Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Kabar TNI · 11 Mar 2021 WIB ·

Antisipasi Ketegangan di Blue Line Lebanon-Israel, Satgas BMIKG XXIII-O Inspeksi Rutin Kesiapan Kendaraan Perang


 Antisipasi Ketegangan di Blue Line Lebanon-Israel, Satgas BMIKG XXIII-O Inspeksi Rutin Kesiapan Kendaraan Perang Perbesar

LEBANON – 24 prajurit dari Yonkav 5/DPC Karang Endah, Kabupaten Muaraenim yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis Indobatt Kontingen Garuda (BMIKG) XXIII-O melaksanakan inspeksi rutin kesiapan kendaraan, dalam rangka mengantisipasi ketegangan di Blue Line Lebanon-Israel.

Hal itu diungkapkan Danyonkav 5/DPC, Mayor Kav Muslim Rahim Tompo, S.H., M.Si melalui Pabintal Yonkav 5/DPC Karang Endah Kapten Kav Danu Dewa Bratha melalui via WhatApp, Kamis (11/3/2021).

Menurut Danu, 24 prajurit Yonkav 5/DPC Karang Endah yang ditugaskan di Lebanon dalam keadaan sehat saja.

“Alhamdulilah kami (prajurit Yonkav 5/DPC, red) sementara aman, lancar, dan terkendali,” pungkas Danu yang menjabat MTO (Motor Transport Officer) di Lebanon.

Dikatakan dia, sudah masuk empat bulan prajurit Yonkav 5/DPC Karang Endah ditugaskan di Lebanon. “Bulan Desember 2020 lalu kami diberangkatkan ke Lebanon,” ujar Danu.

Lebih lanjut, dijelaskan Danu, ada 219 unit kendaraan perang di Lebanon. “Prajurit Yonkav 5/DPC disini ditugaskan sebagai driver panser dan mekanik alat perang. Jadi kita ditugaskan setiap hari melakukan pengecekan rutin setiap hari kendaraan perang,” pungkasnya.

Bahkan, Danu menuturkan, Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Satuan Tugas (Satgas) Indobatt XXIII-O/UNIFIL kembali menghadang Tank Merkava milik tentara Israel yang akan menyerang tentara Lebanon yang berada di sekitar perbatasan Blue Line antara Israel dan Lebanon.

“Dengan gagah berani prajurit TNI yang bertugas menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon mengibarkan bendera biru PBB di hadapan tiga Tank Merkava Angkatan Bersenjata Israel,” tegas Danu.

Sementara itu Komandan Satgas XXIII-O/UNIFIL, Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar yang berada di lapangan menjelaskan, ketegangan antara Israel dan Lebanon terjadi di Temporary Point (TP) area 35 dan TP 36 Lebanon Selatan.

Dansatgas mengisahkan, penyebab ketegangan tentara kedua negara itu bermula ketika tentara Lebanon membuat jalan baru atau yang dikenal dengan Lebanese Armed Force (LAF) di Temporary Point (TP) area 35. Pembuatan jalan baru dilakukan karena masih banyaknya ranjau di wilayah perbatasan Lebanon. (nr)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Progres Pengerjaan Flyover Patih Galung Prabumulih Capai 73,02 Persen

30 Juni 2022 - 18:03 WIB

Kejari dan BPN Kota Prabumulih Teken MoU, Ini Tujuannya

29 Juni 2022 - 19:06 WIB

KSAD Dudung Temui Keluarga Prajurit yang Meninggal Saat Latihan Mortir di Rejowinangun

24 Juni 2022 - 14:28 WIB

Oknum Pejabat Kemenkumham Diduga Lakukan Pungli, Kasusnya Dilaporkan Ke Kejaksaan

19 Juni 2022 - 14:42 WIB

Korban Mafia Tanah, Warga asal Prabumulih Minta Bantuan ke Jokowi

18 Juni 2022 - 21:13 WIB

Penjelasan Resmi PLN Prabumulih soal Sering Padamnya Listrik

18 Juni 2022 - 14:41 WIB

Trending di Nasional