Belum Ada Kejelasan Soal Honor, Wasit Cabor Taekwondo Porprov XII Sumsel Pilih Walk Out

PRABUMULIH, KS – Sejumlah pertandingan semi final yang diselenggarakan di gedung Islamic Center yang berlokasi di Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin sore (25/11/2019) sekitar pukul 14.00 WIB terhenti.

Pasalnya, belasan wasit pertandingan cabor taekwondo sore ini melakukan aksi walk out (meninggalkan arena) pertandingan. Belum diketahui pasti, aksi yang dilakukan para juri atau wasit pertandingan taekwondo ini.

Baca Juga: Bandit Homestay di Prabumulih Gentayangan, Kontingen Porprov XII Sumsel Resah

Menurut pengakuan sejumlah wasit yang sempat dibincangi oleh sejumlah awak media media, aksi keluar dan tidak melanjutkan pertandingan ini disebabkan belum jelasnya pembayaran honor mereka.

Baca Juga: Ketua KONI PALI Akan Laporkan Panitia Porprov XII Sumsel ke Dewan Hakim

“Kita hanya mau kejelasan, bukan katanya, katanya, kita trauma pak makanya kita sepakat keluar sampai ada kejelasan,” kata salah seorang wasit, yang meminta namanya tak dituliskan saat ditemui usai melakukan aksi walk out, Senin sore.

Tindakan para wasit cabor taekwondo ini pun sempat membuat sejumlah ketua KONI dan ketua kontingen cabor kecewa dan merasa dirugikan.

“Kerugian jelas ada, akibat aksi mereka ini. Selain rugi waktu, kita juga harus kehilangan target pada pertandingan ini. Mesti kita yakin, kontingen kita juara umum pada cabor ini, namun kejadian ini cukup mengganggu psikologis atlet kita,” ungkap Suparman Romans, Ketua KONI Palembang, ketika berhasil dikonfirmasi di lokasi pertandingan.

Sementara, Ketua Bidang Pertandingan Cabor Taekwondo, Radenden mengaku pihaknya sudah menggelar rapat bersama belasan wasit dan memastikan pertandingan akan dilanjutkan.

“Sudah tidak ada masalah, semuanya sudah selesai mereka akan melanjutkan pertandingan,” ujar Radenden, ditemui usai rapat.

Dirinya mengaku pihaknya, segera akan menyelesaikan apa yang menjadi tuntutan para wasit beladiri taekwondo tersebut.

“Segera akan dipenuhi, tidak ada masalah lagi,” jelasnya, singkat.

Sementara pantauan media ini, akibat aksi boikot para wasit ini membuat pihak Panpel pertandingan memberikan hiburan dan mengajak para atlet dan tim official berjoget di arena lapangan pertandingan, guna menjaga suasana pertandingan tetap kondusif dan aman. (don/din)

Pemuda Pancasila Prabumulih Sesalkan Final Cabor Sepakbola Porprov XII Sumsel Diwarnai Kericuhan

PRABUMULIH, KS – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Prabumulih, Rifki Badai SH MKn mengaku prihatin dan sangat menyesalkan terjadinya insiden kericuhan, Rabu kemarin (20/11/2019) dalam laga final cabang olahraga (Cabor) sepakbola antara Kabupaten PALI melawan Musi Rawas pada pekan olahraga Provinsi (Porprov) XII Sumsel di kota Prabumulih.

“Kami sangat prihatin dan menyesalkan atas keributan dalam ajang pertandingan cabang olahraga seperti ini. Apalagi ini di ajang Porprov XII Sumsel,” kata Rifki Badai, Kamis (21/11/2019).

Ketua MPC PP Prabumulih ini mengatakan, pertandingan olahraga yang seharusnya menjunjung tinggi fair play dan semangat sportifitas, namun justru diwarnai keributan antara dua kesebelasan. 

Dia menilai hal tersebut terjadi akibat rendahnya penghayatan nilai-nilai Pancasila pada generasi muda. Menurutnya, pertandingan sepakbola yang menjunjung tinggi sportifitas seharusnya memberikan kebahagiaan dan kebanggaan.

“Terlepas apapun ini pertandingan bola, yang menjunjung tinggi sportifitas dan fairplay yang pada saat itu disaksikan anak-anak, para pemuda-pemudi, perempuan banyak disana. Karena kita nonton olahraga itu senang,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya menyampaikan agar langkah antisipasi sebelum pelaksanaan pertandingan cabor dalam Porprov XII Sumsel di kota Prabumulih ke depan harus dilakukan lebih matang. Sehingga, hal-hal seperti ini tidak terjadi kembali. 

“Yang pertama, ini harus menjadi catatan penting bagi pihak pelaksana Porprov XII Sumsel kota Prabumulih. Mari kita ciptakan sejarah dan pretasi yg baik dalam porprov ini, terutama bagi tuan rumah,” tegasnya.

Terpisah, Manajer Tim Sepakbola Kabupaten PALI, Ihsanudin menuturkan, keributan antara PS PALI dan Musi Rawas itu terjadi saat beberapa detik terakhir pada babak tambahan waktu yang dimulai oleh kiper pemain tim Musi Rawas.

“Awalnya dimulai dari majunya kiper Mura yang membantu timnya di tendangan bebas. Tapi saat berada di dalam kotak penalti, tau-tau kiper ini justru memukul salah satu pemain tim kita,” ungkapnya kepada wartawan.

Baca Juga: VIDEO: Detik-detik Ricuh Laga Final PALI Vc Mura Ajang Porprov XII Sumsel di Prabumulih

Hal itulah, lanjut dia yang memancing emosi pemain lainnya. Bahkan manager tim Mura yakni Panca dan official tim lainya juga ikut memukul pemain tim PALI, sehingga kericuhan langsung terjadi.

Baca Juga: Kronologis Lengkap Bentrok Laga Final Sepakbola Porprov XII Sumsel Antara PALI Vs Musi Rawas di Prabumulih

“Kami mempunyai semua bukti berupa video pemukulan itu. Ketua PSSI PALI justru menyelamatkan sang kiper dari para pemain PALI. Jadi kita tidak ada niat untuk memulai kericuhan. Dan yang kami sayangkan adanya pemukulan yang dilakukan manajer tim dari Musi Rawas ini,” tandasnya. (din)

Kronologis Lengkap Bentrok Laga Final Sepakbola Porprov XII Sumsel Antara PALI Vs Musi Rawas di Prabumulih

PRABUMULIH, KS – Bentrokan laga final pada pertandingan Final Cabor Sepakbola Porprov XII tahun 2019 antara PS Kabupaten PALI dan Musi Rawas lagi-lagi menyibak sebuah kenyataan buruknya para pelaku utama kompetisi profesional di Indonesia.

Padahal, pemahaman peraturan permainan bisa dibilang bagian terpenting dari sebuah pertandingan resmi. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kronologis terjadinya perkelahian antar pada pertandingan Final Cabor Sepakbola Porprov XII tahun 2019, Rabu (20/12/2019) sore sekira pukul 17.45 WIB di Lapangan Ria Jaya Komperta Pertamina EP Prabumulih diketahui bermula saat berlangsungnya pertandingan dua kesebelasan sekira menit ke 92 terjadi pelanggaran dari tim PS PALI. 

Sehingga tim PS Musi Rawas mendapat tendangan bebas di daerah pertahanan PS  PALI. Mengingat waktu pertandingan telah hampir selesai maka penjaga gawang PS Musi Rawas itu ikut naik ke pertahanan kotak 16 PS PALI.

Namun disaat kiper Musi Rawas yang tak lain Pangghi Trihatmojo menyambut tendangan bebas tersebut, tiba-tiba kiper dari Musi Rawas diduga melakukan pemukulan atau kontak fisik dengan pemain dari tim asal PALI.

Sehingga terjadi perkelahian antar pemain kedua tim yang turut melibatkan para Official maupun pemain dari bangku cadangan kedua tim.

Melihat kondisi itu, petugas kepolisian yang berada di lokasi pun langsung merelai perkelahian dan melakukan pengamanan terhadap kedua tim dari mulai dari saat pengalungan medali sampai dengan pemain dan Official meninggalkan Stadion Ria Jaya Pertamina.

Setelah kondisi dianggap aman dan kondusif oleh panitia pelaksana dan pengawas pertandingan maka pertandingan dilanjutkan kembali dengan waktu yang tersisa 1 menit. 

Sementara kiper Musi Rawas didapati mengalami sejumlah luka disekujur tubuhnya dan langsung dibawa dengan mobil Ambulance ke rumah sakit untuk ditindaklanjuti karena mengalami sejumlah akibat bentrokan tersebut.

Baca Juga: Kondisi Terkini Kiper Musi Rawas yang Jadi Korban Bentrokan Saat Final Porprov XII Sumsel di Prabumulih

Hingga pertandingan tersebut selesai pada pukul 17.30 WIB dan dilanjutkan dengan pembagian medali bagi tim yang menang.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Murshal Mahdi SE MSi membenarkan insiden keributan saat berlangsungnya final Cabor Sepakbola Porprov XII tahun 2019 antara PS PALI dan Musi Rawas tersebut.

Baca Juga: VIDEO: Detik-detik Ricuh Laga Final PALI Vc Mura Ajang Porprov XII Sumsel di Prabumulih

“Perkelahian terjadi dipicu karena tensi permainan di ajang final cukup tinggi dan tim PS Musi Rawas dalam kondisi tertinggal dari tim PS PALI,” terangnya. (din)

Kuasai Mendali Emas, Muba Masih Puncaki Klasemen

PRABUMULIH, KS – Peraihan medali emas oleh Kontingen Muba pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XII di Kota Prabumulih terus bertambah. Hingga Senin (18/11/2019) sedikitnya kontingen Muba sudah mengantongi 18 medali emas.

“Saat ini Kontingen Muba masih pada posisi teratas klasemen dan di urutan kedua diduduki Kontingen Palembang,” ungkap Ketua Kontingen Muba, Drs H Apriyadi MSi.

Dikatakan, adapun peraihan medali emas yakni dari cabor Tenis Lapangan 4 medali emas, Catur 7 medali emas, Wushu 5 medali emas, Bridge 1 medali, dan Tenis Meja 1 medali emas. “Insya Allah peraihan medali emas akan terus bertambah,” harapnya.

Kemudian untuk medali perak diperoleh dari cabor Tenis Lapangan 1 medali perak, Catur 5 pedali perak, Tenis Meja 1 medali perak, dan Soft Tenis 1 medali perak. Perunggu, Tenis Lapangan 2 medali perunggu, Catur 1 medali perunggu, Soft Tenis 1 medali peruggu, dan Wushu 2 medali perunggu.

Sekda Muba ini juga melaporkan saat ini kondisi atlet Muba dalam keadaan fit dan ia menghimbau kepada atlet-atlet kontingen Muba untuk selalu menjaga barang bawaan dan peralatan masing-masing.

“Barang-barang harus dijaga dan saling menjaga. Tetap komitmen mengedepankan pertandingan yang sportif,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza juga mengingatkan kepada atlet kontingen Muba untuk menjaga stamina dan menjaga makan dan minum.

“Utamakan kesehatan, jangan sungkan untuk konsultasi kesehatan dengan tim medis dan pendamping,” ujarnya. (nr/din)

Turnamen Sepakbola Dwipangga CUP XX 2020 Dimulai

KARANG ENDAH, KS – Komandan Batalyon Kavaleri (Danyonkav) 5/Dwi Pangga Ceta (DPC) Karang Endah, Letkol Kav Shawaf Al Amien, S. E memimpin upacara pembukaan Dwi Pangga Cup XX Tahun 2020 di lapangan sepak bola Yonkav-5 DPC Karang Endah Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Minggu (17/11/2019).

Dalam upacara tersebut, Letkol Kav Shawaf Al Amien, S. E menyampaikan tujuan diadakannya turnamen sepak bola Dwi Pangga Cup XX Tahun 2020 ini adalah untuk mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan bangsa serta selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Demi kemajuan olahraga sepak bola pemerintah khususnya Yonkav-5 menyelenggarakan turnamen Dwi Pangga Cup sebagai bentuk kepedulian Yonkav-5 ke seluruh aspek komponen masyarakat melalui bidang olahraga.

“Saya selaku Danyonkav-5 DPC Karang Endah berharap kepada para peserta untuk menjadi jagoan-jagoan berkualitas dimanapun bertanding. Jaga sportifitas dan semangat olah raga serta utamakan faktor keamanan,” tegasnya.

Turnamen sepak bola Dwi Pangga Cup XX Tahun 2020 ini digelar mulai tanggal 17 November hingga pertengahan Januari 2020 mendatang yang diikuti oleh peserta sebanyak 93 tim.

Diketahui sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Danyonkav-5 Cup, Lettu Kav Adi Supriadi menyebutkan, pemenang dalam turnamen ini akan memperoleh piala dan uang pembinaan.

“Untuk juara I akan mendapatkan piala bergilir, piala tetap dan dana pembinaan sebesar Rp 20 juta, juara II mendapatkan dana pembinaan Rp 10 juta dan piala tetap, dan juara III mendapatkan dana pembinaan Rp 8 juta dan piala tetap, serta juara IV mendapatkan dana pembinaan Rp 5 juta dan piala tetap,” bebernya seraya mengatakan begitu juga untuk top score dan pemain terbaik juga akan mendapatkan dana pembinaan. (din)

SMK Negeri 1 Sungai Rotan Kedatangan Tim Sriwijaya FC

MUARA ENIM, KS – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, kedatangan tim Sriwijaya FC, Jumat pagi (16/8/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

Tim Sriwijaya FC yang mengunjungi sekolah tersebut diketahui yakni Pelatih Kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi bersama dua pemain asing asal Brasil yang selama ini ikut berlatih bersama Sriwijaya FC yang tak lain, Hilton Moreira dan Mauricio Leal.

Baca Juga : Meski Usai Jalani Operasi, Syahrian Abimanyu Muncul Mendukung Sriwijaya FC pada Laga Terakhir di Liga 1

Baca Juga : Tak Peduli Hasil Akhir, Pelatih Sriwijaya FC Puji Skuat Mudanya

Kehadiran mereka jadi ajang silaturahmi bersama ratusan penghuni sekolah yang berada di Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim bertemakan Meet and Greet Coaching Clinic. Selain itu, Kas Hartadi pun meminta doa kepada seluruh siswa maupun guru dan staf di sekolah tersebut untuk Sriwijaya FC.

“Iya betul SMK kami kedatangan pelatih dan pemain Sriwijaya FC tadi,” ungkap Atika, salah satu guru pengajar di SMK Negeri 1 Sungai Rotan tersebut saat dihubungi Portal ini, siang tadi.

Sementara diketahui, Pelatih Kepala Kas Hartadi dan dua pemain Sriwijaya FC, Hilton Moreira dan Mauricio Leal siang tadi juga menyambangi SMA Negeri 1 Gelumbang, Muara Enim. Sebagaimana dilansir dari Tribun Sumsel, Kas Hartadi mengatakan bahwa kedatangannya ke sekolah tersebut memenuhi undangan kepala sekolah yang merupakan sahabatnya. 

“Silaturahmi saja, sekalian minta doa siapa SFC diberi kemudahan untuk naik ke Liga 1,” katanya. (din/ak)

PTMSI Prabumulih Kirim Atlet ke Kejuaraan Tenis Meja Internasional di Bali

PRABUMULIH, KS – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Prabumulih penuh prestasi yang mengharumkan nama Kota Prabumulih pada khususnya dan Provinsi Sumatera Selatan pada umumnya.

Dalam waktu dekat ini atlet senior Eko Yulius Trivida, SH akan mengikuti kejuaraan tenis meja internasional di Bali dalam rangka HUT ke-73 Bhayangkara pada tanggal 18 Juli 2019 yang akan datang.

Eko yang sehari-hari dinas di Polres Prabumulih ini adalah atlet senior Kota Prabumulih yang mewakili Sumsel. Adapun harapan nantinya apabila menang akan dapat menjadi motivasi atlet junior untuk lebih giat dalam mengejar prestasi khususnya di Tenis Meja.

Ketua PTMSI Kota Prabumulih Ir. Robinson Simorangkir didampingi Ketua Harian Depri Hartomi dalam wawancaranya kepada awak media (12/7/2019) kemarin di tempat latihan Bina Ria Komperta Pertamina Prabumulih mengatakan bahwa pembinaan dari PTMSI sudah baik yang terbukti atlit kita ada dimana-mana di luar Provinsi Sumsel.

“Ya PTMSI banyak atlet tenis meja yang berbakat Azzahra Umum Ulya sudah di DKI Jakarta, Muhammad Iqbal dikirim Dispora Ke Jogja dan banyak lagi,” katanya.

Semua atlet Tenis Meja Kota Prabumulih yang tentunya perlu diadakan program dari KONI serta Pemerintahan Kota Prabumulih lebih berperan lagi memberikan support terutama pembiayaan dalam pembinaan kepada Atlet Tenis Meja dengan harapan akan menjadi program andalan untuk mencetak atlet yang berharap Nasional bahkan Internasional di masa yang akan datang.

‘’Selamat bertanding kepada senior Eko semoga bisa membawa nama baik Kota Prabumulih dan Sumsel pada Umumnya,’’ harap Robinson yang sehari-harinya bekerja di PT Pertamina Prabumulih.

Sementara itu Kapolres Prabumulih  AKBP Tito Hutauruk, S.I.K, M.H yang dihubungi melalui ponsel mengatakan dan berharap semoga lancar dan dapat menampilkan prestasi yang membanggakan dan bisa membawa nama Polri. (din/don)

Jaga Kebugaran Fisik, Yonkav-5/DPC Rutin Laksanakan Oraum

KARANG ENDAH, KS – Batalyon Kavaleri-5/Dwipangga Ceta melaksanakan kegiatan olahraga umum (oraum) yang dilaksanakan di lapangan Kompi 51 Agresor, Jumat (5/7/2019).


Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Personil diantaranya mulai dari Danyon, Wadan serta para Danki dan para Pasi sekaligus Bintara serta Tamtama dengan menggunakan baju aerobic merah. Karena olahraga meliputi Futsal, Takraw, dan bola Volley.

Danyonkav-5/DPC Karang Endah, Letkol Kav Shawaf Al Amien, S.E menuturkan kegiatan tersebut, merupakan kegiatan rutin setiap hari Jum’at, bertujuan agar prajurit Yonkav-5/DpC memiliki kesehatan fisik dan kebugaran fisik yg prima demi menunjang kegiatan rutinitas setiap hari.

“Olahraga di pagi hari diharapkan agar anggota Yonkav-5/DPC tetap semangat dalam melaksanakan tugas dengan baik dan aman, serta dibutuhkan kesehatan yg prima,” ujarnya. (din/ak)

Sambut HUT Bhayangkara Ke-73, Polres Prabumulih Gelar Perlombaan Bertema Jiwa Sportif Menumbuhkan Semangat Kerja Berprestasi

PRABUMULIH, KS – Kepolisian Resor Prabumulih, Polda Sumatera Selatan, mengadakan lomba Badminton antar satuan fungsi dan Polsek jajaran bertempat di GOR Harmonis Kel Tugu Kecil Kec Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Jumat (14/6/2019) pagi.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K.,M.H mengatakan, lomba Badminton ini diikuti oleh seluruh satuan fungsi dan Polsek jajaran yang ada di Polres Prabumulih.

Bertemakan “Jiwa Sportif Menumbuhkan Semangat Kerja Berprestasi”, perlombaan badminton ini dibagi menjadi dua bagian yaitu antar Pejabat Utama Polres Prabumulih dan antar personel Polres Prabumulih.

Pertandingan antar personel Polres Prabumulih sendiri keluar sebagai juara pertama yaitu dari Sat Samapta Bripka Irwan dan Bripka Murtopo setelah mengalahkan pasangan dari Bag Ren Bripka P.H Tarigan yang berpasangan dengan Briptu Fathurahman.

Sedangkan diperebutan peringkat tiga dimenangkan oleh pasangan dari Sat Narkoba Briptu Andi dan Bripda Fahri yang mengalahkan pasangan dari Sat Lantas Aiptu Suparno dan Bripka Krisman.

Sementara di group PJU Polres, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H yang berpasangan dengan Kasat Sabhara AKP A. Jauhari, S.H menjadi juara pertama setelah mengalahkan pasangan Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Abdul Rahman, S.H yang berpasangan dengan Kasat Binmas Iptu Sri Djumiati, S.H.

“Kegiatan perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 73 yang akan diperingati 1 Juli nanti,” kata Kapolres seraya menuturkan selain perlombaan, masih banyak kegiatan-kegiatan lainnya seperti bakti sosial dan lomba lainnya yang akan dilakukan. (*) 

 

Sumber : Humas Polres Prabumulih

Editor : Dhino

Ada 7 Cabang Olahraga Direncanakan Akan Dilombakan Di Peparprov Ke-2 Prabumulih Mendatang

PRABUMULIH, KS – Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Selatan (Sumsel) Ryan Yohwari mengatakan ada sekitar tujuh cabang olahraga direncanakan akan diperlombakan dalam Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) ke-2 di Prabumulih mendatang.

“Rencananya ada sekitar tujuh cabang olahraga yang nantinya diperlombakan beberapa diantaranya olahraga bulutangkis, atletik, renang, catur, futsal, dan lainnya. Kami juga berterima kasih kepada Prabumulih yang mau jadi tuan rumah tahun ini,” ungkap Ryan belum lama ini.

Dengan dilaksanakannya Peparprov di kota Prabumulih nanti, kata dia, pihak NPC Sumsel pun berharap agar gaungnya lebih dikenal dan didengar hingga ke seluruh Indonesia. Apalagi, setiap wilayah kabupaten dan kota khususnya di Sumsel ini telah memiliki pengurus NPC.

“Semua wilayah per Kabupaten dan Kota akan mengirimkan 40 atletnya, untuk memeriahkan Peparprov ini,” terang dia seraya menyebutkan pemerintahan kota Prabumulih juga mendukung penuh pelaksanaan Peparprov di Prabumulih.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Pemkot Prabumulih, Joko Firdaus SPd menyatakan kesiapan Pemkot Prabumulih yang menjadi tuan rumah Peparprov ke-2 tersebut, baik dari segi anggaran dan juga tempat pertandingan.

“Pelaksanaan Peparprov ini, jauh lebih mudah. Apalagi, dari segi anggaran dan sarana juga tidak terlalu komplek. Makanya, kita yakin bisa terlaksana dengan baik,” terangnya. (run/din)