Ancam Pakai Senjata Api, Toni SP Ditangkap Polisi

 

PRABUMULIH, KS – Toni Fernandes alias Toni SP (35) warga Jalan Jendral Sudirman Simpang Pinang RT. 04 RW 04 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap polisi, Sabtu (15/6/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.

Penangkapan oleh tim Buser Polsek Prabumulih Barat itu dilakukan karena pelaku diduga melakukan pengancaman atau menodongkan senjata api jenis rakitan kepada seseorang diketahui bernama Edison di dalam ruko korban tersebut di lokasi AMP milik PT. Krisjaya Perkasa tak jauh dari lokasi kediamannya tersangka tersebut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Mursal Mahdi SE MM didampingi Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH mengatakan, kasus pengancaman senjata api oleh pelaku itu terjadi tadi siang, Sabtu (15/6/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Korbannya Edison, warga Jalan Bukit Lebar RT 01 RW 07 Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Pelaku mengancamnya sambil mengarahkan senjata api ke arah korban,” ujar AKP Mursal, Sabtu (15/6/2019).

Kapolsek menuturkan, kejadian itu lalu dilaporkan oleh korban beberapa saat kemudian ke petugas penjagaan Polsek Prabumulih Barat. Berdasarkan laporan itu, dilakukan penyelidikan dengan melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Pelaku akhirnya berhasil kita amankan setelah keberadaannya kita ketahui di rumah tanpa melakukan perlawanan kemudian berhasil mengamankan satu buah senpi rakitan beserta satu buah amunisi yang disimpan dibawah jok sepeda motor,” terangnya.

Atas perbuatannya, kata Kapolsek pelaku dapat dikenakan ancaman hukuman pidana penjara sesuai Pasal 335 ayat 1 KUHPidana dan Pasal 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 10951 tentang kepemilikan senjata.

“Pelaku dan barang buktinya untuk saat ini sudah kita amankan dan sedang menjalani proses pemeriksaan penyidikan di Polsek Prabumulih Barat,” tandasnya. (din/ak)

Tinggalkan Balasan