Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Lifestyle · 5 Mei 2021 WIB ·

5 Alasan yang Bisa ‘Lolos’ dari Jeratan Larangan Mudik, Mulai Besok


 Foto : ilustrasi (Net/KSdotcom) Perbesar

Foto : ilustrasi (Net/KSdotcom)

JAKARTA, KS – Mulai Kamis besok, 6 Mei 2021 hingga Senin 17 Mei 2021, larangan mudik atau perjalanan antar daerah/provinsi selama libur hari raya Idul Fitri 1442 H akan diberlakukan.

Namun larangan mudik yang dilakukan untuk semua transportasi tersebut, dapat ‘batal hukumnya’ jika karena alasan atau untuk kepentingan tertentu.

Ya, lewat surat edaran yang dikeluarkan Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 tahun 2021, larangan mudik tak sepenuhnya berlaku untuk beberapa alasan.

Dalam surat edaran tersebut tercatat ada 5 alasan yang mendapat pengecualian. Apa sajakah?

Pertama, larangan mudik ini tak berlaku untuk orang atau individu yang sedang melakukan perjalanan dinas atau tugas pekerjaan. Alasan lainnya karena urusan menjenguk keluarga yang sakit. Lalu juga alasan karena kunjungan duka saat ada anggota keluarga yang meninggal.

Dua alasan lainnya yakni, ibu hamil yang didampingi oleh satu anggota keluarga dan terakhir untuk kepentingan persalinan dengan pendamping maksimal dua orang.

Sebagai catatan tambahan, para pelaku perjalanan antar daerah/provinsi tersebut tetap harus memiliki print out surat izin perjalanan dalam hal ini Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).

SIKM tersebut dikeluarkan pejabat atau pimpinan baik yang berstatus ASN maupun pegawai swasta. Sedangkan untuk masyarakat umum SIKM dikeluarkan oleh kepala desa atau lurah yang tentu dilengkapi identitas diri calon pelaku perjalanan.

Yang tak kalah penting, SIKM ini hanya berlaku untuk satu individu dan hanya untuk sekali perjalanan pergi dan pulang. Selain itu juga hanya diwajibkan untuk individu yang telah berusia di atas 17 tahun.

(viva)

Artikel ini telah dibaca 2.139 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Progres Pengerjaan Flyover Patih Galung Prabumulih Capai 73,02 Persen

30 Juni 2022 - 18:03 WIB

Kejari dan BPN Kota Prabumulih Teken MoU, Ini Tujuannya

29 Juni 2022 - 19:06 WIB

KSAD Dudung Temui Keluarga Prajurit yang Meninggal Saat Latihan Mortir di Rejowinangun

24 Juni 2022 - 14:28 WIB

Oknum Pejabat Kemenkumham Diduga Lakukan Pungli, Kasusnya Dilaporkan Ke Kejaksaan

19 Juni 2022 - 14:42 WIB

Korban Mafia Tanah, Warga asal Prabumulih Minta Bantuan ke Jokowi

18 Juni 2022 - 21:13 WIB

Penjelasan Resmi PLN Prabumulih soal Sering Padamnya Listrik

18 Juni 2022 - 14:41 WIB

Trending di Nasional