IWAPI Pusat Serahkan Bantuan Korban Bencana Banjir Kikum Lahat

LAHAT, KS – Pasca Banjir Bandang yang terjadi beberapa hari lalu, bantuan buat para masyarakat Kikim Timur terus berdatangan.

Hal ini terlihat langsung dari lokasi Posko Kecamatan Kikim Timur yang berada di Pendopoan rumah dinas Camat Kikim Timur. Diantaranya, dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Pusat, SKK Migas, Pengajian Cik Ujang, Puteri Cilik, dan berbagai pihak serta para dermawan pada Sabtu (18/1/2020).

Ny. Lidyawati Cik Ujang mendampingi Ketua Iwapi Provinsi Ny.Ir. Reni Marsiana SE menyerahkan langsung bantuan dari IWAPI Pusat yang berupa telur.

Istri dari orang nomor satu di Bumi Seganti Setungguan Ny. Lidyawati Cik Ujang ini mengatakan, kegiatan bersama Iwapi Kabupaten Lahat ini merupakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama bagi korban bencana banjir.

“Hari ini kita bersama Iwapi Kabupaten Lahat, mendampingi Ketua Iwapi Propinsi Sumatera Selatan menyerahkan bantuan dari Iwapi Pusat,SKKmigas, Putri Cilik, Pengajian Cik Ujang, dan para dermawan lainnya,” katanya.

Ditambahkan Lidya, bahwa bantuan ini merupakan untuk masyarakat Kikim Timur dan Pseksu,dengan harapan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir bandang.

“Semoga bantuan dari berbagai pihak ini,bisa membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir bandang,” tambah Lidya.

Ia juga menghimbau kepada para dermawan,jika ingin membantu para korban banjir,saat ini yang sangat dibutuhkan masyarakat selain tempat tinggal yang aman,juga sepatu buat anak-anak sekolah.

“Kami juga menghimbau kepada semua pihak dan para dermawan, saat ini selain tempat tinggal yang aman, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat adalah sepatu buat anak-anak mereka sekolah, kalau buku dan tas ini sudah kita salurkan melalui Posko-posko yang ada di Kabupaten Lahat ini,” imbau Istri Bupati Lahat ini.

Sementara itu, Ketua Iwapi Propinsi Ir. Reni Mardiana SE.l yang mewakili Iwapi pusat memberikan support untuk masyarakat Kabupaten Lahat yang terdampak banjir bandang.

“Mewakili Iwapi Pusat, kita selaku Iwapi Propinsi bersama Bunda Lidyawati Cik Ujang dan seluruh pengurus serta anggota Iwapi Kabupaten Lahat ikut ber-empati atas musibah banjir bandang yang menimpa masyarakat kabupaten Lahat, semoga kita semua bisa lebih sabar dan ikhlas menerima cobaan ini, yakinlah dibalik musibah banjir bandang ini pasti Tuhan punya rencana yang jauh lebih baik lagi, tetap jaga solidaritas dan rasa kekeluargaan agar tetap terjalin silaturahmi dengan baik,” support Reni.

Camat Kikim Timur Pebroni SE MM didampingi oleh Ketua TP Kecamatan Marliyanti Pebroni dan Sekcam Kikim Timur Egawarti menerima langsung Bunda Lidyawati Cik Ujang dan rombongan.

“Mewakil masyarakat Kikim Timur, kami mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuannya, kepada Bunda Lidyawati Cik Ujang, Keluarga besar Iwapi dan semua pihak serta para dermawan,dan ini akan segera kami salurkan kepada para masyarakat yang terdampak banjir bandang, melalui para kadesnya masing-masing,semoga segala Kebaikkan dan bantuan ini akan dibalas Kebaikkan yang berlipat ganda,” pungkasnya. (*)

Baru Dibangun Dari Bangub, Granit Trotoar Sudirman Prabumulih Banyak yang Pecah

PRABUMULIH, KS – Belum genap sebulan dipasang, granit trotoar Jalan Jenderal Sudirman Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) sudah banyak yang rusak dan pecah. Hal itu sangat disayangkan oleh sejumlah masyarakat, terutama pejalan kaki.

Dari pantauan KS.com, Jumat (17/1/2020), kondisi ini terjadi pada sejumlah kedua sisi jalan, baik dari arah Patung Kuda Simpang Muara Dua tepatnya sebelum Bank Sumsel Babel maupun sebaliknya dari arah SPBU Relly Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Granit yang merupakan sebagai salah satu material trotoar tersebut diduga sering dilintasi oleh sejumlah pengendara kendaraan roda dua dan tidak merekat dengan kuat, sehingga material tersebut kini banyak yang rusak dan pecah. 

Akibatnya, trotoar yang dibangun dari dana menggunakan Anggaran Bangub pada tahun 2019 senilai Rp10,667 miliar itu sangat mengganggu dan membahayakan pejalan kaki yang melintas di trotoar karena material yang berserakan.

“Trotoar ini kalau tidak salah baru dibangun akhir 2019 tadi mas. Tapi sekarang sudah ada yang rusak,” ungkap Andika, salah seorang warga Kelurahan Prabu Jaya Kota Prabumulih.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar lokasi trotoar yang pecah dan rusak tersebut, Ahmad sangat menyayangkan dengan kondisi trotoar yang baru dibangun, tapi sudah rusak lagi.

“Yang buat rencana pembangunan itu sebetulnya yang tidak matang, masak bangun trotoar sampai ke jalur-jalur gang jalan juga. Mau gimana lagi kalau sudah begini batunya banyak yang pecah terus bertebaran. Kalau ada kesandung dan jatuh yang celaka,” tandasnya. (din)

Warga Keluhkan Trotoar Rusak dan Berlubang di Simpang Pandean Prabumulih

PRABUMULIH, KS – Kondisi rusaknya sarana pejalan kaki di kawasan Jalan Alipatan (pandean) tepatnya pertigaan Simpang BNI Lama Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih membuat sejumlah warga mengeluh.

Sarana yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki ini rusak bahkan berlubang sejak lama, namun sampai saat ini belum ada upaya perbaikan lebih lanjut.

“Kalau kerusakan trotoar itu setahu saya sudah hampir satu tahun ini pak dan sampai sekarang belum ada perbaikannya,” ujar Rizal Dhani, salah satu warga di sekitar lokasi, Rabu (15/1/2020).

Selain itu, kata dia drainase di atas trotoar tersebut tidak berfungsi. Titik kerusakan drainase menyebar di sebagian Jalan Alipatan bahkan hingga ke Jalan Jenderal Sudirman.  Saat hujan, drainase akan memuntahkan berbagai material seperti pasir, batu, dan sampah bersama air hujan yang meluap dari dalamnya.

“Trotoarnya sendiri hancur lebur pak, apalagi drainase nya seperti dibiarkan begitu saja,” ungkapnya seraya berharap kepada pemerintah untuk segera dilakukan perbaikan.

Terkait kondisi drainase yang rusak tersebut, pihak Perusahaan Kota melalui dinas terkait sementara ini belum memberikan keterangan resminya. (din)

Ancam Demo Minta Pemkot Prabumulih Tegas Soal Kompetensi PHL Dianulir

PRABUMULIH, KS – Polemik uji kompetensi seleksi perekrutan pegawai harian lepas (PHL) yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Prabumulih mendapat banyak tanggapan dari beberapa pihak, termasuk OKK MPC Pemuda Pancasila Kota Prabumulih.

Ketua OKK MPC Pemuda Pancasila Kota Prabumulih sekaligus Eks Opicio Ketua Generasi Muda FKPPI Kota Prabumulih, Rudiansyah mengaku sangat prihatin dengan kondisi birokrasi yang sekarang sedang berjalan.

“Dimana yang menjadi korban adalah para PHL. Dari pernyataan yang disampaikan oleh BKPSDM pada hari senin tanggal 13 januari 2020 pada salah satu media cetak dengan tegas bahwa hanya 11 pelamar yang diakomodir. Hal ini sangat bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh wakil ketua DPRD Ahmad Palo pada diskusi di dewan beberapa hari kemarin,” ungkap Rudiansyah.

Menurutnya, dalam pertemuan diskusi di Gedung DPRD Kota Prabumulih tersebut, pihak DPRD kota Prabumulih dalam hal ini, Wakil Ketua I DPRD Kota Prabumulih, Ahmad Palo SE menyatakan bahwa tes PHL yang sudah dilakukan oleh OPD terkait kemarin dianulir (dianggap tidak pernah terlaksana atau dibatalkan).

“Oleh karena itu, kami mendesak Pemerintah Kota Prabumulih harus segera dengan tegas menjawab hal ini, agar masalah ini tidak terombang-ambing. Jangan seolah-olah dianggap sepele, kita mesti ingat loh ratusan bahkan ribuan orang yang menjadi korban karena masalah ini,” terang dia.

Pihaknya juga meminta kepada Pemkot Prabumulih untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pembatalan pelaksanaan uji kompetensi PHL sebagaimana dinyatakan oleh pihak DPRD Kota Prabumulih tersebut serta mempertemukan pihak penyelenggara tes uji kompetensi PHL dalam hal ini Kepala BKPSDM Kota Prabumulih.

“Bayangkan berapa banyak air mata yang mereka keluarkan saat mereka membaca pengumuman dari hasil tes kemarin bagi yang tidak lulus membaca hasil pengumuman itu. Berapa besar coba anggaran yang sudah dikeluarkan untuk tes tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut Rudi menyampaikan, bahwa pihaknya mengancam akan turun ke jalan apabila permasalahan ini tidak ada kejelasan dalam waktu seminggu kedepan.

“Untuk itu apabila hal ini tidak segera ditanggapi maka kami tidak akan segan-segan untuk turun ke jalan meminta kejelasan tentang masalah ini. Rencananya dalam minggu-minggu ini kami akan kembali ke gedung rakyat menuntut hal ini untuk meminta segera dipertemukan langsung dengan pihak OPD dalam hal ini dinas terkait dikepalai oleh saudara benny rizal,” tegasnya.

“Dan juga kami mengimbau pihak Inspektorat, BPK bahkan kejaksaan negeri prabumulih untuk mengevaluasi mengenai anggaran yang dikeluarkan oleh pelaksanaan tes PHL kemarin apabila hasil tes kemarin benar dianulir. Karena kita mesti ingat bahwa dalam setiap pelaksanaan kegiatan dalam pemerintahan hendaknya betul-betul dipikirkan dengan matang agar tidak terjadi seperti buang-buang anggaran,” bebernya. (din)

Pertamina EP Prabumulih Bantah Kematian Hewan Ternak Warga Akibat Limbah Minyak Mentah

PRABUMULIH, KS – Terkait keluhan warga soal seekor sapi jantan yang ditemukan mati akibat meminum air sungai diduga sudah tercemar limbah minyak mentah di Desa Manunggal Makmur Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim dibantah oleh PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih.

Pihak PT Pertamina mengaku telah melakukan pertemuan dan pemeriksaan secara langsung di lokasi kejadian pada tanggal 14 Januari 2020 yang lalu.

“Namun pada saat didatangi, posisi sapi sudah tidak ada. Menurut keterangan pemiliknya, sudah disembelih dan daging sudah dijual,” kata PT Pertamina EP Prabumulih Field melalui Atika Rusy Asset 2 Government Relations Analyst saat dibincangi portal ini, Jumat (17/1/2020) siang.

Atika juga mengatakan dugaan terjadinya pipa milik Pertamina yang bocor serta mengakibatkan air sungai sekitar kebun warga di Desa Manunggal Makmur yang diduga tercemar minyak mentah itu pun telah ditindaklanjuti oleh pihak PT Elnusa Mitra selaku mitra kerja Pertamina EP Prabumulih Field.

“Terkait sungai, juga telah dilakukan pembersihan oleh PT Elnusa mitra kerja Pertamina EP Prabumulih Field. Kegiatan juga didampingi Kadus dan diketahui Kades. PT Elnusa juga selalu melakukan pengawasan secara rutin,” tegasnya. (din)

Nunggak Bayar Listrik 2 Bulan, Siap-siap MCB Dicabut PLN

PRABUMULIH, KS – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Prabumulih menargetkan pada tahun 2020 sudah tidak ada lagi tunggakan pada masyarakat yang masih memakai sistem amper listrik. Hal itu disampaikan oleh Kepala PLN Kota Prabumulih, Sumardi, saat ditemui di kantornya, Kamis (16/1/2020).

“Alhamdulillah masyarakat Prabumulih dari tahun sebelumnya mulai tertib dalam pembayaran listrik meskipun masih ada yang memang beberapa menunggak namun tidak terlalu banyak dari tahun sebelumnya,” ungkap Sumardi kepada wartawan, Kamis (15/1/2020).

Ditanya masalah target Sumardi mengaku, tidak terlalu banyak target hanya saja dia berharap kepada pelanggan yang menunggak agar dalam waktu 2 bulan ditahun 2020 ini sudah tidak ada lagi tunggakan, apalagi listrik merupakan kebutuhan pokok.

“Untuk ditahun 2020 ini tak perlu banyak target yang penting masyarakat harus bersih dari tunggakan karena sebelumnya sudah dikasih imbauan sampai kepedesaan jangka waktu 2 bulan untuk segera membayar listrik,” tegasnya.

Jika menunggak 2 bulan pembayaran maka MCB (Miniature Circuit Breaker) listrik di rumah pelanggan akan dicabut sementara dan akan diberi jenjang waktu lagi selama 3 bulan, jika tetap tidak membayar maka dengan terpaksa akan amper akan dibongkar.

Lalu bagi yang sering mencuri ampere listrik maka sanksinya akan dikenakan denda sesuai dengan peraturan berlaku.

“Bagi yang telah dicabut kalau ingin memasang lagi maka diharuskan membayar tunggakan dan dialihkan ke sistem prabayar atau token pulsa tanpa membayar biaya pemasangan kecuali ampere tersebut sudah mati baru biaya pemasangan, Untuk itu kami meminta masyarakat agar tertib membayar tunggakan,” harap Sumardi.

Sementara itu Gandi, seorang warga jalan Jendral Sudirman mengungkapkan, selama ini PLN Prabumulih konsisten meningkatkan pelayanan dan jarang melakukan pemadaman sehingga pelanggan harus tertib membayar.

“Listrik itu kebutuhan pokok kalau dicabut kita juga dak bisa apa-apa baik ingin menonton, masak nasi atau kebutuhan lainnya tidak bisa dilakukan. Kita bersyukur sekarang pelayanan PLN Prabumulih makin meningkat dan jarang padam,” tandasnya. (din)

PWI Sumsel Buka Dompet Peduli Korban Banjir

PALEMBANG, KS – Sejumlah bantuan untuk korban bencana banjir yang melanda di wilayah Kabupaten Lahat terus mengalir. Kali ini datang dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan menggelar penggalangan dana bantuan.

Baca Juga : VIDEO : Belasan Rumah Warga di Lahat Hanyut Terbawa Banjir

PWI Sumsel juga bekerjasama dengan FKPPI Sumsel sudah mulai membuka dompet peduli guna meringankan beban korban bencana banjir dan banjir bandang yang melanda warga masyarakat di Lahat.

Baca Juga : Jembatan Penghubung Desa di Lahat Roboh Dihantam Banjir

Hal tersebut sebagaimana diintruksikan oleh Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar bahwa diharapkan kepada seluruh jajaran anggota kepengurusan PWI yang ada di wilayah Sumsel dapat membantu para korban yang terkena dampak bencana banjir tersebut.

“Kita secara spontan membuka dompet peduli ini. Mudah-mudahan bantuan yang terkumpul nanti bisa meringankan beban para korban banjir,” harapnya. (din)

Mantan Ketua MPC PP Prabumulih Periode 2010-2014 Tutup Usia

PRABUMULIH, KS – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Mantan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kota Prabumulih periode 2006-2010 dan 2010-2014, Iskandar Romuzun meninggal dunia, Rabu (15/1/2020).

Kakak kandung dari Asmawati Marzuki Ali ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) AR Bunda kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), siang tadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga : MPC PP Prabumulih Hantarkan DPC Srikandi dan SAPMA Menuju Muscab Pertama

“Almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit Bunda Prabumulih karena sakit,” ucap salah satu kerabatnya kepada wartawan, Rabu (15/1/2020).

Kini, jenazah sudah diberangkatkan menuju kampung halaman di wilayah Kelurahan Gunung Ibul tepatnya di belakang Hotel South Sumatera Kota Prabumulih untuk dimakamkan.

Segenap keluarga besar Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumsel dan MPC Pemuda Pancasila Kota Prabumulih beserta seluruh Srikandi, Satuan Pelajar Mahasiswa (SAPMA) maupun Komando Inti (KOTI) Pemuda Pancasila Kota Prabumulih mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke Rahmatullah Bapak Iskandar Romuzun.

Baca Juga : Minta Pelaksanaan Uji Kompetensi PHL Prabumulih Diaudit Secara Menyeluruh

“Kami turut belasungkawa atas meninggalnya Mantan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kota Prabumulih periode 2006-2010 dan 2010-2014, Iskandar Romuzun. Semoga arwah almarhum mendapatkan tempat yang layak disisi Allah SWT dan kepada keluarga yang ditinggalkan senantiasa tabah dan sabar dalam menerima cobaan ini. Amin,” ungkap Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumsel M Yansuri, S.IP didampingi Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Prabumulih, Rifki badai SH MKn. (*)

Kelurahan Lestari Gelar MTQ dan Festival Nasyid Ke – X Tingkat Kelurahan

ASAHAN, KS – Kelurahan Lestari, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan gelar MTQ dan Festival Nasyid Ke – X Tingkat Kelurahan Lestari Tahun 2020, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Lestari Jalan Ir. Juanda Kisaran, Rabu (15/01/2020).

Pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid Ke – X Tingkat Kelurahan Lestari di hadiri Camat Kisaran Timur Irwandi. SE yang diwakili oleh Sekretaris Camat Kisaran Timur ( Sekcam ) Taufan Irianto, Lurah Lestari Hendy Bakti Pratama Tambunan. SSTP, Sekretaris Lurah Lestari ( Seklur ) Mahdin Pasaribu,  Kasi Ekonomi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Lestari Naswati Junita. SE, Ketua Imtaq Sahris. Spdi.

Selanjutnya, hadir juga Ketua LPM ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ) Kelurahan Lestari H. Busman. S, Babinsa Kelurahan Lestari Serda. Agus Irwanto, Ketua. PKK ( Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga ) Kelurahan Lestari dr. Chrisna. D. Tumanggor, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Lingkungan ( Kepling ) Se – Kelurahan Lestari, dan Masyarakat.

Adapun jumlah peserta MTQ Dan Festival Nasyid Ke – X Tingkat Kelurahan Lestari Tahun 2020 berjumlah 74  peserta, yang terdiri 22 peserta Tartil Putra, 29 peserta Tartil Putri, 8 peserta Tilawah Anak Putra, 4 peserta Tilawah Putri, 5 peserta Tilawah Remaja Putra, 6 peserta Tilawah Remaja Putri.

Yang menjadi Dewan Juri pada MTQ dan Festival Nasyid Tingkat Kelurahan Lestari Tahun 2020, Sahris S.pd.i, Ibrahim Harahap. S.pd.i, Mhd. Sani Manurung.

Lurah Lestari Hendy Bakti Pratama Tambunan, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Asahan yang menjadikan Asahan Religius, Cerdas, Sehat, dan Mandiri.

“Kegiatan ini juga dapat mempererat tali silaturahmi masyarakat Lestari, dan juga meningkatkan kecintaan generasi muda dalam membaca Qur’an, serta dapat menerapkan di tengah – tengah masyarakat,” harapnya. (*)

Pasutri di Way Serdang Mesuji Alami Luka Bakar

+BPBD Mesuji Kunjungi Lokasi Rumah Korban Kebakaran di Way Serdang

MESUJI, KS – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji Syahril didampingi Camat Way Serdang Kabupaten Mesuji, Lampung, Hi Anwar Pamuji, SE beserta rombongan melakukan peninjauan ke lokasi rumah warga di Desa Panca Warna Kecamatan Way Serdang, Rabu (15/1/2020).

Musibah kebakaran yang dialami Munasir, salah seorang warga yang menjadi korban kebakaran karena diduga kebocoran gas LPJ di rumahnya yang terjadi tadi malam itu, mengakibatkan korban dan istrinya, Sarikem mengalami luka bakar yang harus diberikan perawatan oleh tim medis rumah sakit.

“Untuk sementara ini, kami pihak BPBD sudah meninjau ke lokasi kebakaran rumah warga tersebut. Dan hasilnya dari lokasi kejadian akan kita laporkan kepada Bupati dan segera kami tindak lanjuti,” ujar Syahril saat dibincangi portal ini di lokasi, Rabu siang (15/1/2020).

Dikatakan kepala BPBD Mesuji ini, untuk kedua korban kebakaran yakni Munasir dan Sarikem saat ini masih diberikan perawatan intensif oleh tim medis di Rumah Sakit (RS) Penawar Medical, Tulang Bawang karena luka bakar yang dialami keduanya cukup serius.

“Kedua korban atau pemilik rumah yang mengalami musibah kebakaran ini masih dirawat di rumah sakit Penawar Medical yang berada di desa penawar jaya kecamatan Banjar Margo kabupaten Tulang Bawang, akibat luka bakar yang dialami keduanya,” tutupnya. (*)