Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 29 Sep 2021 WIB ·

Balada Baron Jual Sabu di Prabumulih karena Butuh Biaya Cuci Darah Orangtuanya


 Balada Baron Jual Sabu di Prabumulih karena Butuh Biaya Cuci Darah Orangtuanya (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

Balada Baron Jual Sabu di Prabumulih karena Butuh Biaya Cuci Darah Orangtuanya (Foto: Ist/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Heri Spiro alias Baron, pria berdomisili di Perumahan Kepodang Indah RT 05 RW 03 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, diamankan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih karena menjual sabu.

Pekerjaan terlarang itu terpaksa dilakukan Baron karena dirinya saat ini sedang membutuhkan biaya pengobatan cuci darah kedua orang tuanya. 

Di tengah himpitan kebutuhan hidup yang mencekik, anak ketiga dari empat bersaudara ini terjerembab dalam jaringan narkoba. Seorang teman yang tidak lama dikenal dari wilayah desa Pengabuan Kabupaten PALI menawarinya untuk menjual sabu.

“Saya sedang butuh biaya untuk cuci darah ibu dan bapak saya pak,” ujar tersangka Baron saat diwawancarai KSdotcom usai press rilis digelar BNNK Prabumulih, Rabu (29/9/2021).

Dituturkan Baron, dirinya terpaksa mengedarkan sabu karena desakan masalah ekonomi di tengah membutuhkan biaya pengobatan kedua orang tuanya.

Tersangka ini pun mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga bingung mencari uang untuk cuci darah kedua orang tuanya. Ia harus memutar otak untuk mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan biaya pengobatan tersebut.

“Orang tua saya harus cuci darah di Palembang satu minggu sekali. Saya membutuhkan biaya Rp 2 juta untuk membawa mereka ke Palembang,” ucap Baron dengan nada terbata-bata serta matanya yang berkaca-kaca.

Sementara itu, Kepala BNNK Prabumulih, AKBP Ridwan melalui Koordinator Pemberantasan, A Gamal Al Rasyid SH MH menegaskan, perbuatan tersangka sebagai pengedar narkoba jenis sabu di Prabumulih sudah berulang kali.

“Tersangka merupakan TO (Target Operasi) kita yang memang dikenal licin. Tersangka kita kenakan Pasal 114 ayat 2 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman pidana pasal ini tidak main-main, hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun” tegas A Gamal. (dn)

Artikel ini telah dibaca 1,618 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Besok! Podcast Perdana PWI BISA Hadirkan Pj Bupati Muba

24 Januari 2023 - 20:06 WIB

Ini Langkah Deni Victoria Usai Dilantik Jadi Ketua DPC Demokrat Prabumulih

21 Januari 2023 - 11:37 WIB

Bapas Palembang Lakukan Pendampingan Calon Asesor Asesmen Napi Rutan Kelas II B Prabumulih

20 Januari 2023 - 11:02 WIB

Berkas Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Prabumulih P21, Tiga Tersangka Segera Diadili

19 Januari 2023 - 21:31 WIB

Besok! AHY Diagendakan Lantik Ribuan Pengurus DPC Demokrat se-Sumsel

18 Januari 2023 - 17:20 WIB

Bank Sumsel Babel Prabumulih Serahkan Bantuan CSR 2 Unit Bedah Rumah dan Mesin Pengolah Daun Nanas

11 Januari 2023 - 15:41 WIB

Trending di Prabumulih