Nekat Telan Pil Ekstasi Saat Digrebek Polisi, Edi Tewas Over Dosis

PRABUMULIH, KS – Edi Kurniawan, pemuda berusia 30 tahun, saat digrebek polisi Senin (29/10) sekitar pukul 18.30 WIB kemarin diduga nekat menelan semua barang bukti berupa pil ekstasi yang dikantonginya.

Akibatnya, warga Jalan Serasan RT02 RW05 Kelurahan Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat tersebut mengalami over dosis meski dibawa polisi ke IGD RSUD Kota Prabumulih akhirnya meregang nyawa, Selasa dini hari (30/10/2018) sekitar pukul 03.10 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, malam itu tim Satnarkoba Polres Prabumulih melakukan penggrebekan ke rumah Edi Kurniawan yang diduga sebagai salah satu pengedar narkoba.

Begitu polisi tiba, diketahui di dalam kamar rumah tersebut ada empat orang termasuk Edi yang sedang berpesta narkoba. Saat itu, keempat pelaku sempat ingin kabur, bahkan untuk menghilangkan barang bukti, Edi nekat menelan pil ekstasi dipegangnya, sehingga  tersisa barang bukti ½ butir pil ekstasi yang didapati petugas.

Polisi akhirnya berhasil meringkus keempat pelaku dan kemudian menggelandangnya ke Polres Prabumulih. Tapi, begitu tiba di Mapolres. Edi mulai terlihat kejang-kejang sehingga terpaksa dilarikan ke RSUD Prabumulih.

Hingga sekitar pukul 03.10 WIB tadi nyawa Edi Kurniawan tidak tertolong akibat over dosis. Petugas bersama pihak keluarganya kemudian membawa jasadnya ke rumah duka.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk SH SIk melalui Kasat Narkoba, AKP Zon Prama SH didampingi Kanit Idik 1, Iptu Sardinata membenarkan, Edi Kurniawan tewas setelah menelan barang bukti berupa dua butir pil ekstasi saat dilakukan penangkapan di kediamannya oleh personel Satnarkoba Polres Prabumulih.

“Tersangka tewas saat di rumah sakit dan saat sedang pemeriksaan di Mapolres tersangka baru mengakui jika saat digrebek dirumahnya menelan 2 butir ekstasi,” tandasnya. (ag)