Menu

Mode Gelap
Bongkar Kotak Amal Masjid di Perumahan Arda Prabumulih, Dua Pemuda Ditangkap Miris! 3 Tahun Dianggarkan Milyaran Rupiah, Gedung Baru PDAM Tirta Prabujaya Belum juga Difungsikan Viral Aksi Ojol Prabumulih Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, Warganet Ramai Sindir Pemerintah Diduga Pengedar Narkoba, Aji Malik Ditangkap BNNK Prabumulih Nyaris Dihakimi Warga, Maling Motor di Gunung Ibul Prabumulih Ini Diamankan Polisi

Hukum dan Kriminal · 5 Agu 2021 WIB ·

270 Napi di Prabumulih Diusulkan Dapat Remisi, 7 Napi Bebas Dihari Kemerdekaan


 270 Napi di Prabumulih Diusulkan Dapat Remisi, 7 Napi Bebas Dihari Kemerdekaan (Foto: Ist/KSdotcom) Perbesar

270 Napi di Prabumulih Diusulkan Dapat Remisi, 7 Napi Bebas Dihari Kemerdekaan (Foto: Ist/KSdotcom)

PRABUMULIH, KS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Prabumulih mengusulkan sebanyak 270 narapidana atau warga binaan pemasyarakatan mendapatkan remisi umum HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

“Menjelang HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rutan Kelas II B Prabumulih mengusulkan remisi umum untuk 270 narapidana,” kata Kepala Rutan Kelas II B Prabumulih, David Rosehan melalui Kasubsi Peltah, Efan Armen SH, Rabu (5/8/2021).

Mereka akan mendapatkan pengurangan masa hukuman tepat pada tanggal 17 Agustus 2021. Asalkan, kata Efan surat keputusan dari Menteri Hukum dan HAM melalui Dirjen Pemasyarakatan telah terbit.

“Ini baru usulan, tergantung keputusan dari pusat nanti, biasanya nanti menjelang Hari Kemerdekaan RI baru ada keputusan,” terangnya.

Ia juga menjelaskan, dari total 270 warga binaan yang telah diusulkan itu, 4 orang diantaranya langsung bebas dan 3 orang bebas bersyarat pada hari kemerdekaan RI mendatang.

“Dari 270 warga binaan yang kita usulkan itu, 7 orang akan bebas, 5 napi kasus pencurian, 1 napi kasus narkoba, dan 1 orang napi kasus penggelapan, serta 3 orang jalani subsider,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakan Efan, mereka yang diusulkan mendapatkan remisi kemerdekaan tersebut telah memenuhi persyaratan, seperti halnya telah memenuhi syarat substantif dan administratif selain itu masa pidana sudah dijalani minimal 6 bulan.

“Yang kita usulkan itu yang memiliki penilaian baik, kalau yang malas-malas atau tidak ikut kegiatan ya kita tinjau ulang atau bahkan jika pernah melakukan pelanggaran ya kita tidak usulkan, ini bentuk reward lah dari Negara atas karya dan perubahan perilaku mereka selama menjalankan pembinaan,” jelasnya.

“Jadi mereka harus terbebaslah dari perilaku lamanya kearah lebih baik. Rencananya nanti berdasarkan usulan ada 7 napi yang bebas 3 orang diantaranya jalani subsider usai mendapatkan remisi umum,” jelasnya lagi. (dn)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gerakan Berbagi Sarapan Demokrat Prabumulih, Bagi-bagi Kebahagiaan Dimulai dari Pagi Hari

25 November 2022 - 13:43 WIB

Tiga Komisioner Bawaslu Prabumulih Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 5,7 M

23 November 2022 - 16:20 WIB

Peduli dan Berbagi, Demokrat Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Muara Dua

22 November 2022 - 19:10 WIB

Jumat Berbagi Door to Door, Demokrat Prabumulih Bersama Orsap Sasar Kelurahan Prabu Jaya

18 November 2022 - 21:29 WIB

Kejari Prabumulih Luncurkan Mobil Keliling Bantuan Hukum, Ini Sasarannya

15 November 2022 - 09:14 WIB

Keluarga Terpidana Korupsi KMK BRI di Prabumulih Kembalikan Uang Pengganti Rp 497 Juta

14 November 2022 - 19:39 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal