Pelayanan Kebidanan Pustu di Kelurahan Tanjung Raja OI Dikeluhkan Warga

OGAN ILIR, KS – Sejumlah warga yang berada di Kelurahan Tanjung Raja Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI), merasa kecewa dan mengeluhkan pelayanan bidan yang berada di Puskesmas Pembantu (Pustu) setempat. Pasalnya, pelayanan bidan kelurahan terhadap masyarakat diduga kurang maksimal.

FC (32), salah seorang warga setempat menduga bidan pustu kelurahan tersebut jarang ditempat, sebab pada masa pandemi covid-19 sekarang ini dirinya sudah beberapa kali menemani pergi memeriksakan usia kehamilan istrinya ke bidan pustu kelurahan Tanjung Raja itu tidak ada ditempat.

“Sepertinya benar-benar sudah tidak mau lagi melayani warga, karena bukan saya saja tapi sudah dialami oleh beberapaa warga disini. Bidan ini selalu tidak ada, kadang orang di sana (Pustu) bilang pergi, atau jangan-jangan memang sengaja tidak mau melayani masyarakat awam seperti kami ini,” ujarnya kesal, Rabu (22/7/2020).

Setelah bidan tidak berada tempat, sambung FC, pihak keluarganya sedikit kesulitan untuk mencari kembali bidan lain untuk membantu mengecek janin yang sudah beranjak 9 bulan usia kandungan dalam perut sang istrinya.

Meski demikian, kata FC, ia lalu mengajak sang istrinya itu memeriksa kehamilan ke UPTD Puskesmas Tanjung Raja, OI meski sedikit agak jauh dari tempat tinggal mereka.

“Karena ini sudah sering kali tiap ke sini tidak ada. Iya akhirnya kemarin saya bawa istri cek ke Puskesmas Tanjung Raja. Dan alhamdulilah diterima langsung dengan baik oleh kepala UPTD-nya,” jelasnya dengan nada kecewa terhadap pelayanan bidan pustu kelurahan tersebut yang dinilainya kurang maksimal.

Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Rumah Tangga (IRT) lainnya yang meminta namanya enggan dituliskan portal ini. Perempuan berusia sekitar 38 tahun ini keluhkan biaya persalinan yang disinyalir warga hampir tidak ada perbedaan dengan biaya persalinan di bidan swasta.

“Pustu itu kan punya pemerintah, tapi kenapa melayani masyarakat sepertinya tidak mau saat pandemi covid-19 saat ini, kami kadang merasa kesulitan kalau malam sedang sakit mau berobat,” keluh IRT itu.

Sementara bidan yang bertugas di pustu tersebut yakni EY belum memberikan keterangan secara resminya terkait pelayanan yang dikeluhkan warga tersebut hingga berita ini disiarkan.

Begitu juga ketika wartawan portal ini, Selasa (21/7/2020) kemarin, mencoba mendatangi ke lokasi pustu tempat bidan EY tersebut bertugas, pun belum dapat menemuinya. Hanya saja, wartawan media portal ini sedikit mendapati kendala saat berada di lapangan. Saat itu, seorang pria tiba-tiba mencoba mendekati sembari melontarkan ucapan kata kasar dengan nada tinggi berlogat bahasa daerah setempat.

Pria yang belakangan diketahui berinisial UJ itupun bahkan sempat menuding kedatangan wartawan ini telah sibuk mengurus keluhan pasien di wilayah Kelurahan Tanjung Raja Kabupaten OI tersebut. 

Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Tanjung Raja, Hj Nelly Anggia Murni SKm. (Foto: KS/dok)

Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Raja Hj. Nelly Anggia Murni, SKM yang berhasil ditemui sesaat setelah itu, juga tak banyak memberikan komentarnya terkait persoalan tersebut. Ia hanya memberikan sejumlah keterangan sebatas informasi tugas dan pelayanan di UPTD Puskesmas yang dipimpinnya tersebut ke warga masyarakat.

“Mungkin Pustu (bidan) tersebut kemarin itu lagi sibukan atau miskomunikasi saja. Tapi kalau pelayanan kami kepada masyarakat, Insya Allah kami selalu akan layani dengan baik,” singkat Nelly. (Tim)

About Redaksi 413 Articles
Menginspirasi Berita Menggugah Fakta

1 Trackback / Pingback

  1. Disebut Kurang Berikan Pelayanan Maksimal, Ini Kata Bidan Pustu Kelurahan Tanjung Raja OI | KS.com

Komentar ditutup.