Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Musi Banyuasin (MUBA) · 12 Mar 2021 WIB ·

Andil Pulihkan Ekonomi Nasional, Bupati Muba Serap Aspirasi Pedagang


 Andil Pulihkan Ekonomi Nasional, Bupati Muba Serap Aspirasi Pedagang Perbesar

MUBA, KS – Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mendorong program revitalisasi dan pembangunan pasar rakyat tradisional untuk pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi COVID-19.

“Pasar adalah pusat perputaran ekonomi masyarakat. Banyak uang yang beredar di sana. Untuk itu, revitalisasi harus dilakukan. Pasar harus menjadi sentral pemulihan ekonomi masyarakat pasca-pandemi,”ujar Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin.

Dodi sengaja melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi sekaligus blusukan ke pasar tradisional Desa Karya Maju Kecamatan Keluang, untuk bertemu para pedagang Jum’at (12/3/2021).

Kepada pedagang dan warga Dodi mengatakan di masa pandemi COVID-19 ada program pemulihan ekonomi nasional, salah satunya bantuan untuk UMKM berupa bantuan permodalan dan bansos langsung serta program pembangunan sarana dan prasarana pusat perekonomian.

“Pemkab Muba sudah memberikan bantuan-bantuan kepada pelaku usaha, seperti bantuan kios-kios yg representatif, kita juga berikan bentor supaya bisa layani masyarakat sampai ke pelosok. Karena pandemi ini membuat ekonomi terpuruk, maka salah satu pemulihan ekonomi ialah membantu pedagang,” ucapnya.

Kepala daerah inovatif ini yakin revitalisasi pasar tradisional Desa Karya Maju bisa mendorong pemulihan ekonomi.

“Hari ini saya datang dan melihat langsung kondisi pasar Desa Karya Maju yang sejak tahun 1983 sudah menjadi sentra ekonomi, melayani enam desa di Kecamatan Keluang. Nanti kita jadikan pasar Karya Maju menjadi pasar modern, namun pengelola harus diperhatikan, dijaga sarana dan prasarananya nanti. Kalau pasar ramai didatangi masyarakat maka ekonomi akan tumbuh. Desa Karya Maju akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi msyarakat Kecamatan Keluang,”pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati DRA menjawab keinginan masyarakat Kecamatan Keluang, yaitu permintaan perkerasan jalan dalam desa dan peningkatan jalan

“Selain revitalisasi pasar dan pembangunan sarana dan prasarana olahraga, tahun ini untuk Kecamatan Keluang akan dilakukan perbaikan infrastruktur melalui Dinas PUPR dengan total anggaran 32,450 milyar. Ada Peningkatan ruas jalan Sp. Selabu-Keluang, Lapis Ulang ruas jalan Keluang – Talang Siku, peningkatan jalan dalam Desa Tanjung Dalam, peningkatan jalan dari Sidorejo (A6) – Cipta Praja (A7) dengan aspal hotmix, peningkatan ruas jalan dari Desa Sumber Agung (A.2) menuju Desa Karya Maju (A.1) dengan aspal hotmix, supervisi lapis ulang ruas jalan Keluang – Talang Siku. Kemudian pembangunan turap_talud/beronjong, pembangunan tembok penahan tanah Desa Sidorejo (A6), pembangunan jalan cor beton Sumber Agung (A2) – Karya Maju, Sri Damai – Tegal Mulyo. Kita juga revitalisasi sungai Desa Tanjung Dalam,”bebernya.

Camat Keluang, Deby Heryanto SSTP MSi melaporkan, sesuai permintaan masyarakat Desa Karya Maju, agar dukungan dari Pemkab Muba untuk segera dilakukan revitalisasi pasar tradisional disini.

“Besar harapan kiranya pasar segera dapat direvitalisasi, karena pasar tradisional Desa Karya Maju tidak hanya sebagai pusat perekonoian saja ,tapi ada enam desa yang melakukan transaksi jual beli. Pasar tradisional Desa Karya Maju berdiri sejak tahun 1983, di atas lahan dengan luas 8500 persegi, jumlah los 170, pedagang pelataran sebanyak 75, dan jumlah total sebanyak 245 pedagang,” paparnya.

Pada acara ini Bupati Muba secara simbolis menyerahkan bantuan dari Baznas berupa bantuan modal usaha untuk 69 orang pelaku UKM Kecamatan Keluang sejumlah Rp 89.700.000, dengan rincian masing-masing mendapat Rp 1.300.000. Bantuan bedah rumah kepada Sunaryo warga Desa Mekar Jaya Rp 28.000.000.

Penyerahan bantuan Sarana Bermain Ramah Anak (SBRA) berupa ayunan, appolo, perosotan dengan tapakan dan Mangko Putar kepada Kades Tanjung Dalam Kecamatan Keluang, Kades Peninggalan Kecamatan Tungkal Jaya, Lurah Sungai Lilin dan Kades Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir. Kemudian juga penyerahan bantuan alat bantu pendengaran dan bantuan sembako.

Turut dihadiri, Kajari Muba Marcos Marudut Mangapul Simaremare SH MHum, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muba Irwin Zulyani SE, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muba Dapil I H Rabik HS SH MH, Anggota DPRD Muba Ferri Yusmadi SE, Alpian, Damsih SE, Dandim 0401 Muba diwakili Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, Kapolres Muba diwakili Kabag Ops Polres Muba Kompol Zulkifli SH MH, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Para Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BRI Cabang Sekayu Elizabeth, Para Kades dalam wilayah Kecamatan Keluang, Tokoh agama dan masyarakat.(Husni/rill)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

FITRA Sumsel Soroti Proses Lelang di Kabupaten Muba

19 Juni 2022 - 15:21 WIB

Pendirian PPKD Migas Pertama di Indonesia Harapan Baru SDM Lokal

28 September 2021 - 14:26 WIB

TMMD Terbesar di Indonesia yang Dituntaskan Muba Resmi Ditutup

15 Juli 2021 - 02:13 WIB

Bupati Dodi Reza Jadi Narsum Muba Environment Webinar Forum 2021

29 Juni 2021 - 00:13 WIB

Hari Bhayangkara ke-75, Polres Muba Gelar Vaksinasi Gratis Bagi Masyarakat

26 Juni 2021 - 12:40 WIB

Pemkab Muba Targetkan PPID Pembantu Terbentuk Akhir 2021

23 Juni 2021 - 13:33 WIB

Trending di Lifestyle