Rencana Eksekusi Lahan Sengketa di Desa Lembak Digelar Besok

MUARA ENIM, KS – Perselisihan sengketa Tanah atas penggugat, Marsusi bin Toro dan tergugat, Misa binti Narwan di Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, nampaknya segera berakhir dengan dilakukannya eksekusi. 

Direncanakan, eksekusi lahan dengan luas lebih kurang 2 hektar itu akan dilaksanakan besok hari, Kamis (5/12/2019). Diketahui, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Muara Enim telah mengabulkan gugatan penggugat dan menolak Eksepsi Tergugat atas perkara nomor 15/Pdt.G/2018/PN Mre tersebut untuk seluruhnya pada Senin tanggal 25 Februari 2019 lalu.

Baca Juga: Diduga Tidak Transparan, Dana Sewa Lahan Desa di Lembak Disoal Warga

Marsusi ketika dihubungi oleh wartawan, Rabu sore (4/12/2019), membenarkan jika pihaknya sudah menerima surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Muara Enim tentang pelaksanaan eksekusi lahan.

Menurutnya, amar putusan perkara gugatannya yang dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai Rio Nazar SH MH pada saat itu, majelis hakim telah menolak eksepsi tergugat untuk seluruhnya dan pihaknya akan mengadakan eksekusi terhadap objek gugatan agar dikembalikan seperti semula.

“Insya Allah eksekusi lahan besok, Kamis (5/12), akan digelar oleh pihak PN Muara Enim. Besok dikabari lagi karena kita tidak tahu pasti apakah pagi atau siang,” kata Marsusi.

Diketahui dalam pokok perkara nomor 15/Pdt.G/2018/PN Mre itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Muara Enim telah memutuskan perkara sengketa lahan tersebut sebagai berikut :

  1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian;
  1. Menyatakan Lahan/Tanah di Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabuapten Muara Enim dengan Luas kurang lebih 20.000 M2 dengan ukuran Panjang = +/- 225m, dan Lebar +/- 181m/186m dengan batas-batas sebagai berikut :

– Utara berbatas dengan tanah milik Sawaludin;

– Selatan berbatas dengan tanah Yanto Bin Jasi;

– Barat berbatas dengan dahulu milik tanah Junardi sekarang milik Risdah;

– Timur berbatas dengan Anak Sungai Kelekar

Adalah sah milik Penggugat;

  1. Menyatakan perbuatan Tergugat adalah Perbuatan Melawan Hukum (PMH);
  1. Menghukum Tergugat untuk Mengembalikan Lahan/Tanah tersebut diatas kepada Penggugat;
  1. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp. 1.730.000,- (satu juta tujuh ratus tiga puluh ribu rupiah).
  1. Menolak gugatan Penggugat untuk selain dan selebihnya; 

Tinggalkan Balasan