pelopor Brimob Polda,” kata Kapolda. (zen/din/win)

Kapolres Empat Lawang Positif Menggunakan Narkoba

PALEMBANG, KS – Seorang kapolres di jajaran Polda Sumsel positif menggunakan narkoba. Hal ini diketahui setelah Polda melakukan tes urine mendadak dan satu kapolresnya positif.

Tes urine dilakukan pada Jumat (11/1/2019) di Mapolda Sumsel. Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara, membenarkan kabar tersebut.

“Masih penyelidikan itu. Masih diperiksa di Propam untuk buktikan kebenaran itu. Tapi kalau itu benar (ada kapolres yang positif),” kata Kapolda.

Kapolda turut memastikan bahwa sang Kapolres yang positif itu tugas di Kabupaten Empat Lawang, yakni AKBP AS. Bahkan saat ini sedang diperiksa oleh Bid Propam Polda Sumsel.

“Sejenis narkoba, tapi kalau bahasa dari kedokteran itu amfetamin. Tes urinenya hari Jumat, kalau positif saja bisa tindakan disiplin, tapi kalau ini tidak ada barang buktinya bisa dipenjara,” imbuh Kapolda.

Sejauh ini, AKBP AS masih diperiksa di Propam Polda Sumsel karena hasil tes positif. AS belum diperbolehkan pulang sebelum pemeriksaan selesai dan bisa membuktikan tidak ada mengkonsumsi obat-obatan terlarang. (*)

 

source: https://news.detik.com/

Kodim 0405 Lahat Temukan 1 Hektare Ladang Ganja

LAHAT, KS – Lahan seluas 1 hektare yang ditanami ganja siap panen di kawasan Tebing Meranti, Talang Renai Payang, Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat berhasil ditemukan personel Kodim 0405 /Lahat yang dipimpin Pasi Intel CHN Purwadi, Sabtu (5/1/2019).

Menurut Dandim 0405/ Lahat Letkol Kav Sungudi mengatakan, penemuan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah itu pihaknya melakukan penghimpunan informasi dan mengkoordinasikan ini kepada Koramil 405-05 Pendopo untuk penguasaan medan, setelah semuanya sudah siap dan matang bergerak dari Lahat Kamis (4/1/2019) dengan kekuatan 15 personil yang dipimpin oleh Pasi Intel Kapten Chb Purwadi.

Selanjutnya tiba di Koramil Pendopo, aparat TNI bergerak menuju Desa Lubuk Buntak, Kecamatan Talang Padang. Kemudian berjalan kaki sekitar 15 km menuju Talang Renai Payang Desa Lingge, kecamatan Pendopo Barat.

“Dari desa ini sekitar 500 meter, aparat bergerak ke arah lokasi ladang yang berada di kawasan tebing meranti,” terang Dandim.

Lebih lanjut dikatakan dia, aparat sempat melakukan pengepungan dan menyisir kawasan tersebut. Selanjutnya saat menaiki bukit curam diantara belukar, tampak puluhan batang ganja siap panen tumbuh subur.

“Diduga tanaman ganja yang ditanam ada ratusan, lantaran saat dilakukan penyelidikan pada siang hari sebelumnya, ada puluhan batang lainnya yang sepertinya sudah dipanen atau ditebas,” tukasnya.

Sementara itu, Pasi Intel Kapten Chb Purwadi mengaku hanya menemukan lahannya sementara untuk para pelaku yang menanam ini masih dalam proses pengejaran karena para Pelaku melarikan diri. Sementara barang bukti dan penyelidikan selanjutnya akan dilimpahkan ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti.

“Kita menjalankan instruksi Presiden untuk memerangi Narkoba, karena dapat menghancurkan negara. Untuk proses selanjutnya kita serahkan semua temuan ini kepada Polres Empat Lawang untuk ditindaklanjuti sesuai dengan Proses Hukum,” imbuhnya.

Purwadi menilai wilayah yang strategis dan sulit dijangkau membuat para pelaku dengan aman dan mudah untuk menanam Narkoba, dengan kondisi ini jauh dari pantauan pihak keamanan.

“Tapi kita tidak akan memberi ruang untuk mereka yang ingin merusak generasi muda bangsa, dimanapun kita akan terus perangi yang namanya Narkoba,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Penerangan Kodam II Sriwijaya (Kapendam), Kolonel Djohan ketika dikonfirmasi membenarkan anggotanya menemukan ladang ganja seluas 1 hektare. “Anggota Kodim 0405  Lahat yang menemukannya. Saat ini barang bukti sudah kita amankan. Sementara pelakunya belum dapat,” pungkasnya. (win/din)

Polisi Temukan 2 Hektare Ladang Ganja Siap Panen di Empat Lawang

EMPAT LAWANG, KS – Tim gabungan Polri dan TNI melakukan operasi gabungan pemusnahan ladang ganja siap panen dalam jumlah besar di wilayah hukum Polres Empat Lawang, Kamis (20/12/2018) sekitar pukul 09.30 WIB.

(Foto: Humas Polres Empat Lawang)

Dalam pengungkapan kasus yang telah menjadi target operasi dilakukan anggota Sat Narkoba Polres Empat Lawang itu diketahui ada sekitar dua hektare luas ladang ganja di Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang berhasil ditemukan polisi.

Dari lokasi tersebut, petugas juga berhasil mengamankan satu orang pria bernama Eko Suwandi (29) warga Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang diduga sebagai pelakunya itu saat hendak pergi ke ladang ganja tersebut.

Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan didampingi Kasat Narkoba, AKP Joni Indrajaya mengatakan, pengungkapan ladang ganja tersebut berdasarkan pengembangan dari tersangka yang telah ditangkap sebelumnya.

“Kemudian anggota sat narkoba dan Sat Reskrim Polres Empat Lawang langsung melakukan pengembangan dan melihat satu orang laki-laki lagi inisial DD sedang memanen daun ganja, namun saat anggota polisi mendekat DD melihat kedatangan polisi, lalu pria tersebut langsung melarikan diri ke dalam hutan,” terangnya, Kamis (20/12/2018).

(Foto: Humas Polres Empat Lawang)

Dari hasil yang ditemukan petugas di lokasi Desa Landur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang tersebut, kata Kapolres, petugas menemukan dua hektare tanaman ganja siap panen dengan jumlah kurang lebih 2000 batang daun ganja.

Setelah penemuan ribuan batang ganja di ladang tersebut, Kapolres bersama anggota Sat Narkoba serta Danramil setempat melakukan pemusnahan batang ganja dengan cara dibakar sebanyak 1938 batang dan dijadikan example sebanyak 62 batang dengan berat total sekitar 38,5 kilogram sebagai barang buktinya pelaku.

“Dan ketika kita kembangkan ke lokasi di Desa Landur Kecamatan Pendopo itu, kita temukan sekitar 2 ribu batang ganja,” tandasnya. (zen/win)

The Power Of Emak-emak di Sumsel Siap Menangkan Tiga Caleg Hanura Ini

PALEMBANG, KS – Gelombang dukungan kepada Calon Legislatif (caleg) Partai Hanura DPR RI Dapil 2, H Hendri Zainuddin SAg SH dan Caleg DPRD Provinsi Sumsel Dapil 6, Usman Firiansyah SH serta Caleg DPRD Kota Prabumulih, Hartono Hamid SH hingga kini terus bermunculan.

Kali ini serombongan The Power Of Emak-emak dari 10 kecamatan yaitu Tanjung Agung, Rambang, Gelumbang, Rambang Dangku, Lembak, Sungai Rotan, Tanah Abang,  Cambai, Prabumulih Barat dan Prabumulih Timur menyisihkan waktu hanya untuk menemui caleg bertagline ‘New Energi’ itu, Jumat (26/10/2018).

Di tengah pertemuan itu, Usman, sapaan akrabnya, menegaskan tekadnya untuk meraih dukungan murni dari seluruh lapisan masyarakat di dapil 6 dengan mentaati segala aturan KPU.

Keramahan anak petani karet kelahiran Desa Lubuk Raman, 23 Maret 1975 silam ini dihadapan sekelompok emak-emak menuai antusias bahkan secara terbuka kelompok ini menyatakan diri bersedia mensosialisasikan Usman Firiansyah dan Hendri Zainuddin sekaligus Hartono Hamid sebagai energi baru penyambung aspirasi masyarakat.

“Kami tidak akan kecewakan semua. Saya saat ini tengah menghimpun dukungan dan memberikan edukasi kepada rakyat. Sebab, yang butuh untuk diperjuangkan duduk di parlemen adalah orang yang bisa memikirkan serta memperdulikan rakyat-rakyatnya,” kata Usman saat dibincangi media Cyber ini.

Begitupun Hendri Zainuddin yang juga merupakan kandidat Presiden Sriwijaya FC ini mengungkapkan, dirinya yang selama ini telah bersinggungan dengan dunia politik selama 15 tahun terakhir, paham betul kegundahan apa yang dirasakan dan perubahan yang diinginkan rakyat.

“Saya berharap rakyat selalu menyampaikan apa saja yang menjadi masalahnya. Apakah itu masalah di ekonomi, pendidikan, pekerjaan kita tampung. Kita mau rakyat bersinergi dengan calon wakilnya di parlemen,” tegas dia.

Sementara itu, Hartono Hamid juga memiliki komitmen untuk membangun mental kewirausahaan khususnya di wilayah Dapil 3 kota Prabumulih.

“Membangun semangat kewirausahaan perlu dengan sikap dan perilaku dari mental pengusaha. Dengan konsekuensi, bekerja keras dan sanggup mengambil keputusan serta siap menghadapi resiko,” tandasnya. (*)