Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Nasional · 24 Apr 2022 WIB ·

Akses Keluar-Masuk Sumsel Diprediksi Padat Saat Arus Mudik


 (Foto: Ilustrasi/Net) Perbesar

(Foto: Ilustrasi/Net)

PALEMBANG, KS – Antusiasme saat momen mudik Lebaran 2022 yang tinggi menjadikan potensi kemacetan di semua akses keluar-masuk Sumatera Selatan (Sumsel). Hal itu telah dipetakan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel.

Kepala Dishub Sumsel, Ari Narsa mengatakan, kemacetan berpotensi terjadi Jalan Lintas Timur Sumatera, Jalan Lintas Tengah Sumatera hingga masuk ke jalan dalam Kota Palembang.

“Tercatat untuk pemudik jalur darat mengalami pertumbuhan yang ditaksir capai lebih 50 persen. Ada sekitar 4,59 juta orang yang masuk ke sumsel selama arus mudik Lebaran tahun ini,” ujarnya kepada awak media, Jumat (22/4/2022).

Secara spesifik, Ari juga memperkirakan pada jalur lintas timur sumatera, kemacetan bakal terjadi seperti di Jalan Indralaya–Palembang KM 32, Palembang–Betung, Banyuasin, dan Sekayu–Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Lalu, pada jalur lintas tengah sumatera yang diperkirakan menjadi pusat kemacetan mudik lebaran berada di kawasan Prabumulih, Muara Enim, Martapura di OKU Timur dan Jarai di Lahat.

“Selain pengguna jalan bertambah lalu jalannya terbilang sempit juga, kemacetan itu juga diakibatkan adanya hambatan seperti pasar tumpah dan beberapa pusat keramaian di lokasi tersebut,” terang Ari seperti dikutip dari Antara.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pasar tumpah itu terdata berada di beberapa lokasi, yakni Pasar Indralaya (Kabupaten Ogan Ilir), Pasar Tugu Mulyo (Kabupaten OKI).

Kemudian, berada di Pasar Sungai Lilin-Bayung Lencir (Kabupaten Musi Banyuasin), Pasar Padang Tepong, Pasar Pendopo, Pasar Tebing Tinggi (Kabupaten Empat Lawang), dan Pasar Jarai (Kabupaten Lahat).

“Kemacetan juga bakal terjadi di pintu keluar tol, dan persimpangan jalan, yang puncaknya diprediksi berlangsung pada H-3 Lebaran atau 29 April ini,” imbuhnya.

Dalam mengantisipasi hal tersebut, Dishub Provinsi Sumsel telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk pengelola jalan tol untuk menambah gerbang keluar tol, supaya tak terjadi penumpukan di pintu keluar seperti tol Keramasan-Ogan Ilir.

“Penambahan pintu keluar kendaraan di tol saat ini masih proses pengecoran,” ucapnya.

Pihaknya pun menyarankan kepada seluruh lapisan masyarakat dapat mengatur waktu keberangkatan agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas, hingga menjadi kemacetan akibat melakukan perjalanan di waktu yang bersamaan.

“Bila hendak mudik atau ingin melakukan perjalanan, dapatkanlah informasi seputar kondisi terkini daerah yang hendak dituju dari berbagai platform media pemerintah atau kepolisian setempat, sehingga perjalanan bisa jadi lancar,” tukasnya. (voi/dn)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Survei Algoritma: Mayoritas Publik Enggan Pilih Partai Baru di 2024

25 Januari 2023 - 08:53 WIB

Resmi Dilantik AHY, Perempuan Demokrat Luncurkan PDRI Digital

25 Januari 2023 - 08:37 WIB

PERTAHANAN: DPR Dukung Angkatan Darat Perkuat Satuan Siber

24 Januari 2023 - 09:30 WIB

Pembangunan Digital: Lembaga Desa Digital Gelar Musyawarah Nasional II di Cigondewah

23 Januari 2023 - 15:02 WIB

HPN 2023: Tapanuli Utara Siap Sambut Ekspedisi Toba

22 Januari 2023 - 17:55 WIB

Lantik DPC Demokrat se-Sumsel, AHY Ingatkan Para Kader Harus Lebih Dekat dengan Rakyat

19 Januari 2023 - 19:40 WIB

Trending di Nasional