Tips Menjaga Kesehatan Lambung

Lambung merupakan organ tubuh yang berbentuk kantong menyerupai huruf J yang terletak di bagian atas perut. Organ pencernaan satu ini dipenuhi oleh otot dan pembuluh darah. Ukuran lambung dapat berubah bentuk mengikuti postur manusia dan seberapa banyak makanan yang ada di dalam lambung pada saat makan. Fungsi lambung yaitu untuk tempat penyimpanan makanan sementara, setidaknya selama dua jam atau lebih sebelum disalurkan ke organ pencernaan selanjutnya memecah dan mengaduk-aduk makanan lewat gerak peristaltik yang dipicu oleh kerja lapisan otot lambung serta mencerna dan menghancurkan makanan dengan bantuan enzim lambung. Menurut beberapa penelitian, kebiasaan yang selalu melakukan kerja berat diikuti dengan pikiran yang berat atau mengalami stress,sering mengkonsumsi makanan pedas, asam dan sering makan tidak tepat waktu, ada yang minum minuman bersoda dan kopi sehingga menyebabkan rasa mual dan kembung, selain itu sering makan terlambat, tidak sarapan pagi dan jarang sekali mengkonsumsi makanan yang mengandung serat dan nutrisi yang kemudian mendukung penyakit maag ini atau yang dikenal dengan nama lain gastritis ini muncul. Persentase dari angka kejadian gastritis di Indonesia menurut WHO adalah 40,8%, dan angka kejadian gastritis di beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274.396 kasus dari 238.452.952 jiwa penduduk (Kurnia,2011). Dari data di atas, biasanya para pekerja kantoran yang selalu mengejar deadline dari atasannya atau para mahasiswa yang selalu mengejar deadline tugas dari dosen atau saat tidak uang membeli makannya sehingga menahan makan atau makan cuma sekali tetapi langsung dalam porsi besar bahkan mengonsumsi makanan pedas atau mengonsumsi kopi dalam jumlah tertentu agar tidak mengantuk saat mengerjakan tugasnya yang dapat memicu penyakit maag ini ada dan terus-menerus bertambah jumlah penderitanya. 

Coba kita melihat ke belakang bagaimana pola makan kita atau pola hidup kita. Berapa banyak makanan yang anda makan serta apa saja yang anda makan atau minum atau bagaimana pola tidur kita dan sebagainya. Cara kita mencegahnya yaitu :

  • * Menjaga kebersihan lingkungan,, pola hidup dan pola makan agar terhindar dari Helicobacter pylory seperti menghindari kontak mulut atau ludah, di mana bakteri ini yang dikeluarkan oleh penderita tertelan oleh orang yang sehat dan meminum air yang matang.
  •  * Mengurangi atau berhenti mengonsumsi minuman beralkohol karena mengikis lapisan mukosa lambung, sehingga dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada dinding lambung, sehingga mengakibatkan terjadinya gastritis, terutama gastritis akut.
  •  * Jangan terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri karena dapat menghambat proses regenerasi lapisan mukosa lambung, yang berujung pada cedera dan pelemahan dinding lambung, sehingga lebih mudah mengalami peradangan. Beberapa obat pereda nyeri yang dapat memicu gastritis jika dikonsumsi terlalu sering, adalah aspirin, ibuprofen, dan naproxen.
  •  * Mengurangi kebiasaan merokok karena berbagai kandungan di dalam asap rokok ini kemudian membuat dinding lambung teriritasi dan akhirnya memicu produksi asam dengan berlebihan. Tak hanya itu, kebiasaan para perokok yang tidak makan dengan teratur bisa membuat kondisi ini menjadi semakin parah karena para perokok lebih memilih membeli rokok daripada makan.

Semoga tips mudah dari saya bermanfaat bagi kalian, atur secara baik dalam pola hidup dan pola makan anda dan dapat memperbaiki serta meningkatkan kekuatan dan daya tahan lambung setelah Anda .

 

PENULIS :

Resmita Tesalonika ( Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya )

Tinggalkan Balasan