Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Prabumulih · 10 Mei 2022 WIB ·

Bukan Ledakan Pipa Gas, Namun Uap dari Oil Pit yang Terbakar


 Senior Manager Limau Field, Zulfikar Akbar (Foto: KSdotcom) Perbesar

Senior Manager Limau Field, Zulfikar Akbar (Foto: KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Pertamina EP Limau Field (PEP Limau) memberikan klarifikasi atas kebakaran di Stasiun Kompresor Gas 1 (SKG 1) yang berada di Desa Kemang Tanduk Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, pada Senin (9/5/2022) kemarin.

Senior Manager Limau Field, Zulfikar Akbar menyampaikan bahwa yang terbakar adalah uap gas/kondensat yang terakumulasi di sekitar oil pit dan rawa, dan bukan ledakan pipa gas.

Sekitar pukul 06.00 WIB pagi, tercium bau menyengat uap gas/kondensat dan arah rawa. Kondisi ini segera dilaporkan operator kepada pengawas. Belum sempat diambil tindakan, tiba-tiba terjadi letupan dari sumber yang belum diketahui dengan pasti.

Ketika tim melakukan evakuasi dan pemadaman, diketahui dua orang warga dengan inisial K (52) dan N (47) terkena sambaran api. Dua warga tersebut sedang melintas di depan jalan SKG 1 mengendarai sepeda motor.

Operator melakukan pemadaman di oil pit dan rawa yang terbakar menggunakan fire pump, dan mendatangkan dua unit-fire truck dari Limau Field dan Prabumulih Field.

Sekitar pukul 08:00 WIB, api berhasil dipadamkan, sambil terus dilakukan pendinginan dan pengamanan di sekitar lokasi oil pit dan area rawa. Paralel dengan proses pemadaman api, tim mengevakuasi dua korban ke RS Pertamina Prabumulih untuk mendapat penanganan medis.

Kemudian, dirujuk ke salah satu rumah sakit di Palembang untuk mendapat penanganan yang terbaik yang memiliki fasilitas penanganan luka bakar

Perkembangan kondisi vital pasien pada pukul 06.45 WIB, kedua pasien dalam tingkat kesadaran penuh dan baik. Pertamina EP turut memberikan bantuan akomodasi kepada keluarga korban yang menunggu di Palembang. Pertamina EP turut prihatin dan bersimpati kepada kedua korban. Pertamina EP jawab atas kejadian yang menimpa kedua korban. nggung

Pasca dilakukan mitigasi awal, tidak terdapat kerugian yang mempengaruhi operasional SKG 1 sebagai penyuplai kebutuhan own use gas di Limau Field.

Peristiwa ini sedang dalam proses evaluasi dan Pertamina terus melakukan continuous improvement dalam meningkatkan kehandalan fasilitas operasi, dengan selalu mengedepankan aspek HSSE sebagai prioritas utama. (***)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Rutan Kelas II B Prabumulih Bersama Puskesmas Sukajadi Lakukan Vaksinasi untuk WBP

5 Desember 2022 - 19:46 WIB

Peduli Kemanusiaan, Demokrat Prabumulih Kembali Berikan Kursi Roda Bagi Warga Membutuhkan

30 November 2022 - 23:06 WIB

Petugas Sensus Regsosek BPS Prabumulih Protes, Honor Belum Dibayar

29 November 2022 - 23:45 WIB

Gerakan Berbagi Sarapan Demokrat Prabumulih, Bagi-bagi Kebahagiaan Dimulai dari Pagi Hari

25 November 2022 - 13:43 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Peduli dan Berbagi, Demokrat Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Muara Dua

22 November 2022 - 19:10 WIB

Trending di Politik